Calon Emiten Hotel dan Produsen Laptop Zyrex Bakal Catatkan Saham di BEI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali kedatangan dua calon emiten baru. Dua calon emiten bergerak di usaha hotel dan produsen laptop sedang proses penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Mengutip laman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Minggu (21/3/2021), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk menawarkan saham perdana sebanyak 150 juta unit saham dengan nilai nominal Rp 100.

Harga penawaran saham perdana Rp 150 per saham.Total dana yang akan diraup dari Rp 22,50 miliar. Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yaitu PT Victoria Sekuritas Indonesia.

Jadwal IPO antara lain masa penawaran umum dilakukan pada 19-23 Maret 2021, penjatahan pada 25 Maret 2021, pengembalian uang pemesanan dan distribusi saham secara elektronik pada 26 Maret 2021. Pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dilakukan pada 29 Maret 2021.

IPO Produsen Laptop Zyrex

Pengunjung mengambil foto layar indeks harga saham gabungan yang menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin.(Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pengunjung mengambil foto layar indeks harga saham gabungan yang menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin.(Liputan6.com/Faizal Fanani)

Selain itu, PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk, produsen laptop Zyrex menawarkan saham perdana sebanyak 333.333.300 unit dengan nilai nominal Rp 25. Harga penawaran saham perdana Rp 250 per saham. Total dana yang diraup dari IPO sebesar Rp 83,33 miliar.

Perseroan juga menawarkan warna seri I sebanyak 166.666.650 yang menyertai saham baru atau sebesar 16,67 persen dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan.Setiap pemegang dua saham baru perseroan berhak memperoleh satu waran seri I.

Setiap satu waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru yang dikeluarkan dalam portepel.Perseroan mengadakan program alokasi saham karyawan atau ESA dengan mengalokasikan saham sebesar tiga persen dari jumlah penerbitan saham yang ditawarkan atau sebanyak 9,99 juta saham.

Jadwal penawaran IPO antara lain masa penawaran umum pada 19-24 Maret 2021, penjatahan pada 26 Maret 2021, pengembalian uang pemesanan dan distribusi saham dan waran secara elektronik pada 29 Maret 2021.

Pencatatan saham dan waran di BEI pada 30 Maret 2021. Awal perdagangan waran seri I pada 30 Maret 2021, akhir perdagangan waran seri I di pasar reguler dan negosiasi pada 27 Maret 2023, dan pasar tunai pada 29 Maret 2023. Periode pelaksanaan waran seri I pada 30 Maret 2022-30 Maret 2023, dan berakhirnya masa berlaku waran seri I pada 30 Maret 2023.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

JUAL SAHAM
JUAL SAHAM