Candi Prambanan Ditutup karena di Zona Merah COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) kembali menutup operasional Taman Wisata Candi Prambanan yang di perbatasan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mulai 30 Juni sampai 5 Juli 2021 karena kawasan itu terkategori zona merah COVID-19.

"Penutupan sementara TWC Prambanan ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Klaten Nomor 443.5/418/13 tentang Percepatan Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah," kata Sekretaris Perusahaan PT TWC Emilia Eny Utari di Sleman, Yogyakarta, Selasa, 29 Juni 2021.

Menurut dia, kebijakan penutupan TWC Prambanan ini diambil menyusul melonjaknya angka positif terkonfirmasi COVID-19 yang membuat Kabupaten Klaten masuk dalam kategori zona merah.

Ia menjelaskan, PT TWC selaku perusahaan BUMN pengelola kawasan kunjungan wisata mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Klaten untuk menekan laju penularan COVID-19 di wilayahnya dengan menutup operasional TWC Prambanan.

"Kami selaku pengelola destinasi wisata menutup sementara operasional TWC Prambanan. Kami berharap penutupan ini bisa ikut berpartisipasi dalam proses penekanan lajunya penyebaran COVID-19, serta untuk pemulihan baik segi kesehatan maupun ekonomi di masyarakat. Kami yakin, situasi ini dapat kita lalui bersama," katanya.

Ia mengatakan bahwa PT TWC akan terus memantau lebih lanjut mengenai kondisi dan perkembangan selanjutnya.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Pengendalian COVID-19 untuk melihat situasi serta kondisi terkini di Klaten. Kami upayakan yang terbaik untuk mendukung pemulihan pandemi ini," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 PT TWC itu.

Ia mengatakan selama penutupan ini PT TWC terus melakukan kegiatan preventif dalam mengurangi potensi penyebaran COVID-19 dengan menjaga kebersihan lingkungan di kawasan destinasi.

"Hal ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga suasana yang nyaman dan aman sesuai dengan sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf yang telah kami terima di semua destinasi kami," katanya.

Mengenai penutupan operasional, pelanggan yang ingin bertanya berkaitan dengan tiket ke destinasi TWC, dapat menghubungi Call Center di nomor telepon seluler 0811-2688000.

"Semoga upaya yang dilakukan oleh pemerintah serta didukung semua pihak ini bisa tercapai, sehingga kondisi dapat segera membaik, perekonomian dan dunia pariwisata menyusul pulih kembali," kata Emilia Eny Utari. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel