Calon Kuat Pengganti Frank Lampard Akhirnya Terungkap

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Frank Lampard sedang dalam situasi tertekan menjadi manajer Chelsea. Penyebabnya lantaran performa The Blues mengalami kemerosotan akhir-akhir ini.

Chelsea awalnya menargetkan untuk finis di posisi kedua musim ini. Pemilik Chelsea, Roman Abramovich menilai dengan skuad yang ada timnya mampu menantang gelar Premier League.

Prediksi itu sempat menjadi kenyataan pada awal-awal musim. Namun, akhir-akhir ini, The Blues malah terseok-seok. Mereka hanya memenangkan satu dari enam pertandingan terakhir mereka di Premier League.

Chelsea saat ini duduk di urutan kesembilan klasemen sementara dengan poin 26. Pemain-pemain baru seperti Kai Havertz dan Timo Werner yang telah menghabiskan dana banyak, sejauh ini belum mampu membuktikan diri.

Situasi ini membuat posisi Lampard menjadi terguncang. Kini, Ralph Hasenhuttl menjadi bidikan setelah keajaibannya untuk Southamton. Tim berjuluk The Saints itu berada di peringkat keenam dengan poin 29.

Namun, Hasenhutt dipersiapkan bukan dalam waktu dekat ini, apalagi pada pertengahan musim nanti.

Melainsir Daily Mail, Chelsea belum akan memecat Lampard karena dia sangat populer di kalangan suporter dan mereka tak mau mengambil risiko karena terburu-buru memutuskan.

Ralph Hasenhuttl bukan nama satu-satunya yang menjadi kandidat terkuat manajer baru Chelsea untuk menggantikan Lampard.

Massimiliano Allegri juga menjadi kandidat, Juru taktik asal Italia itu masih menganggur setelah kepergiannya dari Juventus pada tahun 2019.

Thomas Tuchel, yang dipecat oleh raksasa Ligue 1 Paris Saint-Germain pada bulan Desember, juga dikaitkan dengan Chelsea.

Kemudian ada nama Ralf Rangnick. Pria 62 tahun itu telah malang melintang menangani klub. Terakhir Rangnick menangani raksasa baru Bundesliga, RB Leipzig.

Sementara itu, Lampard yang mengetahui posisi digoyang masih percaya diri. Dia meyakini timnya akan kembali ke jalur sesungguhnya yakni kemenangan.

"Saya sangat yakin dengan apa yang saya lakukan. Saya telah bermain sepakbola sejak saya bisa berjalan, saya telah bermain secara profesional selama 20. Saya tidak suka kalah dalam pertandingan," kata Lampard.

"Pada hari Senin, saya kecewa karena kami kalah dari tim yang lebih baik dari kami pada hari itu. Pada hari Selasa saya bangun dan bertekad untuk menjadi lebih baik. Itulah satu-satunya cara saya menyikapinya. Jika saya tidak menginginkan tantangan itu, saya bisa duduk di televisi dan melakukan pekerjaan yang lebih mudah," sambungnya.

Lampard akan diminta pembuktian pada pertandingan terdekat yakni melawan Morecambe di Stamford Bridge pada laga putaran ketiga Piala FA, Minggu, 10 Januari 2021.