Cara Kerja Panel Surya Secara Sederhana, Sehingga Menghasilkan Listrik

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara kerja panel surya perlu kamu kenali sebagai salah satu sumber energi alternatif. Panel surya ini menggunakan energi matahari agar bisa bekerja. Tenaga matahari merupakan energi yang tak terbatas yang dapat digunakan sebagai sumber tenaga listrik.

Sebagai salah satu energi terbarukan, tenaga surya dapat menggantikan bahan bakar konvensional. Penggunaan panel surya sebagai pembangkit listrik tentunya dapat menghemat pengeluaran dan juga ramah lingkungan.

Cara kerja panel surya secara sederhana adalah dengan menyerap cahaya matahari dan menampung energi yang dihasilkan ke dalam sebuah baterai. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan energi tersebut kapan pun diperlukan selama masih ada tampungan energi tersebut.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (6/9/2021) tentang cara kerja panel surya.

Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Teknisi mengecek panel pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di atap Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (6/8/2019). PLTS atap ini bertujuan menghemat pemakaian listrik konvensional sekaligus menjadi energi cadangan saat listrik padam. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Teknisi mengecek panel pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di atap Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (6/8/2019). PLTS atap ini bertujuan menghemat pemakaian listrik konvensional sekaligus menjadi energi cadangan saat listrik padam. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sebelum mengenali cara kerja panel surya, kamu mesti memahami tentang sumber energi alternatif ini terlebih dahulu. Sumber energi dibutuhkan manusia untuk kelangsungan hidup sehari-hari. Menurut KBBI, energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja (misalnya untuk energi listrik dan mekanika) atau daya (kekuatan) yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai proses kegiatan.

Energi dibagi menjadi dua, yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Energi terbarukan juga biasa disebut dengan energi alternatif. Energi alternatif adalah semua energi yang bertujuan menggantikan bahan bakar konvensional.

Sudah lama matahari digunakan sebagai sumber utama penghasil energi di bumi. Umum dikenal dengan tenaga surya, macam energi ini digunakan manusia untuk menghasilkan listrik di samping tenaga-tenaga lainnya seperti air, angin, uap, juga nuklir.

Berbeda dengan sumber alam seperti batu bara dan minyak yang diperkirakan dapat habis, tenaga matahari terbilang tidak bisa habis. Hanya saja perlu biaya yang mahal untuk bisa membangun reaktornya. Faktor cuaca juga menjadi salah satu hambatannya.

Energi dari panel surya dapat dijadikan sebagai energi alternatif untuk mengatasi kenaikan harga listrik konvensional dan juga non subsidi. Energi utamanya berasal dari energi matahari yang tentunya bisa kamu dapatkan secara gratis. Apalagi, secara letak geografis, Indonesia berada di garis khatulistiwa, sehingga sangat kaya akan sumber energi surya. Bahkan, Indonesia memiliki intensitas radiasi matahari rata-rata sekitar 4.8 kWh/m2 per hari di seluruh wilayah Indonesia.

Jika kamu memaksimalkan penggunaan energi surya sebagai sumber energi alternatif bagi listrik untuk instansi, perindustrian sampai dengan rumah tangga, kamu dapat menghemat tagihan listrik.

Mengenal Sel Surya

Petugas memeriksa panel surya (Solar Cell) di gedung ESDM, Jakarta, Rabu (2/3/2016). Manfaat pengunaan panel surya untuk industri dapat menghemat energi serta biaya ketika puncak beban listrik tinggi di siang hari. (Liputan6.com/Gempur M Surya)
Petugas memeriksa panel surya (Solar Cell) di gedung ESDM, Jakarta, Rabu (2/3/2016). Manfaat pengunaan panel surya untuk industri dapat menghemat energi serta biaya ketika puncak beban listrik tinggi di siang hari. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Sebelum mengenal cara kerja panel surya, kamu perlu mengetahui apa itu sel surya terlebih dahulu. Pasalnya dalam mengenal cara kerja panel surya, sel surya memiliki peran yang sangat penting. Seperti Liputan6.com kutip dari Merdeka, sel surya adalah perangkat elektronik yang menangkap sinar matahari dan mengubahnya langsung ke listrik.

Sel surya biasanya digabungkan untuk membuat unit yang lebih besar disebut modul surya, yang kemudian digabungkan lagi menjadi unit lebih besar yang disebut panel surya. Jadi, panel surya adalah kumpulan sel surya yang ditata sedemikian rupa agar efektif dalam menyerap sinar matahari.

Dikutip dari BUTTMKP, sel surya ini terdiri dari beberapa komponen photovoltaic atau komponen yang dapat mengubah cahaya (photo) menjadi listrik (voltaic). Umumnya sel surya terdiri dari lapisan silikon yang bersifat semikonduktor, metal, lapisan anti reflektif, dan strip konduktor metal. Lapisan-lapisan inilah yang berjasa menghasilkan listrik agar bisa kamu nikmati di rumah.

Banyaknya sel surya yang disusun untuk menjadi panel surya akan berbanding lurus dengan energi yang dihasilkan. Semakin banyak sel surya yang digunakan, maka semakin banyak pula energi matahari yang dikonversi menjadi energi listrik. Jumlah sel surya untuk penggunaan industri tentu berbeda dari sel surya untuk rumah. Sel surya berbasis silikon adalah jenis yang paling sering yang dijumpai dalam penggunaan masal.

Cara Kerja Panel Surya

Pekerja melakukan pengecekan panel surya di atas gedung di kawasan Jakarta, Senin (31/8/2020). Pemerintah tengah menyiapkan peraturan presiden terkait energi baru terbarukan dan konservasi energi agar target 23 persen bauran energi di Indonesia bisa tercapai pada 2045. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja melakukan pengecekan panel surya di atas gedung di kawasan Jakarta, Senin (31/8/2020). Pemerintah tengah menyiapkan peraturan presiden terkait energi baru terbarukan dan konservasi energi agar target 23 persen bauran energi di Indonesia bisa tercapai pada 2045. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sederhananya, panel surya merupakan alat yang terdiri dari sel surya yang dapat mengubah cahaya menjadi listrik. Panel surya sering kali disebut sel fotovoltaik atau photovoltaic yang dapat diartikan sebagai "cahaya-listrik". Sel surya atau sel PV bergantung pada efek photovoltaic untuk menyerap energi Matahari dan menyebabkan arus mengalir antara dua lapisan bermuatan yang berlawanan.

Dari penjelasan sebelumnya tentang sel surya, dapat disimpulkan bahwa cara kerja panel surya berarti membahas proses yang terjadi di dalam sel surya. Cara kerja panel surya sederhananya adalah ketika sel surya menyerap cahaya, maka terdapat pergerakan antara elektron di sisi positif dan negatif. Adanya pergerakan ini menciptakan arus listrik sehingga dapat digunakan sebagai energi alat-alat elektronik.

Lebih detailnya, cara kerja panel surya ini dimulai dari energi matahari membawa foton yang bisa dipecah menjadi ion positif dan ion negatif. Ion negatif ini akan bergerak menuju lapisan negatif yang ada di sel surya, dan begitu pula sebaliknya dengan ion positif. Ion negatif akan bergerak menuju ion positif melewati beberapa lapisan. Pergerakan inilah yang menciptakan arus listrik.

Semakin banyak sel surya yang terpasang, semakin besar pula voltase maupun arus yang dihasilkan. Oleh karena itu pemasangan panel surya juga disusun berdasarkan kebutuhan listrik khususnya dalam rumah tangga. Begitulah cara kerja panel surya yang penting dipahami.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel