Cara Membuat Barcode di Android, iPhone, atau Laptop

·Bacaan 7 menit
Cara Membuat Barcode di Android, iPhone, atau Laptop
Cara Membuat Barcode di Android, iPhone, atau Laptop

Rumah.com - Memasuki zaman serba digital, hampir seluruh kegiatan yang dilakukan selalu memiliki keterkaitan dan membutuhkan bantuan dari dunia teknologi. Memang betul, dengan adanya teknologi bisa mempermudah seluruh aktivitas, termasuk di dalam dunia usaha. Dikarenakan adanya pandemi, banyak sekali restoran yang sudah tidak bisa menggunakan menu secara fisik dan harus menggantinya dengan menggunakan barcode. Oleh karena itulah, hampir setiap usaha harus mempelajari cara membuat barcode supaya bisa mengikuti trend yang ada.

Penggunaan barcode sebenarnya sudah ada sejak lama. Biasanya barcode digunakan dalam dunia retail untuk menyimpan identitas dari sebuah produk dan harganya. Seiring dengan kemajuannya, bentuk dan fungsi dari barcode mengalami perubahan dan penyesuaian. Barcode menjadi salah satu cara untuk mencatat data dari sebuah produk yang ada supaya bisa dilihat dan dibaca oleh mesin khusus. Supaya Anda bisa mengetahui cara membuat barcode sendiri dengan mudah maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Informasi Tentang Barcode

  2. Perbedaan Barcode dan QR Code

  3. Ragam dan Jenis Barcode

    1. Barcode untuk Keperluan Farmasi

    2. Barcode untuk Keperluan Selain Retail

    3. Barcode untuk Retail dan Bagian Manufaktur

  4. Cara Buat Barcode di Android

  5. Cara Buat Barcode di iPhone

  6. Cara Buat Barcode di Laptop

Informasi Seputar Akta Notaris
Informasi Seputar Akta Notaris

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum, dan Pajak Properti

Informasi Seputar Akta Notaris

1. Informasi Tentang Barcode

Benda-benda yang ada di supermarket biasanya memiliki barcode yang menempel. (Foto: Supersense)
Benda-benda yang ada di supermarket biasanya memiliki barcode yang menempel. (Foto: Supersense)

Benda-benda yang ada di supermarket biasanya memiliki barcode yang menempel. (Foto: Supersense)

Anda pasti pernah mengunjungi pusat perbelanjaan dan melihat-lihat berbagai produk yang ada di dalamnya. Setiap produk yang ada biasanya memiliki sebuah garis-garis yang unik dan biasanya garis-garis tersebut akan discan pada saat Anda hendak melakukan pembayaran. Garis-garis tersebut bisa disebut juga sebagai barcode.

Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan barcode itu? Sesuai dengan namanya, barcode merupakan sebuah susunan dari garis-garis atau bar yang memiliki fungsi untuk menyimpan data dan identitas dari sebuah produk yang ada. Barcode biasanya memiliki beberapa komponen yang berbeda-beda dan setiap komponen yang ada didalamnya menyimpan informasi yang berbeda pula.

Dalam perkembangannya, penggunaan barcode menjadi sangat sukses setelah mulai berkembang dan populernya otomasi dalam dunia ritel. Karyawan ritel bisa menjadi lebih mudah untuk melakukan proses check out produk dan pembeli bisa mendapatkan detail harga produk yang dibelinya dengan lebih cepat lagi.

Penggunaan barcode juga terus mengalami perkembangan dan tidak hanya terfokus di dunia ritel saja. Sekarang sudah ada banyak sekali perusahaan yang memanfaatkan barcode untuk mencatat berbagai inventori yang dimilikinya. Perusahaan penerbangan juga memanfaatkan barcode untuk mencatat barang bawaan dari penumpang yang harus dimasukkan ke dalam bagasi pesawat dan untuk menjaga supaya barang bawaan tidak tercecer ke kargo pesawat lainnya.

Baca Juga: Keren! Inilah 9 Inspirasi Desain Kamar Gaming Terbaik untuk Anda

2. Perbedaan Barcode dan QR Code

QR Code memiliki bentuk yang berbeda dari barcode. (Foto: Pexels - Pixabay)
QR Code memiliki bentuk yang berbeda dari barcode. (Foto: Pexels - Pixabay)

QR Code memiliki bentuk yang berbeda dari barcode. (Foto: Pexels - Pixabay)

Seiring dengan kemajuan teknologi, mungkin saat ini sudah banyak dari Anda yang terbiasa untuk menggunakan QR Code untuk mendapatkan suatu informasi tertentu. Perlu diketahui bahwa QR Code dan barcode adalah dua hal yang berbeda dan masih banyak sekali yang salah kaprah dan menganggap bahwa kedua hal tersebut adalah sama.

Dalam kenyataannya, barcode dan QR Code memiliki beberapa perbedaan. Supaya Anda tidak bingung, di bawah ini adalah beberapa perbedaan antara barcode dan QR Code yang perlu Anda ketahui:

  • Salah satu hal utama yang membedakan antara barcode dan QR Code adalah bagaimana keduanya memiliki tampilan yang benar-benar berbeda. QR Code tidak memiliki bentuk garis atau bar seperti barcode dan memiliki bentuk kotak dengan berbagai gambar layaknya sebuah mosaik pada bagian dalam dari QR Code tersebut.

  • QR Code memiliki kemampuan untuk menyimpan informasi yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan barcode. Oleh karena itulah QR Code banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti menyimpan link dari sebuah situs supaya setiap orang bisa membukanya dengan mudah tanpa harus repot untuk mengetik halaman situs secara manual. Karena keterbatasannya, barcode tidak bisa digunakan untuk menyimpan informasi yang terlalu kompleks dan hanya bisa untuk hal-hal yang sederhana saja.

  • QR Code juga memiliki margin untuk menjadi error dan bermasalah yang sangat kecil. Apabila stiker barcode kotor atau basah maka kemungkinan untuk bisa terbaca menjadi lebih sulit.

Cara membuat barcode sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Bahkan Anda juga dapat membuat barcode secara gratis. Mau punya rumah yang kualitas bangunannya baik di Pamulang, Tangerang Selatan, yang beberapa di antaranya malah menggratiskan biaya BPHTB? Cek pilihan rumahnya dengan harga mulai dari Rp400 jutaan di sini!

3. Ragam dan Jenis Barcode

Barcode memiliki jenisnya tersendiri. (Foto: Royal Label)
Barcode memiliki jenisnya tersendiri. (Foto: Royal Label)

Barcode memiliki jenisnya tersendiri. (Foto: Royal Label)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya di atas, saat ini barcode sudah memiliki beberapa ragam dan jenisnya sendiri. Setiap barcode sengaja dibuat untuk mempermudah dalam proses pencatatan dan pengecekan inventori yang ada pada sebuah badan ritel atau usaha. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa melihat ragam dan jenis barcode seperti yang ada di bawah berikut ini:

1. Barcode untuk Keperluan Farmasi

Dalam dunia farmasi, keberadaan dari barcode sangatlah penting untuk mencatat berbagai keperluan dan identitas dari setiap obat-obatan yang ada. Setiap barcode bisa memberikan identitas dari obat yang ada supaya fungsi dan jumlahnya bisa tercatat dengan baik dan benar. Istilah lain dari barcode yang digunakan dalam industri farmasi bisa disebut juga sebagai Health Industry Barcode.

2. Barcode untuk Keperluan Selain Retail

Selain dalam industri kesehatan, barcode juga banyak dipakai dalam industri lain non retail. Sebagai contoh industri non retail yang menerapkan sistem barcode adalah industri penerbangan. Industri penerbangan memanfaatkan sistem barcode pada bagian luggage atau penyimpanan barang di bagasi pesawat. Koper dari setiap penumpang akan ditempelkan stiker barcode sebagai tanda untuk mencegah terjadinya kesalahan dan membantu penyortiran dalam memasukkan koper ke dalam bagasi pesawat.

3. Barcode untuk Retail dan Bagian Manufaktur

Jenis barcode yang paling utama adalah digunakan untuk perusahaan di bidang retail dan manufaktur. Barcode sangat penting untuk menandakan sebuah produk hingga mencatat inventori dari produk yang ada di dalam sebuah warehouse. Dengan menggunakan sistem barcode otomatis akan mempercepat proses pencatatan produk yang masuk dan keluar.

4. Cara Buat Barcode di Android

Manfaatkan smartphone Android untuk membuat barcode. (Foto: Smartsheet)
Manfaatkan smartphone Android untuk membuat barcode. (Foto: Smartsheet)

Manfaatkan smartphone Android untuk membuat barcode. (Foto: Smartsheet)

Apabila Anda memiliki smartphone Android dan ingin membuat barcode sendiri, maka Anda bisa mencoba untuk mengunduh aplikasi Barcode Generator melalui Play Store. Aplikasi tersebut akan menawarkan jenis barcode apa yang Anda inginkan dan akan melakukan pembuatan barcode baru dengan cepat tanpa harus pusing untuk memikirkan kombinasi kode yang ada. Aplikasi ini juga bisa Anda gunakan untuk membuat QR Code yang bisa dihubungkan dengan berbagai link yang Anda miliki.

Tip Rumah

Membuat barcode sendiri di Android sangatlah mudah untuk dilakukan dan Anda bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan ritel atau usaha Anda.

5. Cara Buat Barcode di iPhone

 iPhone juga bisa digunakan untuk melakukan scan barcode dengan mudah. (Foto:The Tech Panda)
iPhone juga bisa digunakan untuk melakukan scan barcode dengan mudah. (Foto:The Tech Panda)

iPhone juga bisa digunakan untuk melakukan scan barcode dengan mudah. (Foto:The Tech Panda)

Meskipun operating system iOS tidak sefleksibel Android, namun Anda masih bisa membuat barcode dengan mudah pada iPhone yang Anda miliki. Bukalah App Store, lalu Anda bisa mencari sebuah aplikasi yang bernama BarcodeEasy untuk membuat dan melakukan generate barcode dengan mudah dan cepat. Di dalam aplikasi BarcodeEasy juga sudah tersedia berbagai jenis barcode seperti ISBN, PDF417 hingga membuat QR Code dengan cepat.

6. Cara Buat Barcode di Laptop

Laptop bisa Anda manfaatkan untuk membuat barcode dengan mudah dan cepat. (Foto: Aeromium Barcode Fonts)
Laptop bisa Anda manfaatkan untuk membuat barcode dengan mudah dan cepat. (Foto: Aeromium Barcode Fonts)

Laptop bisa Anda manfaatkan untuk membuat barcode dengan mudah dan cepat. (Foto: Aeromium Barcode Fonts)

Apabila Anda ingin membuat barcode di laptop, maka Anda perlu menggunakan Microsoft Excel untuk membuatnya sendiri. Untuk cara lengkapnya, ikutilah panduan seperti di bawah ini:

  • Bukalah situs idautomation.com dan pilihlah menu Font Tools.

  • Cari dan temukanlah menu “Microsoft Office Macros & VBA for Excels, Access & Word” lalu unduhlah macro tersebut.

  • Carilah file yang sudah Anda unduh pada laptop, lalu extract seluruh file tersebut.

  • Bukalah Microsoft Excel, lalu pilih menu “Tools” dan temukanlah sub menu “Macro” di dalamnya.

  • Pilihlah tab “Visual Basic Editor” yang ada di dalam menu tersebut.

  • Klik “Import File” lalu masukkanlah file Macro yang sudah Anda unduh sebelumnya ke dalam laptop.

  • Cobalah Macro baru Anda dengan mengetikkan fungsi command barcode di sel yang kosong.

  • Ketiklah “=code128(A1) pada sel B2 lalu tekanlah tombol enter untuk melihat hasilnya.

  • Klik kembali sel B2 dan carilah font dengan ID otomatisasi font.

  • Barcode akan muncul pada sel B2 tersebut dan bisa Anda gunakan.

Itulah artikel mengenai pengertian barcode dan cara membuat barcode menggunakan smartphone seperti Android, iPhone dan juga pada laptop Anda dengan mudah. Selamat mencoba, ya.

Melalui video yang informatif dan menarik berikut ini, Anda bisa mempelajari cara mudah untuk melakukan investasi rumah dengan menggunakan KPR!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya