Calon Perawat Berbadan Dua karena Tidur di Rumah Pacar

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE -- Nikolaus Mister Elias (18), pria putus sekolah dari bangku SMA kelas II mencabuli pacarnya, sebut saja Bunga hingga hamil dua bulan.
 
Akibat perbuatannya, keluarga Bunga marah dan mengadukannya ke Polres Sikka, NTT.

Polisi lalu menangkap dan menahan Elias di tahanan Mapolres Sikka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
 
Namun Elias mengaku siap bertanggungjawab dan menikahi Bunga agar sama-sama merawat janin yang dikandung pacarnya.

"Saya mau bertanggungjawab atas perbuatan saya itu. Namun keluarga Bunga tidak terima. Tidak apa-apa saya masuk penjara yang penting Bunga jaga anak saya atau bawa anak saya itu ke penjara biar saya yang jaga dia," kata Elias, saat ditemui Pos Kupang di Mapolres Sikka..
 
Elias mengaku sudah memiliki pekerjaan sebagai tukang ojek di Pasar Alok dan siap memenuhi kebutuhan pacarnya.
 
Namun Elias pasrah karena keluarga Bunga tidak terima lantaran Bunga yang sedang bersekolah di salah satu sekolah perawat menjadi kandas.
 
"Bunga sekolah mau jadi perawat dan tinggal di asrama. Saya sudah tidur sama-sama dengan Bunga sejak November 2012 di kos saya di Kota Uneng. Pada Desember 2012 lalu saya juga tidur dengan dia. Saya memang sudah berbuat sampai Bunga sekarang sudah hamil dua bulan karena hubungan kami," kata Elias.
 
Ketika keluarga Bunga mengetahui kehamilan itu, papar Elias, Bunga sempat kabur ke rumahnya di Desa Poma, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka. Tapi pamannya Bunga tidak terima lalu melapor polisi.
 
"Saya ditangkap dan ditahan hari Jumat tanggal 4 November 2013. Saya dan Bunga memang satu kampung dan satu desa. Kami berdua pacaran dan suka sama suka. Waktu kami berhubungan di kos saya hanya ingin membuktikan cinta saya kepada Bunga. Itu saja. Saya mau bertanggungjawab tapi keluarga tidak mau," papar Elias.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.