Camat Taman Sari laporkan 4.000 siswa sudah mengikuti vaksin anak

·Bacaan 2 menit

Camat Taman Sari Agus Sulaeman melaporkan telah memberikan vaksinasi COVID-19 kepada 4.000 anak usia 6-11 tahun.

"Data terakhir itu kalau tidak salah sudah mencapai angka 4.000 yang sudah tervaksin," kata Agus Sulaeman saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Angka yang sudah tervaksin itu merupakan 40 persen dari jumlah data siswa yang ada di sekolah wilayah Taman Sari.

Agus mengatakan vaksin anak di Taman Sari diselenggarakan di empat Sekolah Dasar Negeri (SDN) di setiap kelurahan.

Sejak awal vaksinasi anak digelar, jumlah siswa yang divaksin di empat sekolah dalam sehari bisa mencapai 1.400 siswa. Namun demikian, jumlah siswa yang tervaksin belakangan semakin sedikit.

"Sekarang sudah agak sulit nih sekarang ini paling kita 400-an lah hari ini .Itu data per hari dari empat sekolah," kata dia.

Menyusutnya jumlah anak yang divaksin disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya sekolah yang sudah libur.

"Mungkin sudah banyak yang tervaksin dan anak anak juga ada juga yang sekolah swasta jadi sudah pada libur juga," kata dia.

Walau demikian, Agus tetap berusaha memvaksin seluruh anak yang ada di wilayahnya dengan cara memaksimalkan sentra vaksin yang ada.

Dia berharap seluruh anak sudah mengikuti vaksin pada Januari 2022 nanti.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1,1 juta anak usia 6-11 tahun di Jakarta mendapat layanan vaksinasi COVID-19, baik di sekolah maupun sentra vaksin lainnya.

Anies menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun di DKI Jakarta dimulai secara serentak pada Selasa dengan "kick off" atau peluncuran vaksinasi Anak di SDN Cempaka Putih Timur 03 Jakarta Pusat.

Anies menjelaskan, layanan vaksin untuk anak terdapat di sekolah-sekolah, rumah sakit dan sentra vaksinasi yang diselenggarakan komunitas maupun lembaga.
Baca juga: Pemkot Jakbar sudah vaksinasi 8.000 anak usia 6-11 tahun di Cengkareng
Baca juga: 144 siswa disabilitas ikut program vaksinasi anak di Jakbar
Baca juga: Jakarta kemarin, UMP DKI hingga vaksinasi anak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel