Calon Presiden PDIP Mengarah ke Jokowi

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan merumuskan kriteria calon presiden dalam rapat kerja nasional yang digelar pada Jumat-Ahad pekan ini. Salah satu kreteria calon, yakni pernah menjadi kepala daerah, bakal dibahas dalam rapat itu. Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan rapat tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat serta pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Menurut Tjahjo, calon juga harus mampu membawa perubahan dalam bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan jika nanti terpilih sebagai presiden. »Saat ini, kami tetap berkonsentrasi memenangi pemilihan legislator dulu,” kata Tjahjo, seusai rapat di kantor PDIP, kemarin.

Ketua PDIP Djarot Saiful Hidajat menambahkan, salah satu syarat yang akan ditetapkan adalah calon presiden pernah menjadi kepala daerah. »Tokoh yang pernah memimpin daerah lebih teruji,” kata Djarot kepada Tempo. Syarat lainnya, menurut Djarot, calon presiden harus berideologi Pancasila dan marhaenisme. »Persyaratan ini akan dibahas dalam komisi khusus,” kata dia.

Djarot tak memungkiri bahwa calon yang diajukan partainya harus berasal dari suku Jawa dan beragama Islam. Persyaratan itu, tutur dia, juga berlaku di partai lain.

Sejauh ini, kader partai banteng dengan elektabilitas tertinggi adalah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Tingkat keterpilihan mantan Wali Kota Surakarta itu jauh melebihi yang dimiliki calon presiden lainnya, seperti Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto, dan bahkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Djarot membantah anggapan bahwa kriteria pernah menjadi kepala daerah ditujukan untuk Jokowi. Menurut dia, PDIP memiliki banyak kader yang memenuhi kriteria tersebut. »Kami punya banyak gubernur, mulai dari Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan banyak lagi,” kata Djarot, yang juga mantan Wali Kota Blitar ini.

Jokowi dijadwalkan berpidato dalam rapat kerja PDIP nanti. Namun Djarot menampik anggapan bahwa pidato itu berkaitan dengan posisi calon presiden. »Ini penyambutan dari Gubernur DKI Jakarta.”

Ketua Fraksi PDIP di DPR, Puan Maharani, mengatakan kriteria calon presiden dari partainya baru akan diputuskan dalam rapat kerja. Usul dari daerah juga akan dibahas dalam forum ini. »Itu menjadi hal yang dicermati dan dibicarakan,” ujarnya.

Pengurus PDIP di wilayah Mataraman meminta agar Jokowi dipertimbangkan untuk ditetapkan sebagai calon presiden dalam rapat kerja. ‘’Potensi beliau untuk menjadi presiden cukup tinggi,’’ ujar Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kemarin.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Indria Samego, menilai kriteria yang ditetapkan PDIP lebih baik dibanding yang diusung partai lainnya. »Tak hanya mengandalkan popularitas, PDIP menunjukkan jalannya kaderisasi di partai.”

SUNDARI | PRIHANDOKO | ANANDA BADUDU | NOFIKA DIAN NUGROHO

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.