Cara Membangun Pola Makan dan Tidur Anak secara Teratur Agar Tumbuh Optimal

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Pola makan dan tidur anak yang benar akan memengaruhi perkembangan si kecil. Mulai dari kecerdasaan hingga pertumbuhan fisik si kecil.

Hal tersebut diungkapkan dr. Kanya Ayu Paramastri, SpA Dokter Spesalis Anak, bahwa penerapan aturan makan dan tidur sangat penting karena merupakan kunci pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

"Jadi dasarnya itu makan dan tidur dengan pola yang benar, dengan begitu yang lainpun akan mengikuti seperti kecerdasaran si kecil," ujar dr. Kanya dalam acara virtual “Baby Happy, Keluarga Happy".

Lalu bagaimana cara orangtua membentuk kebiasaan makan dan tidur secara teratur? dr. Kanya menjelaskan jadwal makan dan menyusui yang teratur penting untuk merangsang rasa lapar anak khususnya bila sudah berumur diatas 3 bulan.

Artinya, bayi dilatih untuk bisa menyadari rasa lapar dan kenyang timbul pada dirinya. Untuk bayi berusia lebih dari 6 bulan biasakan makan maksimal hanya 30 menit dan jangan dijanjikan hadiah atau susu atau es krim bila mampu menghabiskan makanannya.

Anak juga harus dibiasakan makan di meja makan sehingga tidak ada distraksi. Sebaiknya, berikan makanan setiap 2-3 jamsekali dengan jeda air putih saja.

"orangtua juga bisa mencontohkan anak makan, seperti bisa saling suap menyuap. Untuk mengindari trauma jangan paksa anak untuk makan, bila sudah 30 menit hentikan makan, apalagi jika si kecil mulai menutup mulutnya dan menggelangkan kepalanya. Dan jangan sambil jalan-jalan ketika makan atau menatap gadget, itu hanya akan menghipnotis anak untuk membuka mulut jadi dia makan tanpa sadar," ujar dr. Kanya.

Berikan ASI atau susu formula hanya mau tidur atau setelah jam makan.

Pola tidur

Ilustrasi/copyrightshutterstock/DONOT6_STUDIO
Ilustrasi/copyrightshutterstock/DONOT6_STUDIO

Lebih lanjut, Dr. Kanya juga memberikan tips metode menidurkan anak yang efektif. Kuncinya, sejak awal orangtua harus memperkenalkan berbagai cara menidurkan secara bergantian, sehingga tidak monoton.

Misalnya, selain menggunakan stroller maupun ayunan gantung, kita bisa coba juga dengan ditepuk-tepuk saja di kasur atau bisa juga diletakkan di bouncer atau baby crib secara bergantian. Jangan menidurkan balita dengan cara-cara yang kiranya akan menyusahkan di kemudian hari, seperti gendong ayun-ayun, jalan keliling rumah dan jalan-jalan naik mobil.

Selain itu, ajarkan si kecil tidur siang dan malam. Dr. Kanya mengatakan jika anak tidur siang secara teratur maka tidur malam pun tidak akan terganggu, anak tidak bangun tengah malam.

Menjelang tidur malam, orangtua bisa membacakan buku, matikan gadget, iringan musik yang membuatnya nyaman. Lakukan terus menurus agar anak tidur dengan nyenyak. Mulailah kegiatan pengantar tidur ini pada pukul 8 malam, dan berikan ASI agar si kecil tidak terbangun karena lapar.

#elevate women