Calhaj yang tertabrak mobil di Mekkah akan segera dioperasi

Calon haji yang tertabrak mobil di Mekkah atas nama Sarjaka Ngadiman Nitikrama mengalami patah tulang di bagian lengan atas akan segera menjalani operasi.

"Kondisi jamaah, tadi kita sudah menjenguk alhamdulillah bisa berkomunikasi dengan normal. Informasi dari rumah sakit besok pagi in syaa Allah lengan kiri atas rencana akan dioperasi," kata Khanif di Mekkah, Sabtu.

Khanif membesuk Sarjaka yang dirawat di Rumah Sakit King Faisal Arab Saudi untuk memberikan dukungan dan semangat kepada pasien. Tampak kaki kiri pasien di gips dan lengan kirinya digendong.

Baca juga: Separuh lebih jamaah calon haji Indonesia sudah tiba di Arab Saudi

Saat dibesuk, Sarjaka menceritakan peristiwa yang menimpanya pada Jumat (24/6) malam sekitar pukul 21.45 Waktu Arab Saudi.

Saat kejadian, selesai shalat Isya, Sarjaka pergi membeli sabun untuk mencuci di mal yang tidak jauh dari hotel tempat ia menginap.

Ketika akan kembali ke hotel, ia melihat mobil yang melaju masih jauh, lalu Sarjaka menyeberang jalan dengan sedikit berlari. Tanpa disangka mobil tersebut tiba-tiba sudah di depan tubuhnya dan tak bisa dihindari terjadi tabrakan.

Menurut Khanif, keluarga di Tanah Air juga sudah dihubungi terkait kondisi Sarjaka. Pria berusia 63 tahun yang berangkat haji sendirian itu tampak berkaca-kaca ketika ditanyakan mengenai keluarganya.

"Kita sama-sama doakan semoga cepat sembuh dan kembali ke kloternya," kata Khanif.

Terkait biaya perawatan dan layanan kesehatan jamaah haji selama dirawat, seluruh biaya akan ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi.

"Apabila nanti sampai puncak haji kalau bersangkutan sudah sehat insya Allah bisa kembali ke kloternya, namun apabila nanti jamaah masih belum bisa bergabung akan disafari wukufkan oleh KKHI kita," tambah dia.

Baca juga: Calon haji diingatkan fokus saat menyeberang di Mahbas Jin Mekkah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel