Calon Kapolri Putut Daftarkan Harta Baru

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua calon Kapolri bertandang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (25/7/2013). Namun, salah satu calonnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayu Seno keluar terlebih dahulu.

Dengan mengenakan kemeja batik, Putut keluar dari Gedung KPK, Jakarta. Tidak terlalu banyak komentar yang ia lontarkan ke media. Putut mengaku tak ada penambahan jumlah total kekayaan dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang sebelumnya.

"Nggak ada penambahan. Klarifikasi semua," katanya.

Meski begitu, pria yang pernah jadi ajudan Presiden SBY pada 2004-2009 ini, tak menampik bahwa ia mendaftarkan harta-harta barunya pada LHKPN. "Iya ada tanah, mobil," ujar Putut.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya ini, memverifikasi LHKPN sekitar dua jam. Ia datang pukul 10.40 dan keluar sekitar pukul 12.40.

Ada sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai calon Kapolri. Yang merupakan jenderal berbintang tiga yaitu Kabareskrim Polri Komjen Sutarman, Kalemdikpol Komjen Budi Gunawan, dan Kepala BNN Komjen Anang Iskandar.

Adapun untuk jenderal bintang dua ialah Kadiv TI Inspektur Jenderal (Pol) Tubagus Anis Angkawijaya yang sebelumnya menjabat Kapolda Jawa Barat, Wakabareskrim Polri Irjen Pol Anas Yusuf, Asisten Operasi Kapolri Irjen Badrodin Haiti, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Anton Setiadi, Kakorlantas Irjen Pudji Hartanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Bayu Seno, Kapolda Bali Irjen Arif Wachjunadi, dan Kapolda Sumsel Irjen Saud Usman Nasution.(Lidwina H. R. Maharrini)

Baca Juga:

Kapolda Metro Susul Kabareskrim Lapor Kekayaan di KPK

Kandidat Kapolri Sutarman Lapor Harta ke KPK

3 Mantan Ajudan Presiden Calon Kapolri

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.