Cantiknya Ririn Ekawati Dalam Balutan Gaun Pengantin Vintage Elegan

Tasya Paramitha, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Gaun putih menjadi saksi bisu pernikahan pasangan artis Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil. Berkonsep vintage elegan, pesinetron asal Balikpapan itu nampak cantik di momen bahagianya. Yuk kita intip gaun pernikahan keduanya!

Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil resmi melangsungkan pernikahan pada hari ini, Sabtu 30 Januari 2021, secara tertutup. Terlihat hanya beberapa teman terdekat, termasuk segelintir rekan artis yang turut hadir di acara tersebut.

Belum diketahui dengan pasti di mana tepatnya acara pernikahan itu berlangsung. Namun, senyum dan pesona kedua mempelai seolah menjadi kabar paling bahagia di hari ini. Apalagi, mantan istri Ferry Wijaya itu begitu anggun dalam balutan gaun putih panjang yang dikenakannya.

Seperti apa kemolekan sang pengantin? Berikut rangkumannya.

Dirancang Hian Tjen

Adalah Hian Tjen, desainer muda berusia 30 tahun yang membuat gaun pernikahan Ririn Ekawati nampak mewah dan elegan. Tapi, juga kesan klasik di waktu bersamaan. Nyatanya, koleksi yang dirancang Hian selama membangun labelnya, memang akrab dengan kesan gaun mewah

Hian juga terkenal dengan karya gaun pernikahan mewah yang dipakai oleh Chelsea Olivia. Tak heran, Ririn Ekawati begitu cantik dan anggun dengan gaun karya Hian Tjen!

"Congratulations @ririnekawati & @ibnujamilo," tulis Hian Tjen seraya mengunggah foto Ririn Ekawati dengan balutan gaun mewah klasik.

Konsep vintage

Berkonsep gaun yang populer di era 20-an dengan mengusung vintage dan elegan menjadi hal utama dari gaun pernikahan Ririn Ekawati. Kain berwarna ultra regal off white dengan bahan silk memberi kesan elegan dan mewah.

Gaun putih yang menjuntai hingga bawah kakinya itu itu juga menambah keanggunannya di hari bahagia tersebut.

"Vintage Elegance. Ultra regal off white duccess silk wedding gown," tulis perancang Hian Tjen dalam akun Instagramnya.

Detail klasik

Beberapa detail klasik menjadi sorotan di gaun mewah itu. Sebut saja, bibs atau alas kain yang ditumpuk di area dada gaun tersebut. Hal itu, kata Hian, terinspirasi dari gaya populer di tahun 1970-an.

Tak hanya itu, lengan panjang yang menggembung serta tambahan motif bunga menjadi unsur utama yang menambah kesan klasik di gaun tersebut.

"Menampilkan akumulasi elemen klasik: high-neck 70's bibs yang terinspirasi dengan sulaman tangan art nouveau lengkap yang rumit, lengan gembung, dan aksesori kepala dengan renda bordir bunga khusus yang halus menciptakan tampilan abadi yang sempurna," tulis Hian.