Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Benar, Tidak Boleh Sembarangan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara memandikan bayi perlu dilakukan dengan langkah-langkah yang benar. Pasalnya, tubuh bayi yang baruh lahir sangat lemah daya tahan tubuhnya terhadap kuman. Selain itu, penurunan suhu tubuh akibat kedinginan juga akan mengganggu kerja organ tubuh bayi, terutama jantung.

Oleh karena itu, bila tubuh bayi masih bisa dibersihkan dengan diseka lap hangat maka hal itu lebih baik. Ini dilakukan untuk menghindari kedinginan pada bayi. Namun, bila bayi tampak berkeringat, basah terkena gumoh ataupun tumpahan susu, ada baiknya segera kamu mandikan.

Hal ini juga berlaku bila bayi banyak disentuh oleh orang-orang yang berkunjung. Tentunya tak ada jaminan tangan teman atau kerabat yang berkunjung sudah bersih. Bayi baru lahir sangat lemah daya tahan tubuhnya terhadap kuman.

Cara memandikan bayi yang benar wajib diketahui oleh setiap orang tua. Mulai dari berbagai persiapan sebelum mandi, hingga langkah-langkah saat memandikan Si Kecil harus dipahami oleh orang tua, agar bayi senantiasa bersih dan terjaga kesehatannya. Berikut Liputan6.com rangkum dari KlikDokter, Jumat (10/9/2021) tentang cara memandikan bayi.

Persiapan Sebelum Memandikan Bayi

Persiapan Sebelum Memandikan Bayi
Persiapan Sebelum Memandikan Bayi

Cara memandikan bayi yang benar harus mengikuti prosedur mulai dari mempersiapkan berbagai perlengkapan, tempat, dan persiapan-persiapan lainnya. Kamu harus memperhatikan lokasi, suhu ruangan, jumlah air, lama mandi, dan selalu mengawasinya.

Berikut persiapan sebelum menerapkan cara memandikan bayi yang harus kamu ikuti:

Persiapkan semua perlengkapan

Persiapan sebelum cara memandikan bayi yang paling penting diperhatikan adalah menyiapkan segala alat dan kebutuhan untuk mandi. Kumpulkan semua alat yang dibutuhkan, kemudian letakkan semua kebutuhan mandi dalam jangkauan kamu. Hal ini akan memudahkan dan membuat kamu tidak perlu meninggalkan bayi.

Alat-alat yang dibutuhkan, di antaranya bak mandi, air hangat dalam baskom, perlak, lap mandi (washlap), sabun, handuk, kapas, popok baru, baju dan celana pengganti, serta topi. Bedong bayi juga perlu disiapkan, tetapi pastikan kamu mengetahui cara membedong bayi yang benar.

Lokasi dan suhu ruangan

Lokasi memandikan bayi juga penting diperhatikan. Pilih lokasi paling nyaman, yaitu di area yang tidak licin. Hal ini sangat penting diperhatikan karena bila lantai licin, ini akan berbahaya saat kamu mengangkat bayi dari bak. Tubuh bayi baru lahir sangat licin ketika basah, dan kamu harus sangat stabil saat memegangnya. Jadi, pijakan kaki kamu tidak boleh licin.

Selain itu, persiapkan suhu ruangan sebelum membuka baju bayi. Bayi baru lahir akan dengan cepat merasa kedinginan. Bila kamu menggunakan pendingin ruangan, matikan dalam waktu yang cukup lama sebelum baju bayi dibuka.

Suhu dan Jumlah air

Persiapan sebelum cara memandikan bayi selanjutnya adalah memperhatikan suhu air dan jumlahnya. Air yang digunakan harus hangat, jangan gunakan air suhu ruangan (air biasa) maupun air yang panas. Bila memiliki pengukur suhu, maka suhu 32 derajat Celsius dikatakan pas untuk bayi. Kamu juga bisa merasakannya sendiri dengan lipatan sebelah dalam pergelangan. Jika terasa panas, campurkan dengan air dingin agar suhunya lebih cocok.

Selain itu, perhatikan juga jumlah atau volume air. Air tidak perlu merendam seluruh tubuh bayi saat mandi, cukup hanya sekitar ketinggian 2-3 inci. Hal ini untuk mencegah pusar bayi yang belum terlepas terendam air terlalu lama. Selain itu, air yang terlalu banyak berisiko masuk ke saluran pernapasan bayi, misalnya saat pegangan kamu terlepas atau bayi terguling.

Lama proses mandi

Proses memandikan bayi baru lahir tidak perlu terlalu lama. Lima menit sudah cukup untuk memandikan bayi. Hal yang terpenting, seluruh area terutama lipatan tubuh sudah dibersihkan. Semakin lama kamu memandikan bayi maka suhu air dalam bak mandi akan semakin berkurang. Selain itu, karena bayi dalam keadaan tidak tertutup pakaian, ia akan cepat mengalami kedinginan.

Jangan tinggalkan bayi dari pengawasan

Persiapan sebelum cara memandikan bayi yang juga tak kalah penting adalah selalu mengawasinya. Meski air dalam bak tampak dangkal dan bayi juga terlihat tenang di dalam bak, kamu sangat tidak disarankan meninggalkan bayi. Bayi baru lahir belum memiliki kekuatan otot untuk menggerakkan tangan, kaki, apalagi tubuhnya. Jadi, kamu harus menghindari segala hal yang tidak diharapkan. Sekalipun hanya sebentar, kamu sebaiknya tidak meninggalkan bayi. Persiapan sebelum cara memandikan bayi sangat penting diselesaikan sebelum memandikan Si Bayi.

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Benar

Perawat memandikan seorang bayi saat kegiatan pelatihan di RSIA Tambak, Jakarta, Kamis (18/02/2021). Melatih para ibu baru untuk memandikan bayi pertama tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Perawat memandikan seorang bayi saat kegiatan pelatihan di RSIA Tambak, Jakarta, Kamis (18/02/2021). Melatih para ibu baru untuk memandikan bayi pertama tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Setelah melakukan berbagai persiapan dengan benar, kamu bisa segera memandikan bayi. Langkah-langkah memandikan bayi ini harus dilakukan dengan tepat dan berhati-hati. Berikut cara memandikan bayi baru lahir yang wajib diketahui orang tua.

1. Saat suhu ruangan, air, dan perlengkapan mandi telah siap, buka baju bayi secara perlahan.

2. Angkat bayi dengan hati-hati, kemudian baringkan di dalam bak mandi. Selama dibaringkan dalam bak mandi, tangan kiri kamu dilebarkan untuk menahan kepala, leher, dan punggung bayi sekaligus. Ujung jari-jari dikepitkan di ketiak kiri bayi, dengan begitu tangan kamu akan mantap menggenggam sisi tubuh bayi. Pastikan pegangan kamu erat karena tubuh bayi akan sangat licin ketika basah.

3. Dengan tangan kanan, usapkan sabun dan gosok tubuh bayi dengan perlahan. Bersihkan semua area tubuh bayi terutama lipatan tubuh seperti leher, ketiak, selangkangan, dan lipatan lutut.

4. Basuh busa sabun dengan air hangat secara perlahan. Hati-hati jangan sampai air masuk ke mata, hidung, atau mulut bayi.

5. Saat busa sudah dibersihkan, angkat bayi dengan hati-hati dan keringkan di atas handuk dengan segera untuk mencegah kedinginan.

6. Setelah itu kamu dapat memasangkan popok, baju, celana, dan topi bayi. Kamu juga dapat memasang bedong bayi tanpa memaksakan untuk meluruskan tangan maupun kaki bayi. Bedong bayi secara longgar, jangan terlalu ketat.

7. Langkah-langkah memandikan bayi di atas diperuntukkan bagi orang yang menggunakan tangan kanan secara dominan. Bagi kamu yang menggunakan tangan kiri secara dominan, maka tinggal membaliknya.

Terkadang, saat dimandikan bayi akan merasa tidak nyaman dan menangis selama kamu memandikannya. Jika hal ini terjadi kamu bisa memandikan bayi dengan cepat agar tidak memperlama rasa tidak nyamannya, tentunya tetap dengan berhati-hati. Bayi yang menangis saat dibuka baju dan dimandikan kemungkinan besar karena ia baru lahir dan masih terbiasa dalam kondisi rahim ibunya yang hangat. Akan tetapi, hal ini normal terjadi dan seiring berjalannya waktu, bayi akan beradaptasi dan semakin nyaman saat mandi.

Ikutilah cara memandikan bayi baru lahir yang benar dengan baik dan berhati-hati. Persiapan yang matang akan membuat kamu lebih siap melakukannya. Setelah terbiasa, nantinya kamu akan lebih tenang melakukannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel