Cara Juicy Luicy Rayakan Kesedihan di Album Baru

Ichsan Suhendra
·Bacaan 2 menit

VIVA – Julian Kaisar (vokal), Denis Ligia (gitar), Zam Zam (saksofon), Dwi Nugroho (drum) dan Bina Bagja (bass) yang tergabung ssebagai Juicy Luicy meluncurkan album pertama bertajuk Sentimental. Dalam CD album terbaru mereka menghadirkan lagu yang diamil dari EP Sentimental: Side A yang dirilis tahun lalu.

Mereka menambahkan beberapa lagu baru, diantaranya Siapa Tahu, Jemari hingga Lantas. Dalam album tersebut mereka mengajak penggemar untuk merayakan kesedihan.

"Album ini merayakan kesedihan. Kalau lagi sedih ya menikmatinya saja. Semoga banyak yang relate dengan lagu-lagunya," kata sang vokalis, Julian Kaisar saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan baru-baru ini.

Baca juga: Berawal Dari Nonton Drama Korea, Dokter Ini Buat Mini Album

Hal itu tercermin dari lagu mereka, contohnya H-5 bercerita mengenai sakit hati ditinggal nikah, lalu luka sebagai orang ketiga dalam lagu Lantas, dan Jemari yang bercerita mengenai seseorang yang diberi harapan hanya melalui chat.

"Karena tidak ada cara lain untuk menikmati sakit hati selain ya nikmatin aja, hancur-sehancurnya sekalian, nangis sekalian," ujar Julian.

Juicy Luicy meraih sukses dalam lagu-lagu yang ada di EP Sentimental: Side A. Lagunya sudah meraih 90 juta streams di Spotify. Bahkan lagu andalan mereka dengan judul Tanpa Tergesa sudah meraih 31 juta viewer di Youtube.

Juicy Luicy merupakan band yang terbentuk pada tahun 2010. Mereka pernah masuk sebagai nomine Billboard Indonesia Music Awards 2020 kategori Top Duo/Group/Band of the Year.

Memang tidak butuh waktu sebentar bagi mereka untuk menghasilkan album perdananya. Namun hasilnya dirasa sepadan dengan penantian tersebut.

Baca juga: Akhirnya Brisia Jodie Rilis Album Perdana Berjudul Kisahku

"Produksi album ini fantastis. Saya ingin musik terbaik di KFC dan band ini adalah musik yang terbaik. Ketika aku dengar musiknya memang cocok dengan judul albumnya, bikin sentimental. JMSI senang bisa menjadi bagian kesuksesan band ini," kata CEO JMSI Steve Lillywhite.