Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2021, Ini Syarat dan Kuota yang Tersedia

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021 resmi dibuka, Jumat (9/4/2021). Untuk cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 dilakukan secara online melalui portal SSCASN di alamat https://sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu satu bulan. Mulai 9 sampai 30 April 2021, sementara seleksinya sampai 30 Juni 2021.

Tahun ini ada delapan Sekolah Kedinasan yang buka pendaftaran secara serentak, tersedia lebih kurang 8.000 kuota. Dari Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan sampai Sekolah Kedinasan BMKG, cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 memiliki alur yang sama.

Hanya beberapa syarat tambahan dan jadwal Seleksi Kompetensi Dasar serta Seleksi Lanjutan yang berbeda, disesuaikan dengan masing-masing Sekolah Kedinasan. Perlu diingat, setiap pelamar hanya boleh memilih satu Sekolah Kedinasan yang hendak didaftarkan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dalam keterangan tertulis Selasa (6/4/2021), menegaskan calon pelamar hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan. Berikut Liputan6.com ulas cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 dan syaratnya dari berbagai sumber, Jumat (9/4/2021).

Instansi dan Kuota Sekolah kedinasan 2021

Menhub, Budi Karya Sumadi menghadiri upacara pelantikan di STPI Curug, Tangerang, (8/9). Sebanyak 2.166 perwira transportasi dilantik, Mereka merupakan lulusan dari 14 sekolah transportasi dari matra darat, laut, dan udara. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Menhub, Budi Karya Sumadi menghadiri upacara pelantikan di STPI Curug, Tangerang, (8/9). Sebanyak 2.166 perwira transportasi dilantik, Mereka merupakan lulusan dari 14 sekolah transportasi dari matra darat, laut, dan udara. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ada delapan instansi sekolah kedinasan yang buka pendaftaran pada 9 April sampai 30 April tahun 2021. Di setiap instansi memiliki formasi kuota yang berbeda-beda.

Dari delapan instansi ini, ada lebih kurang 8.000 formasi yang akan dibuka dan diserahkan kepada Kementerian PANRB, menurut keterangan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen dalam konferensi pers virtual, Kamis (8/4/2021).

Melalui portal resmi Sekolah Kedinasan 2021 DIKDIN BKN, berikut ini delapan instansi yang dimaksudkan:

1. Kementerian Perhubungan

2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

3. Kementerian Dalam Negeri

4. Kementerian Keuangan

5. BIN (Badan Intelijen Negara)

6. BPS (Badan Pusat Statistik)

7. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika)

8. BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)

Syarat Daftar Sekolah Kedinasan 2021

Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2020,di Badan Intelijen Negara Secara Virtual. (Sumber: bin.go.id)
Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2020,di Badan Intelijen Negara Secara Virtual. (Sumber: bin.go.id)

Seleksi sekolah kedinasan 2021 akan dilaksanakan dengan Computer Assisted Test (CAT). Proses seleksi sekolah kedinasan dijamin akan adil, transparan, dan bebas KKN.

Adapun dokumen syarat daftar Sekolah Kedinasan 2021:

1. Foto berlatar merah.

2. KTP (bagi yang belum memiliki KTP bisa diganti dengan keterangan dari Dukcapil).

3. Kartu Keluarga (KK).

4. Ijazah/Surat Keterangan Lulus.

Suharmen mengatakan, jika calon pendaftar belum memiliki ijazah namun sudah lulus, maka mereka dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) untuk memenuhi syarat pendaftaran sekolah kedinasan.

"Pada prinsipnya di dalam pendaftaran untuk pendidikan kedinasan masih diizinkan untuk pakai SKL. Hanya saja tergantung kesepakatan masing-masing sekolah kedinasan," katanya.

Contoh Persyaratan Umum Sekolah Kedinasan BIN (Badan Inteligen Negara):

1. Warga Negara Indonesia (laki-laki/perempuan).

2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

4. Tidak pernah terlibat tindak pidana.

5. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

6. Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan lulusan SMA/SMK/MA tahun 2019 dan 2020, nilai rata-rata ijazah minimal 80 (delapan puluh) dan bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2021, nilai rata-rata rapor semester 1 s/d semester 5 minimal 75 (tujuh puluh lima).

7. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.

8. Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki).

9. Tidak bertato dan/atau memiliki bekas tato.

10. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan).

11. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh manapun (laki-laki).

12. Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah mengalami patah tulang.

13. Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik + (plus) atau — (minus).

14. Tidak buta warna.

15. Tinggi badan minimal (berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku). Laki-laki adalah 165 (seratus enam puluh lima) cm dan perempuan 160 (seratus enam puluh) cm.

16. Usia pada tanggal 31 Desember 2021 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir).

17. Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua/wali.

18. Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD

Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2021

Ilustrasi Pendaftaran Sekolah Kedinasan.
Ilustrasi Pendaftaran Sekolah Kedinasan.

1. Pelamar mengakses portal SSCASN di alamat https://sscasn.bkn.go.id untuk cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 pertama kali.

2. Membuat akun SSCN Sekolah kedinasan dengan NIK yang telah tervalidasi melalui data Dukcapil kemudian mencetak Kartu Informasi Akun.

3. Login ke SSCN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.

4. Upload swafoto, memilih Sekolah Kedinasan, melengkapi Nilai, upload berkas dan melengkapi biodata*

5. Jangan lupa cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 bagian mengecek resume dan mencetak kartu pendaftaran.

6. Verifikator Instansi melakukan verifikasi data dan berkas pelamar yang telah masuk

7. Pelamar Log In ke SSCN, mengecek status kelulusan verifikasi administrasi.

8. Tahap berikutnya, cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 akan diberi kode billing dan dilanjutkan proses pembayaran (bagi pelamar yang lulus verifikasi). Aturan mengenai pembayaran silahkan cek di sekolah kedinasan terkait.

9. Mencetak kartu ujian di SSCN merupakan cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 setelah pembayaran diterima dan dikonfirmasi oleh sistem.

10. Lanjutkan dengan mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan instansi.

11. Informasi status kelulusan pelamar akan diumumkan oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan instansi dapat dilihat di SSCN.

Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2021 di Delapan Instansi

Itjen Kemenkumham meraih ISO sistem manajemen anti penyuapan. (Istimewa)
Itjen Kemenkumham meraih ISO sistem manajemen anti penyuapan. (Istimewa)

Untuk cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 lanjutan di delapan instansi, hanya perlu mengikuti alur sama seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sesuaikan saja setelah membuat akun SSCN Sekolah kedinasan, login ke salah satu Sekolah Kedinasan yang diinginkan.

Pilih salah satu Sekolah Kedinasan yang diinginan, arahan ini sesuai penjelasan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Lanjutkan cara daftar Sekolah Kedinasan 2021 dengan mengunggah berkas yang dibutuhkan sampai pembayaran dan mencetak kartu ujian di SSCN setelah pembayaran dikonfirmasi.

Melalui portal resmi Sekolah Kedinasan 2021 DIKDIN BKN, pelaksanaan ujian SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) akan dilaksanakan bulan Mei sampai Juni 2021. Sementara untuk pelaksanaan Seleksi Lanjutan, sudah diatur oleh masing-masing Sekolah Kedinasan yang sudah dilamar.

Berikut contoh alur administrasi Sekolah Kedinasan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia:

1. Pengumuman penerimaan: 30 Maret 2021

2. Pendaftaran online dan unggah dokumen: 9-30 April 2021

3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 21 Mei 2021

4. Pengumuman jadwal SKD dan pelaksanaan SKD (CAT): Juni 2021

5. Pengumuman hasil SKD dan jadwal tes kesehatan: Juli 2021

6. Tes kesehatan dan pengumuman hasil tes: Agustus 2021

7. Tes kesamaptaan, pengumuman hasil tes, dan jadwal psikotes: Agustus 2021

8. Psikotes (tertulis dan wawancara) serta pengumuman hasil: September 2021

9. Tes wawancara pengamatan fisik dan keterampilan: Oktober 2021

10. Pengumuman kelulusan akhir: Oktober 2021.