Cara Memaksimalkan Pencahayaan Alami di Rumah dan Manfaatnya

·Bacaan 10 menit
Cara Memaksimalkan Pencahayaan Alami di Rumah dan Manfaatnya
Cara Memaksimalkan Pencahayaan Alami di Rumah dan Manfaatnya

Rumah.com - Pencahayaan alami di rumah memberikan kesan lapang bagi sebuah hunian. Tanpa perlu repot menghidupkan lampu di siang hari kita bisa beraktivitas dengan nyaman. Bayangkan kalau harus tinggal di tempat luas tetapi tidak memiliki penerangan alami yang cukup, deh. Pasti Anda akan merasa suram, sesak, dan ingin segera pergi ke luar rumah.

Pencahayaan adalah sistem penerangan di dalam bangunan atau ruangan yang dibuat untuk membantu manusia menjalankan aktivitasnya. Sedangkan pencahayaan alami adalah penerangan yang menggunakan sumber cahaya alami seperti matahari, bintang, atau bulan. Jadi, pencahayaan alami tidak menggunakan sumber cahaya buatan seperti lampu, lilin, atau yang lainnya.

Selain menghemat listrik, sistem pencahayaan alami juga bisa membantu penghuni rumah menjadi lebih sehat. Dalam artikel ini, Rumah.com akan berbagi seputar hal-hal berikut ini:

  1. Teknik pencahayaan alami aktif

    1. Light shelf

    2. Prismatic skylight

    3. Fiber-optic

    4. Reflektor dan heliostat

    5. Light tube/Tubular

  2. Teknik pencahayaan alami pasif

    1. Jendela

    2. Clerestory

    3. Skylight

    4. Sloped gazing

    5. Sawtooth roof

    6. Lightwell

  3. Manfaat pencahayaan alami

Kelebihan dan Kekurangan Berbisnis Rumah Kontrakan
Kelebihan dan Kekurangan Berbisnis Rumah Kontrakan

Investasi Properti

Kelebihan dan Kekurangan Berbisnis Rumah Kontrakan

https://www.rumah.com/panduan-properti/kelebihan-dan-kekurangan-berbisnis-rumah-kontrakan-7706[/article]

Teknik pencahayaan aktif

Teknik pencahayaan aktif secara garis besar bisa dijelaskan sebagai teknik memanfaatkan cahaya alami dari luar ruangan dengan cara melakukan rekayasa alur cahaya, sehingga cahaya alami dari luar dapat mengarah ke titik yang diinginkan. Ada enam teknik pencahayaan alami aktif, yaitu.

Light shelf

Ilustrasi pemanfaatan cahaya alami dengan light shelf. Sumber: designbuildings.co.uk
Ilustrasi pemanfaatan cahaya alami dengan light shelf. Sumber: designbuildings.co.uk

Ilustrasi pemanfaatan cahaya alami dengan light shelf. Sumber: designbuildings.co.uk

Light shelf adalah teknik menggunakan ambalan (shelf) pada sebagian jendela sehingga sebagian asupan cahaya yang masuk bisa dikurangi atau diarahkan ke titik yang lain. Seperti pada gambar, penggunaan ambalan berfungsi untuk memantulkan sebagian cahaya yang tadinya mengarah langsung ke dalam ruangan menjadi terarah sebagian ke langit-langit ruangan.

Dengan demikian, sebagian cahaya akan menerangi langit-langit ruangan dan memantulkan cahaya yang lebih lembut dan merata ke penjuru ruangan.

Prismatic skylight

Perbedaan macam-macam jenis skylight. Sumber: sunoptic.
Perbedaan macam-macam jenis skylight. Sumber: sunoptic.

Perbedaan macam-macam jenis skylight. Sumber: sunoptic.

Prismatic skylight cara kerjanya mirip dengan skylight, yaitu bukaan kaca seperti jendela namun diletakkan di atap rumah. Dengan demikian, cahaya matahari bisa masuk ke dalam rumah. Bedanya, skylight biasa akan membuat arah cahaya matahari terfokus pada satu titik sehingga pencahayaan ruangan tidak merata. Selain itu, panas dan sinar ultraviolet yang terkandung dalam cahaya matahari yang mengarah langsung ke titik tertentu bisa membuat titik yang terkena cahaya langsung, misalnya lantai kayu atau karpet menjadi pudar.

Sementara itu, prismatic skylight dibuat sedemikian rupa sehingga dapat membuat cahaya matahari menyebar secara merata ke seluruh ruangan.

Light tube

Light tube dengan tabung yang memantulkan cahaya matahari ke dalam ruangan. Sumber: sunaire.com.
Light tube dengan tabung yang memantulkan cahaya matahari ke dalam ruangan. Sumber: sunaire.com.

Light tube dengan tabung yang memantulkan cahaya matahari ke dalam ruangan. Sumber: sunaire.com.

Light tube atau tabung cahaya mirip dengan skylight. Bedanya, light tube memiliki tabung yang terbuat dari material yang mampu memantulkan cahaya matahari dengan sangat efektif. Kelebihannya, light tube dapat diaplikasikan pada rumah dengan atap yang menggunakan plafon, seperti kebanyakan rumah di Indonesia.

Fiber optic

Tampak bagaimana cahaya menyebar ke ujung fiber optic. Sumber: Flickr/Plusea
Tampak bagaimana cahaya menyebar ke ujung fiber optic. Sumber: Flickr/Plusea

Tampak bagaimana cahaya menyebar ke ujung fiber optic. Sumber: Flickr/Plusea

Sesuai namanya, fiber optic atau serat optik dibuat sedemikian rupa sehingga cahaya yang masuk dari salah satu ujungnya tidak bisa begitu saja menyebar keluar. Cahaya ini akan merambat tetap di jalur kabelnya dan muncul kembali di ujung lain dari serat optik tersebut. Kelebihan serat optik ini adalah sifatnya yang fleksibel sehingga aliran cahaya dapat dibelokkan ke titik yang diinginkan.

Menyederhanakan cara kerjanya, satu ujung serat optik ini ditempatkan di titik yang terkena terpaan sinar matahari, sementara ujung yang lain diarahkan ke ruangan yang memerlukan pencahayaan.

Reflektor dan heliostat

Reflektor dan heliostat memiliki fungsi utama yang sama, yaitu memantulkan cahaya alami. Bedanya, reflektor ditempatkan di dalam ruangan, sementara heliostat ada di luar ruangan.

Reflektor bisa terdiri dari material yang berbeda-beda, namun yang pasti memiliki sifat memantulkan cahaya yang baik. Reflektor ini ditempatkan di titi-titik di mana terdapat bukaan cahaya seperti jendela atau skylight. Reflektor ini dipasang dengan sudut sedemikian rupa sehingga dapat memantulkan cahaya ke titik yang diinginkan.

Kiri: Salah satu contoh heliostat. Kanan: Tampak cahaya matahari hasil pantulan heliostat. Sumber: Inhabitat.
Kiri: Salah satu contoh heliostat. Kanan: Tampak cahaya matahari hasil pantulan heliostat. Sumber: Inhabitat.

Kiri: Salah satu contoh heliostat. Kanan: Tampak cahaya matahari hasil pantulan heliostat. Sumber: Inhabitat.

Sementara itu, heliostat adalah reflektor yang dipasang di luar ruangan. Biasanya, heliostat memiliki kemampuan untuk menyesuaikan arah hadap terhadap cahaya matahari sehingga bisa memantulkan cahaya matahari seefektif mungkin sepanjang munculnya matahari.

Baca juga: 18 Rumah Adat Untuk Inspirasi Hunian Anda

Pencahayaan pasif

Kebalikan dari pencahayaan aktif, di mana sistemnya melibatkan rekayasa alur cahaya, pencahayaan alami pasif tidak menggunakan rekayasa alur cahaya, sehingga baik intensitas cahaya yang masuk dan arah datangnya benar-benar tergantung dari sumber cahaya alami yang datang. Sesuai penjelasan tersebut, semua teknik pencahayaan pasif sebenarnya mirip dengan jendela, hanya berbeda di penempatannya.

Jendela

Teknik pencahayaan alami yang satu ini sudah pasti diketahui semua orang. Jendela adalah bukaan yang dipasang di dinding. Fungsi jendela ini adalah untuk jalan masuk cahaya alami dan juga sirkulasi udara saat kaca dibuka. Posisi jendela adalah sejajar dengan mata. Dengan demikian, penghuni di dalam ruangan bisa melihat langsung ke luar ruangan.

Clerestory

Clerestory bermanfaat untuk menjaga asupan cahaya agar tidak berlebih di dalam ruangan, namun menyebar secara merata. Sumber: Flickr/Chris Hunkeler.
Clerestory bermanfaat untuk menjaga asupan cahaya agar tidak berlebih di dalam ruangan, namun menyebar secara merata. Sumber: Flickr/Chris Hunkeler.

Clerestory bermanfaat untuk menjaga asupan cahaya agar tidak berlebih di dalam ruangan, namun menyebar secara merata. Sumber: Flickr/Chris Hunkeler.

Clerestory adalah bukaan seperti jendela yang posisinya lebih tinggi di atas jendela. Bagi orang Indonesia, clerestory biasanya ditemukan di atas pintu.

Clerestory biasanya diterapkan di ruangan yang berada di bagian luar, di mana jika Anda menempatkan jendela di dindingnya, Anda akan mendapatkan terlalu banyak asupan cahaya. Selain terlalu terang, panas cahaya matahari bisa membuat suhu ruangan menjadi panas.

Skylight

 Skylight tidak hanya membuat ruangan menjadi lebih terang, tetapi juga menambah estetika dan membuat ruangan menjadi terasa lebih luas. Sumber: Flickr/Peter Kaminski
Skylight tidak hanya membuat ruangan menjadi lebih terang, tetapi juga menambah estetika dan membuat ruangan menjadi terasa lebih luas. Sumber: Flickr/Peter Kaminski


Skylight tidak hanya membuat ruangan menjadi lebih terang, tetapi juga menambah estetika dan membuat ruangan menjadi terasa lebih luas. Sumber: Flickr/Peter Kaminski

Seperti dijelaskan sebelumnya, skylight adalah jendela yang berada di atap. Selain berfungsi sebagai penerangan, skylight membuat ruangan menjadi terasa lebih luas karena Anda dapat memandang langit-langit.

Lightwell

Dari sudut ini kita seolah berada di dasar sumur dan melihat cahaya yang datang dari atas. Itu sebabnya bukaan ini disebut sebagai sumur cahaya. Sumber: Flickr/Remy Lanvin.
Dari sudut ini kita seolah berada di dasar sumur dan melihat cahaya yang datang dari atas. Itu sebabnya bukaan ini disebut sebagai sumur cahaya. Sumber: Flickr/Remy Lanvin.

Dari sudut ini kita seolah berada di dasar sumur dan melihat cahaya yang datang dari atas. Itu sebabnya bukaan ini disebut sebagai sumur cahaya. Sumber: Flickr/Remy Lanvin.

Sepintas, lightwell mirip skylight. Bedanya, jika skylight merupakan bagian dari atap bangunan, lightwell merupakan bagian atas dari bangunan tanpa atap. Jadi, lightwell merupakan bagian terbuka yang berada di tengah-tengah bangunan bertingkat.

Sawtooth roof

Penggunaan sawtooth roof pada bangunan industri. Gambar: Flickr/Mike Cough.
Penggunaan sawtooth roof pada bangunan industri. Gambar: Flickr/Mike Cough.

Penggunaan sawtooth roof pada bangunan industri. Gambar: Flickr/Mike Cough.

Sawtooth roof adalah model atap bergerigi seperti gergaji. Pada atap ini, bagian vertikalnya terdapat jendela. Sawtooth roof banyak digunakan pada bangunan industri berukuran besar agar asupan cahaya yang masuk cukup untuk menerangi bagian tengah ruangan.

Sloped glazing

Contoh slope glazing dan bukaan udara. Gambar: FGIA.
Contoh slope glazing dan bukaan udara. Gambar: FGIA.

Contoh slope glazing dan bukaan udara. Gambar: FGIA.

Sloped glazing adalah penggunaan bukaan cahaya miring pada bagian atas rumah. Sepintas, sloped glazing ini mirip skylight, namun memiliki ukuran yang lebih besar. Selain itu, sloped glazing juga memiliki bukaan jendela yang berfungsi untuk sirkulasi udara.

Beberapa bangunan bahkan menggunakan sistem sloped glazing untuk seluruh atapnya. Sehingga atap bangunan terdiri dari kaca.

Tip Rumah

Pertimbangkan letak dan arah hadap rumah Anda sebelum memilih sistem pencahayaan alami yang tepat.

Manfaat pencahayaan alami

Ya, tanpa sadar kita sangat membutuhkan pencahayaan alami di rumah. Bukan hanya dari segi kesehatan, tetapi masih banyak lagi alasan Anda membutuhkan pencahayaan alami di rumah. Baca lebih lanjut, yuk, melalui artikel ini.

1. Pencahayaan alami di rumah = hemat energi

Ini salah satu alasan paling umum mengapa pencahayaan alami di rumah sangat dibutuhkan. Dengan adanya jendela besar dan langit rumah yang tinggi tentunya Anda tidak membutuhkan banyak lampu untuk menerangi suatu ruangan.

Tidak perlu menyalakan banyak lampu pasti membantu menghemat daya listrik. Anda pun dapat menghemat uang saat harus membayar tagihan listrik bulanan. Di sisi lain, pemakaian listrik yang boros berarti membuat cadangan energi cepat habis.

2. Meningkatkan fokus dan konsentrasi

Working from home atau WFH sudah menjadi kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Saat bekerja di rumah tentu adanya penerangan alami terasa jauh lebih nyaman dan aman bagi kondisi mata.

Hal tersebut sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Alan Hedge, seorang profesor dari Departemen Analisis Desain dan Lingkungan di Universitas Cornell, AS. Disebutkan bahwa 84% pekerja yang ‘menggunakan’ sinar matahari selama di kantor tidak memiliki keluhan mata lelah, sakit kepala, atau penglihatan kabur yang memengaruhi produktivitas.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk bekerja di dekat jendela sehingga Anda bisa mendapatkan pencahayaan alami di rumah sebanyak mungkin. Saat sedang penat pun tinggal memandang ke luar jendela untuk mengambil break singkat.

3. Pencahayaan alami di rumah baik untuk visual

Masih berkaitan dengan poin kedua di atas, mata kita baru berfungsi optimal dengan adanya penerangan. Membaca buku, menonton TV, bahkan main game akan lebih nyaman dilakukan dalam kondisi terang.

FYI, layar komputer, layar ponsel, dan lampu neon dapat menyebabkan ketegangan pada mata, bahkan bisa merusak kondisi mata. Sementara pencahayaan alami di rumah sangat mendukung semua kegiatan yang membutuhkan visual.

Dikutip dari laman North Carolina State University, pencahayaan alami terbukti menurunkan risiko rabun jauh pada anak-anak dan dewasa dengan cara memproduksi dopamin yang membantu menjaga mata tetap sehat.

4. Meningkatkan sistem imun dan mengurangi stres

Seperti diketahui sinar matahari selain membantu memproduksi vitamin D pada tubuh juga menyebabkan otak dapat memproduksi serotonin. Hormon inilah yang dapat memperbaiki suasana hati, memberikan energi, serta mengurangi rasa sakit.

Pencahayaan alami tentu memungkinkan seseorang untuk mendapatkan manfaat sinar matahari sebanyak-banyaknya. Dengan tubuh sehat satu masalah hidup teratasi, kan? Anda tinggal menjalani hidup tetap bahagia yang memengaruhi sistem imun serta mengurangi stres.

<p><strong><em>Seringkali ada kekeliruan saat membeli rumah, simak video berikut untuk menghindari hal tersebut.</em></strong></p><p style="text-align: justify;"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/kXel4d-Pfak" width="300" height="150"></iframe></p>

5. Pencahayaan alami di rumah mendukung nilai hunian

Lebih suka rumah dengan jendela besar atau jendela kecil? Kebanyakan orang akan memilih rumah berjendela besar. Alasannya jelas bahwa jendela besar akan mendukung sirkulasi udara lebih baik. Anda pun tidak butuh kipas angin atau AC saat tinggal dengan nyaman di dalamnya.

Dengan membuka jendela dan membiarkan cahaya alami serta angin segar masuk ke dalam rumah maka Anda bisa ikut mencegah kelembapan dan bau apak yang mengganggu. Sinar matahari juga bisa membunuh kuman pada permukaan alat-alat rumah tangga sehingga lebih awet. Nilai lebih bagi penghuninya, kan?

6. Cocok buat yang menyukai tanaman hias indoor

Senang memelihara tanaman, tapi malas panas-panasan di luar ruang? Coba pilih tanaman indoor yang tidak membutuhkan terlalu banyak sinar matahari sebagai dekorasi rumah. Ada monstera, anthurium, lidah mertua, aspargus fern, sirih gading, maupun spider plant bisa jadi pertimbangan.

Jika memiliki pencahayaan alami di rumah yang berlimpah, nih, kesempatan untuk memelihara berbagai jenis tanaman hias indoor juga terbuka lebar. Apalagi tanaman hias indoor pun punya banyak manfaat bagi penghuni rumah. Mulai dari mendetoksifikasi udara, membuat ruangan lebih asri, hingga meningkatkan mood seseorang.

7. Pencahayaan alami di rumah bikin tidur lebih nyenyak

Tanpa disadari waktu tidur dan bangun dipicu oleh kondisi gelap maupun terang dari lingkungan di sekeliling kita. Cahaya pula yang mengatur ritme sirkadian, yaitu jam internal tubuh yang memberi sinyal kapan harus beraktivitas dan beristirahat. Selain itu cahaya juga memengaruhi produksi melatonin atau hormon penting untuk meningkatkan kualitas tidur.

Adanya pencahayaan alami di rumah membuat istirahat lebih lelap, meskipun tanpa menyalakan lampu. Cukup buka gorden untuk membiarkan cahaya bulan atau lampu di luar masuk ke kamar tidur tanpa merusak ritme sirkadian kita.

Sering terpapar sinar matahari atau pencahayaan alami akan membuat ritme sirkadian kita selaras dengan waktu matahari terbit dan terbenam. FYI, mereka yang sering terpapar cahaya alami bisa tidur 46 menit lebih lama. Asyik, kan?

Itulah beberapa alasan mengapa Anda membutuhkan pencahayaan alami di rumah. Bisa dipastikan lebih banyak untungnya bagi diri sendiri hingga bangunan keseluruhan. Semoga bisa Anda praktikkan untuk mendapatkan hidup lebih berkualitas.

Anda bisa mengetahui biaya apa saja yang dibutuhkan dan perlu disiapkan jika ingin membeli sebuah apartemen melalui video yang menarik dan informatif berikut ini!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya