Capaian Vaksinasi Rendah, PPKM Garut Kembali Terlempar ke Level 3

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Garut - Setelah sempat turun ke level 2 selama beberapa pekan, level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Garut, Jawa Barat, kembali naik ke level 3 dalam masa perpanjangan PPKM di Jawa-Bali.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, perubahan level PPKM Garut disebabkan munculnya indikantor baru dalam penilaian status PPKM yakni vaksinasi Covid-19.

Selain Garut, ada 23 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat yang juga berada di PPKM Level 3. “Jadi 24 kabupaten kota di Jawa Barat mengalami kenaikan level dari level 2 ke level 3 karena sekarang ada syarat baru,” ujar dia, Rabu (6/10/2021).

Dalam aturan baru yang dikeluarkan Satgas Nasional Covid-19 milik pemerintah, penentuan level 2 diberikan bagi daerah dengan tingkat vaksin di atas 40 persen, sementara level 1 bagi daerah dengan tingkat vaksinasi di atas 70 persen.

“Nah Garut kan belum di 40 persen, jadi level itu persyaratan barunya ditentukan oleh vaksinasi,” ujar dia meradang.

Untuk mengejar target itu, Satgas Covid-19 Garut terus menggelar proses vaksinasi secara serentak, termasuk dengan melibatkan unsur dari TNI dan Polri untuk kembali menurunkan level PPKM Garut.

“Target kami 50 persen itu sebenarnya inginnya di bulan Oktober ini, kalau Oktober kami ada 600 ribu (dosis) kan berarti kami sudah 50 persen dosis 1,” ungkap dia.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, Asep Surachman mengatakan, saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Garut baru mencapai 27,6 persen, sementara dosis duanya baru di angka 11 persen.

“Yang harus dikejar adalah 50 persen, artinya kalau kita mau naik lagi ke level 2 atau level 1 minimal dosis satu harus 50 persen,” kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kejar Vaksinasi

Salah satu warga tengah mengantri mengikuti vaksinasi yang digelar Sentra Vaksinasi Garut di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)
Salah satu warga tengah mengantri mengikuti vaksinasi yang digelar Sentra Vaksinasi Garut di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Akibat masih rendahnya tingkat partisipasi vaksinasi covid-19 yang dilakukan warga, level PPKM di Garut kembali naik ke semula. “Nah ini permasalahannya sehingga kita turun kastanya menjadi ke kasta tiga,” kata dia.

Untuk meningkatkan tingkat vaksinasi warga ujar dia, selain membuka Sentra Vaksinasi Garut di Pendopo, lembaganya bakal menggelar vaksinasi massal hingga tingkat kecamatan, termasuk mengoptimalkan peran seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Garut.

“Terus terang kita memang ada kesulitan untuk beberapa daerah yang animonya (masyarakat) kurang begitu bagus dibandingkan dengan daerah perkotaan,” kata dia.

Selain itu, Asep mengajak warga turut serta menyukseskan vaksinasi yang tengah gencar dilakukan oleh Pemkab Garut, sehingga level PPKM Garut kembali turun.

“Yuk kita vaksinasi secara massal baik di kecamatan, baik di puskesmas, maupun di Pendopo,” ajak dia.

Dengan upaya masif tersebut, selain kembali turun ke level 2, status PPKM di Garut bisa lebih baik lagi hingga mencapai level 1 dengan tingkat partisipasi vaksinasi warga di atas 70 persen.

“Vaksinasi dosis kesatu kedua harus kita kejar dengan berbagai cara sesuai dengan sasaran yang ada di lapangan,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel