Cara Kemenkes Investigasi Kasus Kematian Anak Diduga Hepatitis Akut

Merdeka.com - Merdeka.com - Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan kondisi sosial ekonomi pasien hepatitis menjadi salah satu di antara beberapa faktor yang akan diinvestigasi oleh Kementerian Kesehatan. Langkah tersebut dilakukan seiring temuan kasus hepatitis akut yang menimpa anak-anak.

"Faktor risiko, kondisi sosial ekonomi, kemungkinan penularan di mana adakah yang tertular dan sebagainya menjadi perhatian kami," kata Nadia, Minggu (8/5).

Terkait kematian anak perempuan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang diduga sebagai pasien hepatitis, Kemenkes belum mendapatkan hasil investigasi kasus tersebut.

"Belum ada (hasil investigasi) tentang itu," kata Nadia.

Anak di Tulungagung Diduga Terinfeksi Hepatitis Akut

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengungkap seorang anak perempuan berusia tujuh tahun di daerah itu meninggal diduga terinfeksi hepatitis akut .

"Ya, sudah konfirmasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat, Sabtu (7/5).

Kasil menyebutkan, ciri-ciri klinis anak pasien anak tersebut identik dengan penyakit hepatitis. Namun belum diketahui penyebab dan sumber penularan.

Kasil menambahkan, hasil laboratorium pasien anak tersebut tidam mendeteksi adanya infeksi virus hepatitis A, B, C, D, maupun E.

Dia berujar, status hepatitis akut disematkan sesuai dengan kriteria Kementerian Kesehatan dan Badan Kesehatan Dunia, WHO. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel