Calon Bintangnya Gunakan Dokumen Palsu, MU Pilih Bungkam

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Rekrutan baru Manchester United atau MU Amad Diallo, dikabarkan mendapat sanksi denda dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Pemain yang digadang-gadang calon bintang di Liga Inggris ini, diduga telah menggunakan dokumen palsu.

Diallo, 18, diperintahkan untuk membayar denda sekitar 48.000 euro (lebih dari 42.000 poundsterling) terkait dengan dokumen yang digunakan pertama kali agar bisa memasuki Italia.

Dengan begitu, Diallo kemudian bisa menandatangani kontrak untuk dua klub - Boca Barco pada 2015 dan kemudian secara profesional dengan Atalanta.

Diallo, kelahiran Pantai Gading, bergabung dengan MU bulan lalu setelah meninggalkan Atalanta dengan kesepakatan senilai hingga 36,5 juta pounds.

FIGC, mengatakan dua individu - Hamed Mamadou Traore dan Marina Edwige Carine Teher - telah "berpura-pura" menjadi orang tua Diallo dan meminta reunifikasi keluarga berdasarkan "sertifikat palsu untuk membuktikan hubungan keluarga".

Tinggal di Parma

Amad Diallo resmi menjadi pemain Manchester United atau MU. (foto: Instagram @amaddiallo79)
Amad Diallo resmi menjadi pemain Manchester United atau MU. (foto: Instagram @amaddiallo79)

Dokumen-dokumen ini memungkinkan Diallo untuk bergabung dengan Boca Barco pada 2015 dan Atalanta pada 2018, kata FIGC.

Amad Diallo dan sang kakak, Hamed Traore meninggalkan Pantai Gading menuju Italia pada 2015 silam. Keduanya kemudian tinggal di Parma.

Penyelidikan

Pemain baru MU, Amad Diallo (Manchester United)
Pemain baru MU, Amad Diallo (Manchester United)

Kabarnya, pihak imigrasi Italia sudah lama melakukan penyelidikan terhadap kedatangan Amad Diallo dan sang kakak ke Italia.

Hasilnya ditemukan fakta bahwa orang tua yang membawa Amad dan Hamed ke Italia ternyata bukanlah orang tua asli dari keduanya.

Pura-pura

Pemain baru MU, Amad Diallo (Manchester United)
Pemain baru MU, Amad Diallo (Manchester United)

"Ditemukan bahwa mereka berpura-pura menjadi orang tua dari pesepakbola tersebut, menggunakan sertifikat palsu yang membuktikan hubungan kekerabatan," bunyi pernyataan FIGC.

"Akhirnya, untuk dirinya sendiri, untuk mendapatkan kartu keanggotaan berikutnya dengan perusahaan yang berafiliasi dengan FIGC, terus menggunakan sertifikasi palsu yang memungkinkannya menetap di Italia dengan orang tua fiktif."

Tak Mau Berkomentar

elandang Manchester United, Scott McTominay (kanan) berselebrasi bersama rekan timnya setelah mencetak gol ke gawang West Ham United di menit 97 pada pertandingan perdelapan final Piala FA 2020/2021 di Old Trafford, Inggris (10/2/2021).  MU menang tipis atas West Ham 1-0. (Michael Regan/POOL/AFP)
elandang Manchester United, Scott McTominay (kanan) berselebrasi bersama rekan timnya setelah mencetak gol ke gawang West Ham United di menit 97 pada pertandingan perdelapan final Piala FA 2020/2021 di Old Trafford, Inggris (10/2/2021). MU menang tipis atas West Ham 1-0. (Michael Regan/POOL/AFP)

Terkait dengan kejadian ini, United menolak memberikan komentar. Namun, mereka yakin masalah itu tidak akan berdampak pada Diallo yang akan bermain untuk mereka.

Diallo tampil mengesankan di skuat M U-23 sejak bergabung dan menjadi bagian dari skuat tim utama untuk pertandingan putaran kelima Piala FA melawan West Ham awal pekan ini.

Simak Video Menarik Berikut Ini