Cache adalah Penyimpanan Sementara, Ketahui Dampak Baik dan Buruk Menghapusnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Cache adalah istilah yang mungkin sudah tidak asing lagi sejumlah pengguna smartphone. Mungkin kamu sering kali melihat pemberitahuan cache ini saat memori smartphone sedang penuh. Sehingga, kamu disuruh untuk menghapus cache tersebut.

Cache adalah sebuah memori atau penyimpanan sementara yang bertujuan mempercepat akses ke berbagai aplikasi atau situs web yang sering diakses pada smartphone. Sederhananya, cache berfungsi mempercepat loading sebuah aplikasi atau situs web.

Di sisi lain, dampak buruk cache adalah membuat memori internal akan cepat penuh. Semakin besar ukuran aplikasi, semakin besar pula penyimpanan yang terkuras oleh cache. Hal inilah yang menyebabkan samrtphone kamu terkadang memberi peringatan untuk menghapus cache karena memori hampir penuh.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (13/11/2021) tentang cache adalah.

Cache adalah

Cache adalah /Photo by Lisa Fotios from Pexels
Cache adalah /Photo by Lisa Fotios from Pexels

Cache adalah istilah bahasa Inggris untuk Tembolok dalam bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tembolok atau cache adalah memori komputer berkecepatan tinggi yang digunakan untuk penyimpanan sementara data yang sering digunakan. Tembolok atau cache adalah istilah yang juga dikenal sebagai memori singgahan.

Cache adalah komponen perangkat keras atau perangkat lunak yang menyimpan data sehingga permintaan di masa mendatang untuk data tersebut dapat dilayani lebih cepat. Data yang disimpan pada cache adalah hasil dari penghitungan sebelumnya atau salinan data yang disimpan di tempat lain.

Cache adalah sebuah memori atau penyimpanan sementara yang bertujuan mempercepat akses ke berbagai aplikasi atau situs web yang sering diakses pada smartphone. Sederhananya, cache adalah penyimpanan yang berfungsi mempercepat loading sebuah aplikasi atau situs web.

Di sisi lain, dampak buruk cache adalah membuat memori internal akan cepat penuh. Semakin besar ukuran aplikasi, semakin besar pula penyimpanan yang terkuras oleh cache. Tak heran ketika kapasitas memori semakin menipis, sebagian orang mencoba menghapus cache. Namun tentunya ada efek samping dari tindakan tersebut.

Memori cache dapat meningkatkan efisiensi pengambilan data. Cache menyimpan instruksi program dan data yang digunakan berulang kali dalam pengoperasian program atau informasi yang mungkin dibutuhkan CPU di kemudian hari. Prosesor komputer dapat mengakses informasi ini lebih cepat dari cache daripada dari memori utama. Akses cepat dalam instruksi ini meningkatkan kecepatan program secara keseluruhan.

Memori cache juga menjadi sumber daya untuk mengevaluasi kinerja komputer secara keseluruhan. Kamu dapat melakukannya dengan melihat rasio hit-to-miss cache. Cache hits adalah contoh di mana sistem berhasil mengambil data dari cache. Cache miss adalah ketika sistem mencari data dalam cache, yang tidak dapat menemukannya, dan mencarinya di tempat lain. Dalam beberapa kasus, pengguna dapat meningkatkan rasio hit-miss dengan menyesuaikan ukuran blok memori cache (ukuran unit data yang disimpan).

Dampak Menghapus Cache

Ilustrasi  smartphone (freepik.com)
Ilustrasi smartphone (freepik.com)

Dampak Baik Menghapus Cache

Salah satu efek baik menghapus cache adalah membuat smartphone terasa lebih ringan. Hal ini berkaitan dengan kepasitas memori internal. Begitu cache dihapus, otomatis ruang dalam memori internal akan bertambah dan membuat smartphone terasa lebih nyaman digunakan. Selain itu, aplikasi yang biasanya sering error seperti macet atau lag, juga bisa kembali berjalan dengan lebih baik.

Tidak jarang pengguna malas menghapus cache karena takut semua data yang tersimpan ikut terhapus dan hilang. Jika kamu adalah salah satunya, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Cache itu hanyalah sampah, sehingga kamu tidak akan pernah kehilangan data apa pun setelah menghapusnya.

Dampak Buruk Menghapus Cache

Walau secara keseluruhan menghapus cache tidak berdampak buruk bagi smartphone, tetapi ada efek lain yang mungkin tidak disukai semua orang. Pasalnya ketika cache dihapus, loading aplikasi akan lebih lama dari sebelumnya. Hal tersebut sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan karena sifatnya hanya sementara. Namun memang sedikit menyebalkan jika harus menunggu lebih lama dari biasanya.

Efek lainnya adalah baterai akan cepat terkuras setelah menghapus cache. Hal ini karena sistem harus memulai lagi dari awal, sehingga membutuhkan tenaga lebih tinggi daripada menyalakan ulang ataupun mengakses memori yang telah tersimpan. Itu sebabnya baterai terasa lebih banyak terkuras setelah melakukan penghapusan cache.

Jenis Cache

Dilansir dari Merdeka, cache adalah memori penyimpanan yang terdiri dari tiga jenis, yaitu:

- Cache L1, atau cache utama, yang mana sangat cepat tetapi relatif kecil, dan biasanya tertanam dalam chip prosesor sebagai cache CPU.

- Cache L2, atau cache sekunder, yang seringkali lebih luas daripada L1. Cache L2 dapat disematkan pada CPU, atau pada chip atau koprosesor terpisah, dan memiliki bus sistem alternatif berkecepatan tinggi yang menghubungkan cache dan CPU. Dengan begitu tidak akan diperlambat oleh lalu lintas di bus sistem utama.

- Cache L3, adalah memori khusus yang dikembangkan untuk meningkatkan kinerja L1 dan L2. L1 atau L2 dapat secara signifikan lebih cepat daripada L3, meskipun L3 biasanya dua kali lipat kecepatan DRAM. Dengan prosesor multicore, setiap inti dapat memiliki cache L1 dan L2 khusus, tetapi mereka dapat berbagi cache L3. Jika cache L3 mereferensikan sebuah instruksi, biasanya akan dinaikkan ke level cache yang lebih tinggi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel