Cantlay ungguli Rahm dan Thomas untuk rebut gelar PGA Zozo

·Bacaan 4 menit

Los Angeles (AFP) - Patrick Cantlay mengatasi perlawanan pegolf Spanyol berperingkat dua dunia Jon Rahm dan rekan senagaranya dari AS yang berperingkat tiga, Justin Thomas, pada Minggu untuk menjuarai Zozo Championship yang merupakan gelar US PGA ketiga dalam karirnya.

Pegolf Amerika Serikat berusia 28 tahun itu membuat sembilan birdie yang adalah terbaik dalam karirnya dengan melepaskan tujuh di bawah par 65 pada babak final guna menyelesaikan lomba pada 23 di bawah 265 setelah menyelesaikan 72 lubang di Sherwood Country Club.

"Ini berarti sekali. Saya senang sekali bisa menang pekan ini," kata Cantlay. "Saya melepaskan banyak pukulan bagus. Saya benar-benar merasa nyaman dengan ayunan saya."

Thomas dan Rahm berbagi posisi kedua dengan total 266 pukulan, di mana Thomas menutup lomba dengan membuat sebuah birdie putt dari jarak empat kaki guna menyamai pegolf Spanyol itu sehingga mencegah Rahm merebut status peringkat satu dunia dari Dustin Johnson yang absen dalam turnamen ini.

Cantlay mencatat empat birdie dari enam lubang pertama, membuat bogey pertamanya dalam turnamen ini baru pada lubang kedelapan Minggu, kemudian menyusulnya dengan rangkaian birdie pada lubang kesembilan, par-5 ke-11 dan tiga birdie berturut-turut untuk mengawali par-3 lubang ke-13.

"Saya sudah bermain bagus sekali dalam rangkaian kecil terakhir ini," kata Cantlay. "Saya cuma tak menyatukannya selama empat hari berturut-turut."

"Pekan ini berbeda. Sangat menyenangkan sudah memulai dengan awal yang baik. Ini berjalan baik sekali."

Thomas, juara PGA Championship 2017, dan Rahm, keduanya gagal merebut gelar ketiganya tahun ini.

"Saya sungguh tak bermain bagus. Sangat disayangkan," kata Thomas. "Bermain pada par-5 satu-di bawah adalah tak bisa diterima manakala Anda berusaha menang."

"Saya sudah berjuang sekuat tenaga. Tidak ada alasan lain selain eksekusi yang buruk. Menyebalkan sekali jika Anda sudah benar di sana tapi Anda tak menuntaskannya."

Gelar-gelar PGA Cantlay sebelumnya dicapai pada 2017 di Las Vegas dan turnamen Memorial pada 2019.

"Rasanya permainan saya sudah dipersiapkan untuk ini," kata Cantlay. "Ini terjadi bersamaan waktunya dengan Masters."

Cantlay yang berperingkat 14 dunia memasukkan birdie putt berjarak 15 kaki pada par-4 kesembilan dan sebuah birdie dari jarak lima kaki pada lubang ke-11 untuk sementara menduduki tempat ketiga pada 21-di bawah.

Dia mengimbuhkan dua birdie putt dari jarak 45 kaki pada par-5 lubang ke-13, putt 17 kaki pada par-4 lubang ke-14 dan birdie putt dari jarak 10 kaki pada par-3 lubang ke-15 untuk mencapai 24-di bawah, sehinga menjadi dua pukulan di depan Thomas, dan terpaut tiga pukulan dari Rahm.

Thomas menapaki rumput di tepi tebing di luar green ke-15, memasukkan ke green dan membuat bogey pertamanya dalam 24 lubang untuk tertinggal dua pukulan di belakang Cantlay ketika tinggal tiga lubang lagi.

Cantlay gagal pada pukulan approach-nya ke green di par-5 lubang ke-16 dan mencatat sebuah bogey, sehingga kepemimpinanya terpangkas menjadi dua pukulan, sementara Rahm melepaskan pukulan approach-nya dari jarak tiga kaki dari cup dan membuat sebuah birdie putt sehingga menempel ketat satu pukulan.

Thomas mendapati air di sebelah kanan green ke-16 dalam perjalanannya membuat bogey dan akhirnya tertinggal dua pukulan.

"Tadi itu menyedihkan sekali," kata Thomas. "Saya takut sekali memukul bola ke kiri."

Rahm gagal membuat birdie putt sejauh 15 kaki pada par-3 lubang ke-17 dan sebuah birdie putt dari jarak 19 kaki pada akhir pertandingan untuk memastikan kemenangan Cantlay.

Rory McIlroy yang berharap menyelesaikan karir Grand Slam dengan memenangkan Masters bulan depan, membuat 29 birdie yang merupakan terbaik dalam karirnya selama pekan ini tetapi menyelesaikan lomba jauh di belakang dengan total 273 pukulan.

"Saya membuat 29 (birdie), yang lebih dari cukup untuk memenangkan turnamen golf," kata McIlroy. "Saya cuma perlu menghilangkan kesalahan."

"Jika saya bisa terus membuat birdie sebanyak itu setiap turnamen, maka cepat atau lambat saya akan menyingkirkan segala hal buruk dan saya bakal segera ke sana."

Juara bertahan Masters Tiger Woods yang menjuarai Zozo tahun lalu di Jepang sebelum turnamen ini dipindahkan akibat pandemi Covid-19, mencetak 74 pukulan untuk berbagi posisi ke-72 dari total 77 peserta turnamen ini, dengan mencatat total 287 pukulan.

"Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan pekan ini ... adalah saya membuat putt yang baik sekali. Saya merasa seperti saya melakukannya dengan baik," kata Woods. "Sayangnya, kebanyakannya untuk par dan sepasang bogey di sini dan di sana."

Woods, juara 15 kali turnamen besar, unggul empat pukulan dari juara turnamen besar lima kali Phil Mickelson yang menutup lomba dengan 78 pukulan untuk finis urutan ke-76.

js/gph