Camat Pademangan dorong kompetensi PPSU dalam rangka penilaian Adipura

Camat Pademangan Didit Mulyadi mendorong peningkatan kompetensi kerja bagi petugas penanganan prasarana dan sarana umum di setiap kelurahan karena dalam waktu dekat akan ada penilaian Adipura di wilayah Jakarta Utara.

Dengan adanya kuota pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebanyak 25 orang dari Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Utara, Didit mendorong tiga kelurahan di Kecamatan Pademangan yakni Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan Timur dan Kelurahan Ancol untuk mengirimkan petugas PPSU-nya masing-masing.

Didit mengatakan kepada wartawan di Kantor Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara bahwa Kamis ini ada sembilan orang PPSU di Kelurahan Ancol sudah berhak memperoleh sertifikat K3 karena telah mengikuti pelatihan dari Sudinakertrans-E Jakut di Kantor Kecamatan Pademangan pada Senin (25/7).

Sebelumnya pada 26 Juli lalu, sertifikat K3 juga diberikan kepada tujuh orang PPSU Kelurahan Pademangan Barat dan sembilan orang PPSU di Kelurahan Pademangan Timur diberikan sertifikat pelatihan K3 pada 27 Juli.

"Total di kantor Kecamatan Pademangan untuk periode sekarang ada kuota 25, dan di Penjaringan juga 25 orang. Mudah-mudahan untuk ke depan, kami mendapatkan kuota yang lebih banyak lagi," kata Didit.
​​​​​​​
Didit menambahkan secara keseluruhan PPSU di lingkup Kecamatan Pademangan sudah sekitar 60-65 persen memperoleh sertifikat pelatihan K3.

Di Kelurahan Ancol sendiri, menurut Lurah Ancol Rusmin, hanya tersisa tiga orang yang belum memperoleh sertifikat pelatihan K3 dari 123 orang petugas PPSU

"Ke depan kalau memang ada kuota yang lebih banyak ya kita tuntaskan, hanya kurang lebih sekitar 40 sampai 30 persen lagi yang belum. Tapi se-Kecamatan kurang lebih 60-65 persen sudah," kata Didit.
​​​​​​​
Sementara itu salah seorang petugas PPSU di Kelurahan Ancol ​​​​​​​Alfiandi Rizky Pratama (23) bersyukur memperoleh sertifikat pelatihan K3 itu karena bisa membuktikan diri telah menguasai keahlian kerja tersebut meski baru bertugas sekitar empat bulan.

Pelatihan itu sendiri, menurut Alfiandi, meski berlangsung satu hari, namun sangat bermanfaat karena materi praktik yang diberikan bisa langsung diterapkan sehari-hari.

"Bermanfaat sih bagi saya, karena saya kan bekerjanya juga berhubungan dengan keselamatan. Misalnya masuk gorong-gorong. Jadi dilatih sebelum masuk, dicek dulu apakah di dalam ada kabel, zat-zat berbahaya, atau gas, sebelum menyalakan lilin (penerangan)," kata Alfiandi.

Didit pun mengucapkan terima kasih atas kinerja PPSU yang selalu menjaga kebersihan dan keindahan di lingkungannya masing-masing.

“Saya harap dengan sertifikasi membuat kalian tidak kendor dalam menjaga wilayah yang menjadi tanggung jawab masing-masing, sehingga kebersihan dan keindahan selalu terjaga,” kata Didit.
Baca juga: Camat Pademangan tuntaskan rehab rumah PPSU difabel di Kelurahan Ancol
Baca juga: Petugas PPSU Kelapa Gading Timur jadi korban begal di Pegangsaan Dua
Baca juga: "Pasukan orange" Kelurahan Guntur buat inovasi WMC untuk pilah sampah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel