Cara Google Perangi Hoaks di Mesin Pencari

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Google akan mulai menambahkan konteks tentang topik dari sumber terpercaya ke hasil mesin pencari. Hal ini sebuah langkah untuk membantu pengguna di Amerika Serikat mencegah mengakses informasi yang salah dan hoaks.

Perusahaan Alphabet Inc. akan menambahkan deskripsi tentang situs yang terdaftar dengan kata-katanya sendiri, ulasan situs dari pihak lain, dan informasi tentang topik dari sumber pihak ketiga.

Detail ini dapat ditemukan di panel "Tentang Hasil Ini" yang ada, diakses dengan mengklik tiga titik di samping hasil pencarian.

"Ada banyak informasi di dunia dari berbagai sumber, beberapa tidak dikenal. Banyak orang khawatir tentang kesalahan dan disinformasi," kata Harris Cohen, manajer produk di tim kepercayaan konsumen Google, dikutip dari bloomberg.com, Jumat (1/10/2021).

Google, terus mencari cara untuk memerangi hoaks dan disinformasi selama pandemi Covid-19, pemilu Amerika Serikat, dan kampanye disinformasi yang disponsori negara. Google mengklaim algoritmanya sudah memprioritaskan situs dan sumber yang faktual.

Selain alat pencariannya, raksasa internet itu memperkenalkan salah satu model kecerdasan buatan barunya, yang disebut Multitask Unified Model atau MUM. Fitur itu bisa digunakan di beberapa hasil pengenalan gambar Google Lens. Alat yang lebih kuat akan memungkinkan pengguna untuk menambahkan pertanyaan ke pencarian visual.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel