Capaian Vaksinasi 52 Persen, Pemkab Bekasi Siapkan Strategi Door to Door

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan pencapaian vaksinasi di wilayahnya saat ini menembus angka 52 persen. Pemerintah daerah dalam hal ini telah menyiapkan strategi untuk meningkatkan pencapaian vaksinasi.

Menurutnya, Kabupaten Bekasi masih memiliki persediaan vaksin yang cukup banyak, sehingga kegiatan vaksinasi harian bisa lebih digenjot. Salah satu strategi yang dinilai efektif yakni dengan vaksinasi door to door.

'Kita akan menerapkan strategi door to door, dari rumah ke rumah, dan juga pelaksanaan vaksinasi pada sore dan malam hari untuk menjangkau para pekerja," kata Dani, Jumat (24/9/2021).

Ia berujar, stok vaksin yang tersedia di gudang farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi saat ini berjumlah 398.611 dosis. Jumlah tersebut nantinya akan ditambah dengan stok vaksin yang akan dikirim ke Kabupaten Bekasi dalam waktu dekat.

"Dengan ketersediaan vaksin yang banyak, maka percepatan laju harian vaksinasi di Kabupaten Bekasi dapat terus ditingkatkan," ujar Dani.

Dengan adanya percepatan laju vaksinasi, kata dia, maka capaian vaksinasi di Kabupaten Bekasi akan cepat pula mencapai target herd immunity.

Hal ini, lanjut Dani, akan berpengaruh terhadap tingkat leveling di Kabupaten Bekasi, yang bakal turun jika capaian vaksinasi dosis pertama menembus angka 70-80 persen untuk membangun herd immunity.

"Ternyata per 1 persennya itu kita perlu melakukan vaksinasi 24.000 suntikan per hari, sehingga untuk menuju 80 persen kita perlu waktu sekitar satu bulan," paparnya.

Dani berharap, strategi yang disiapkan pihaknya tersebut dapat mengatasi berbagai kendala di lapangan yang kerap terjadi pada kegiatan vaksinasi massal.

"Sehingga percepatan vaksinasi dapat mencapai target yang telah ditentukan, dan Kabupaten Bekasi dapat turun ke level 2," imbuhnya.

Vaksinasi Ibu Hamil

Sementara itu serbuan vaksinasi menyasar 980 ibu hamil di wilayah Cikarang Selatan. Pihak puskesmas setempat menyediakan paket yang dapat dipilih saat melakukan vaksinasi, baik di puskesmas maupun rumah sakit.

"Kami juga melakukan upaya untuk ibu hamil, tidak hanya vaksin, tapi juga swab tes PCR ketika ibu hamil itu datang, juga dengan paket HIV, infeksi menular seksual, golongan darah, dan juga skrining talasemia," ujar Kepala Puskesmas Sukadami, dr Adi Pranaya.

Dengan demikian, kata dia, para ibu hamil tidak hanya mendapatkan vaksinasi, tetapi lengkap dengan persiapan menjelang persalinan.

"Dosis vaksin yang dianjurkan untuk ibu hamil dari jenis vaksin Sinovac dan Moderna," ucap Sekretaris IDI Kabupaten Bekasi itu.

Adapun persyaratan bagi ibu hamil yang akan mengikuti vaksinasi, adalah yang usia kehamilannya telah menginjak 13 minggu ke atas sampai dengan usia sebelum persalinan.

"Melalui vaksinasi ibu hamil, diharapkan ketika dilahirkan, sang anak telah terlindungi dengan antibodi Covid-19," tandas Adi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel