Cadangan Devisa RI Naik Tipis

  • Akuisisi BTN Ancam Keberlangsungan KPR Bersubsidi

    Akuisisi BTN Ancam Keberlangsungan KPR Bersubsidi

    Antara
    Akuisisi BTN Ancam Keberlangsungan KPR Bersubsidi

    Jakarta (Antara) - Ketua Serikat Pekerja Bank BTN Satya Wijayantara mengkhawatirkan rencana akuisisi BTN akan mengancam keberlangsungan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. "Selama ini bank yang peduli menyalurkan KPR melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) hanya BTN, sedangkan bank lain lebih suka menyalurkan KPR komersial," kata Satya usai orasi penolakan akuisisi BTN di Jakarta, Minggu. ... …

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNnews.com
    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNNEWS.COM - Agus menyerahkan hal tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan …

Jakarta (ANTARA) - Cadangan devisa Indonesia per 31 Oktober 2012 mencapai 110,30 miliar dolar AS atau naik 0,13 miliar dolar dibanding posisi akhir September 2012 sebesar 110,17 miliar dolar.

Laporan Perkembangan Besaran Moneter Bank Indonesia (BI) yang diterima di Jakarta, Kamis, menyebutkan penghitungan posisi cadangan devisa itu menggunakan konsep "International Reserve and Foreign Currency Liquidity (IRFCL)" atas dasar harga berlaku dengan "format official reserve asset (ORA)".

Cadangan devisa merupakan posisi bersih aktiva luar negeri pemerintah dan bank-bank devisa, yang harus dipelihara untuk keperluan transaksi internasional. Devisa diperlukan untuk membiayai impor dan membayar utang luar negeri.

Pengelolaan itu dilakukan dengan melalui berbagai jenis transaksi devisa yaitu menjual, membeli, dan atau menempatkan devisa, emas dan surat-surat berharga secara tunai atau berjangka termasuk pemberian pinjaman.

Angka cadangan devisa yang dilaporkan tersebut hanya menggunakan konsep IRFCL yang merupakan standar pelaporan secara internasional. Dalam konsep IRFCL, hanya aset yang tergolong likuid yang diperhitungkan sebagai komponen cadangan dan penilaiannya menggunakan kurs yang berlaku saat tanggal pelaporan.

Laporan Perkembangan Besaran Moneter BI itu juga menyebutkan posisi uang primer per 31 Oktober 2012 sebesar Rp648,11 triliun naik dibanding posisi 28 September 2012 sebesar Rp638,87 triliun.

Jumlah tersebut antara lain terdiri atas uang kertas dan uang logam yang diedarkan sebesar Rp392,12 triliun dibanding akhir September 2012 sebesar Rp384,84 triliun. Selain itu saldo giro bank pada BI sebesar Rp222,13 triliun dibanding akhir September 2012 sebesar Rp219,87 triliun.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...