Canon Luncurkan Kamera Video Profesional Terbarunya

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TRIBUNNEWS.COM  JAKARTA -  Canon melalui  disributornya  PT  Datascrip  memperkenalkan jajaran kamera video profesional Cinema EOS terbarunya  dengan  system yang memiliki resolusi perekaman video hingga resolusi 4K.

Jajaran  kamera  video  profesional   yang  ditawarkan  Canon  kali  ini   terdiri  dari  Canon EOS C500 dan EOS 1DC. Tidak hanya itu, Canon juga memperkenalkan EOS C100 dengan fitur otomatis untuk pengoperasian tunggal dan terjangkau bagi pelaku industri film kelas menengah.

Keunggulan utama dari  Canon Cinema Camera EOS C500 adalah kemampuan menghasilkan video beresolusi hingga 4K(RAW) dan memiliki perekaman maksimum hingga 120 frame per detik sehingga C500 dapat menghasilkan efek gerakan lambat (slow motion) namun tetap tajam.

Penggunaan sensor yang besar, 8.85 Megapiksel Super CMOS 35mm, membuat Canon EOS C500 memiliki kerapatan piksel yang tinggi serta memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi khususnya pada pengaturan ISO yang dapat diatur hingga 20.000 sehingga kamera ini dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan. Ditambah lagi kemampuan fitur Canon Log Gamma pada saat perekaman video yang memiliki karakter cahaya dan warna yang super low contrast/super flat dengan rentang dinamis yang luas, yang dapat menghasilkan output berupa Cinema RAW (60p, 10-bit) tanpa mengalami degradasi gambar. Fitur ini tentu sangat membantu para sineas agar lebih leluasa dalam proses paska produksi.

Canon EOS C500, menggunakan format sinyal 10/12-bit RGB 4:4:4 untuk video beresolusi 2K (2048x1080) maupun output video Full HD, yang mampu menghasilkan reproduksi kaya akan warna sehingga menambah efisiensi pada saat pengeditan paska produksi, penggabungan dua video (chroma key compositing), maupun proses pengeditan lainnya.

Dari segi konstruksi, Canon EOS C500 cukup tangguh karena anti debu dan kotoran, serta dilengkapi dengan sistem pendingin built-in. Bobotnya yang hanya sekitar 1.820 gram dapat meningkatkan mobilitas pengambilan gambar kapan saja dan di mana saja. Di sisi lain, Canon menyematkan dua konektor 3G-SDI untuk kebutuhan ouput data RAW dan dua konektor MON untuk koneksi ke monitor eksternal agar dapat memenuhi kebutuhan pada saat memproduksi video 4K.

Canon EOS C500 sudah dilengkapi dengan mount lensa EF dengan teknologi baru yakni EF Lock, sehingga kamera ini dapat menggunakan 60 jenis lensa dari ukuran lensa 8mm hingga 800mm termasuk jajaran lensa EF Cinema yang sudah mendukung kemampuan kamera yang menggunakan sensor 35mm, yakni CN-E15.5-47mm T2.8 L S (EF mount) dan CNE15.5-47mm T2.8 L SP (PL mount), maupun lensa tele zoom terbaru CN-E30-105mm T2.8 L S (EF) dan CN-E30-105mm T2.8 L SP (PL) dengan aman. Dengan demikian, Canon EOS C500 memberikan banyak variasi pengambilan gambar. Selain itu, kamera ini memiliki fitur Cinema Lock yang memudahkan penggunanya mengganti lensa dengan cepat pada saat pengambilan gambar tanpa harus mematikan kamera.

Pada   saat  pengenalan produk  Canon  Division  Director  PT  Darascrip  Merry  Harun mengutarakan , Canon EOS C500 hadir dengan pilihan mount lensa seri EF yang biasa digunakan pada kamera DSLR Canon EOS, maupun pilihan mount lensa PL yang banyak digunakan pada  industri perfilman dan penyiaran. Dengan demikian, pengguna EOS C500 dapat lebih mengeksplorasi berbagai jenis pengambilan video untuk beragam kebutuhan yang kompleks,”

Selain EOS C500, Canon juga  menghadirkan kamera video profesional lainnya, yakni Canon EOS C100 yang didedikasikan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan, mulai dari sekolah/kampus penyiaran, dokumentasi event dan resepsi pernikahan, sineas film pendek, dan masih banyak lagi. Selain itu, kehadiran EOS C100 memberikan kontribusi yang besar dalam menekan biaya produksi. Hal tersebut dikarenakan EOS C100 dibanderol dengan harga di sangat terjangkau. Canon EOS C100 juga menggunakan sensor standar industri yakni Super CMOS 35mm dan prosesor pencitraan DIGIC DV III yang lebih dulu digunakan oleh seri C300.

Dari sisi  bentuknya Canon EOS C100 tampil  lebih ramping dibandingkan dengan pendahulunya seri C300, yakni sekitar 135x170x129mm. Dengan demikian, kamera video profesional yang satu ini bisa dengan mudah dibawa kemana saja. Konstruksinya dirancang sedemikian rupa agar bebas dari debu, tangguh di berbagai medan dan dilengkapi sistem pendingin internal.

Tombol Push Auto Iris dan One-Shot AF turut memberikan kemudahan bagi para penggunanya untuk mengaktifkan mode pemfokusan secara otomatis. Dengan perpaduan lensa EF-S18¬-135mm f/3.5-5.6 IS STM dan firmware terbaru, Canon EOS C100 akan memiliki fungsi baru yakni  melakukan pengaturan bukaan dan fokus yang berkesinambungan terhadap objek yang berada di tengah-tengah frame.

Sensornya yang berukuran besar, super 35mm dengan kedalaman gambar mencapai 8.3MP, EOS C100 menghasilkan video yang lebih lebar dan luas bila dibandingkan dengan camcorder profesional pada umumnya. Selain itu, EOS C100 didukung ISO tinggi mencapai 20000, sehingga dapat digunakan untuk pengambilan video di lingkungan yang minim cahaya. Penanaman sistem RGB 3-chip pada EOS C100 dapat menghasilkan video berkualitas tinggi dan mampu meminimalisir noise yang muncul.

Seperti halnya, Canon EOS C500 dan C300, EOS C100 turut dilengkapi dengan mount lensa EF.

Canon Cinema Camera EOS 1DC
Selain seri EOS C, Canon juga memperkenalkan generasi kamera DSLR yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan insan perfilman, pertelevisian, maupun industri kreatif lainnya yang membutuhkan hasil rekaman video berkualitas tinggi, yakni Canon EOS 1DC yang menawarkan kinerja handal, ringkas, bobot ringan, serta kualitas video mencapai 4K (4,096 x 2,160 pixels).

Kemampuan Canon EOS 1DC yang dapat merekam video hingga 4K, menjadikan para penggunanya dapat berekspresi lebih luas lagi dengan hasil rekaman video berkualitas tinggi, serta kinerja resolusi yang handal.

Sensor CMOS beresolusi 18.1 Megapixel full-frame berukuran 35mm menghasilkan video berkualitas tinggi dengan efek bokeh yang indah. Lebih jauh lagi, EOS 1DC didukung dengan ISO yang mencapai 25600 agar dapat digunakan dalam segala kondisi lingkungan dengan kualitas video yang tetap terjaga meskipun untuk perekaman video di ruangan yang minim cahaya.

Kehadiran Canon Log Gamma memungkinkan untuk merekam video berkualitas tinggi yang kaya akan gradasi warna, menghasilkan kualitas video yang menawan dengan meminimalisir bayangan yang muncul agar dapat menghasilkan detil yang pas khususnya pada saat memilih pengaturan gradasi warna yang tinggi.

Berbagai lensa EF Series Canon maupun EF Cinema Lenses dapat dipasangkan ke Canon EOS 1DC guna menambah daya kreativitas penggunanya.

Ringan dan Mudah Digunakan
Bagi para pecinta kamera DSLR Profesional Canon, tidak akan mengalami kesulitan untuk mengoperasikan EOS 1DC. Bobotnya yang ringan dan dimensinya yang ringkas memberikan kontribusi yang besar pada saat pengambilan video sambil bergerak. Bahkan kamera 1DC ini dapat ditempatkan di dalam maupun di luar kendaraan untuk pengambilan video dengan angle yang berbeda-beda.

PT Datascrip selaku distributor tunggal produk kamera digital Canon di Indonesia akan memasarkan produk-produk tersebut  dengan   harga    Rp  293.200.000 untuk  Canon EOS  C 500 dan  Rp 77.300.000   untuk tipe  EOS  C 100.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...