Cannavaro Bela Sang Adik Soal Pengaturan Pertandingan

Liputan6.com, Roma : Terungkapnya aib pengaturan pertandingan kembali mencemari sepakbola Italia. Kali ini pengaturan pertandingan melibatkan pemain Napoli sekaligus adik dari Fabio Cannavaro, yakni Paolo Cannavaro. Akibatnya, Paolo Cannavaro pun harus rela menerima hukuman skorsing selama enam bulan.

Tampaknya Fabio Cannavaro tidak terima apabila adiknya tidak tersebut tidak bersalah. Selain itu, Fabio Cannavaro pun menyarankan adanya perubahan dalam hukum olahraga di Italia.

"Saya meminta maaf karena harus terlibat dalam cerita ini, dia adalah ksatria putih dalam pertandingan penuh skandal," ujar Fabio Cannavaro kepada La Gazetta dello Sport. "Hukum oleh raga harus direformasi, agar mendapatkan penghakim yang lebih baik," tandas Fabio Cannavaro.

"Dua gelar saya pernah dicabut, jadi saya tahu bagaimana rasanya menjadi korban dari ketidakadilan," imbuh pemain yang pernah diperkirakan akan menjadi pelatih Timnas Italia tersebut.

Selain Paolo Cannavaro, hukum skorsing pun diterima oleh mantan kiper Napoli Matteo Gianello yang diskorsing selama 39 bulan. Sedangkan Gianluca Grava mengalami nasib yang sama dengan Paolo Cannavaro dengan dihukum skorsing selama enam bulan. Sementara Napoli harus rela dikurangi dua poin.(Soccerway/GAN)