Cara Cerdas Hemat Biaya, Seorang Pengantin Gunakan Balon sebagai Pengganti Bridesmaid

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pengiring pengantin perempuan atau bridesmaid punya peranan cukup penting dalam pesta pernikahan. Salah satu fungsinya membuat pengantin tenang saat pernikahannya.

Hal itu cukup beralasan jika banyak pengiring pengantin yang rela mengemban tugas itu dengan baik. Bahkan ada juga mereka yang sedang hamil bersedia untuk menjadi bridesmaid.

Namun, entah apa yang ada dalam benak pengantin yang videonya sedang viral ini. Ia justru menggunakan balon-balon sebagai pengganti bridesmaid.

"balon = pengganti bridesmaid," tulis akun TikTok @primerawedding, baru-baru ini. Dalam video tersebut, seorang pengantin tampak sedang berjalan menuju altar pernikahannya.

Mengenakan gaun pengantin warna putih, sejumlah balon dengan warna yang sama terlihat seperti ikut membantu mengangkat gaun bagian belakang sang pengantin. Kehadiran balon-balon itu membuat pengantin berjalan dengan leluasa tanpa diribetkan urusan gaun pengantin.

Perempuan itu tampak penuh percaya diri dan anggun berjalan, meski ditonton orang banyak orang. Ia bahkan terlihat tersenyum di antara tamu undangan yang hadir dalam acara istimewa itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Komentar dari Pengguna

Seorang pengantin gunakan sejumlah balon sebagai pengganti bridesmaid dalam pernikahannya (dok.TikTok/@primerawedding/https://www.tiktok.com/@primerawedding_/video/7022981644243979547?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1/Komarudin)
Seorang pengantin gunakan sejumlah balon sebagai pengganti bridesmaid dalam pernikahannya (dok.TikTok/@primerawedding/https://www.tiktok.com/@primerawedding_/video/7022981644243979547?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1/Komarudin)

Unggahan tersebut mendapat tanggapan beragam dari para pengguna TikTok. Rata-rata memberi komentar positif dan merasa terhibur melihat penampilan pengantin tersebut.

"Enak gitu kali yaaah jadi nggak usah beli seragam," komentar seorang pengguna. "lebih hemat kak hahaha," jawab pengunggah video tersebut.

"Lucuuu. pengantinnya mandiri banget," kata pengguna yang lain. "Boleh di coba kak, gak perlu pake bridesmaid," balas pengunggah video tersebut.

"selama kerja diwedding nemuin the real bridesmaid tuh jarang. kadang kesel bgt pada ga bantuin mantennya. cuma ikut eksis dipoto aja," ungkap seorang pengguna.

Sejarah Bridesmaid

Ilustrasi bridesmaid. (dok. pexels/Milan)
Ilustrasi bridesmaid. (dok. pexels/Milan)

Melansir dari laman bustle, tradisi pengiring pengantin sudah ada sejak zaman Romawi Kuno. Hukum saat itu mengharuskan kehadiran pengiring pengantin tersebut sebagai saksi di pesta pernikahan.

Dari situ kemudian pengiring pengantin mulai menjadi bagian rutin dari upacara pernikahan. Alasan mereka harus mengenakan pakaian yang sama dengan pengantin perempuan adalah untuk mengusir roh jahat. Mereka tidak ingin ada kejahatan yang menimpa pada pasangan yang berbahagia itu.

Pengiring pengantin juga seharusnya wanita yang memiliki kedudukan terhormat di masyarakat. Seseorang yang mewakili "kesetiaan dan kepatuhan" dan menjunjung tinggi kualitas yang dianggap penting dalam diri seorang istri. Lebih dari sekadar teman dekat atau anggota keluarga tercinta.

Infografis Gaun Pernikahan Raisa

Infografis Gaun Pernikahan Raisa
Infografis Gaun Pernikahan Raisa
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel