Cameron Herrin Tabrak Ibu dan Balita, Dibela Netizen Indonesia

·Bacaan 2 menit

VIVA – Nama Cameron Herrin kini sedang menjadi perbincangan dari netizen di seluruh dunia termasuk Indonesia pada awal Juli 2021.

Cameron Herrin yang baru berusia 21 tahun ini melakukan tindak kriminalitas yang cukup berat yaitu balapan liar yang mengakibatkan kecelakaan.

Pada tahun 2018 lalu, ketika sedang melakukan balapan liar dengan teman-temannya, Josh Herrin tanpa sengaja menabrak seorang ibu dan anak balitanya dengan mobil Ford Mustang GT pada kecepatan 100 mph (160 km/jam) di Tampa, Florida.

Akibat kejadian tersebut, seorang ibu yang dikabarkan Bernama Jessica Raubenolt dan anaknya Lilia yang baru berusia 1 tahun tewas di tempat kejadian perkara.

Saat kecelakaan terjadi Cameron Herrin masih di bawah umur, hakim pun memutuskan untuk menunda vonis sang pria hingga tahun 2021.

Kini Cameron Herrin yang sudah berusia 21 tahun tersebut siap untuk menjalani hukumannya. Meskipun terjadi pada tahun 2018, kabar ini kembali heboh karena pengadilan setempat baru mengadili Herrin di tahun 2021, dengan alasan pada tahun 2018 ia masih di bawah umur.

Berita tersebut viral hingga ke Indonesia dan menjadi sorotan para warganet. Banyak warganet yang menyoroti kasus secara objektif dan menekankan pada hukuman serta bersimpati pada korban.

Namun ada juga warganet yang justru salah fokus dengan paras tampan Herrin. Pemuda 21 tahun itu justru dipuja-puja karena memiliki wajah yang tampan.

Beberapa warganet bahkan mengaku rela menemani Herrin di dalam penjara selama 24 tahun masa hukuman demi bisa melihat paras Herrin yang menawan.

Berita tersebut viral di berbagai media sosial, termasuk TikTok yang sangat cepat dalam menyebarkan informasi. Dikutip akun TikTok @faxsss708, berbagai komentar netizen Indonesia dilontarkan.

“Pengen jenguk ke penjaranya biar dia gak kesepian,” komentar netizen di akun TikTok milik @faxsss708.

“Jujur, dia ganteng banget, tapi ukan berarti gue ngebela Tindakan dia yang salah,” komentar netizen di TikTok.

“Dunia ini buta seakan akan orang ganteng bisa di maklumi perbuatannya, miris melihat komen kaum hawa,” komentar lainnya.

Menanggapi hal tersebut, warganet lain geram. Mereka mengecam sikap sejumlah warganet Indonesia yang membela pelaku yang menghilangkan nyawa orang lain hanya karena fisik yang sedap dipandang.

Media sosial Twitter juga ramai memperbincangkan Cameron Herrin. Berbagai tweet dilontarkan terhadap kasus yang menimpa Cameron Herrin.

“#cameronherrin anak orang kaya nabrak ibu dan anak sampe meninggal dihukum 24 tahun penjara. Kok Indonesia gua gak pernah ya denger “anak orang kaya/anak pejabat” yang nabrak orang sampe meninggal hukumannya sampe segitu. Adanya masa percobaan doang,” tweet dari warganet twitter.

“Belum move on, gak kuat tatapan matanya penuh pasrah dan penyesalan. Stay strong him,” tweet lainnya.

Cameron Herrin mendapatkan vonis hukuman pidana penjara selama 24 tahun.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel