Cara Membuat Perencanaan Bisnis yang Matang

Dian Lestari Ningsih, cwrachacha
·Bacaan 2 menit

<p>VIVA – Tanpa sebuah rencana, bisnis mungkin saja tetap bisa berjalan, namun tidak ada yang bisa menjamin bisnis tanpa sebuah perencanaan yang matang akan mendulang kesuksesan maksimal. Perencanaan bisnis menjadi sesuatu yang mutlak keberadaannya karena penting untuk membuat dasar beragam aspek dalam menjalankan bisnis agar tepat sasaran dan terarah.

Anda tentu tidak ingin jika bisnis yang Anda kelola mengalami risiko, terhambat, dan kehilangan arah bukan? Oleh karena itu pembuatan perencanaan yang matang dapat menjadi solusi bagi Anda untuk mencegah risiko-risiko bisnis seperti gulung tikar terlalu dini.

Lalu langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan dalam membuat sebuah perencanaan bisnis? Yuk simak tips berikut ini:

1. Lakukan Riset

Salah satu sumber terpenting dari perjalanan sebuah bisnis adalah adanya ide-ide kreatif untuk mengembangkan bisnis. Apalagi bagi Pengusaha muda yang masih memiliki semangat tinggi dalam menuangkan berbagai ide. Namun sayangnya kerap kali ide-ide cemerlang tidak diimbangi dengan takaran baik dan buruknya.

Kelayakan suatu ide perlu diperhitungkan agar dapat dialokasikan dengan tepat dalam bisnis. Riset pasar adalah langkah yang tepat untuk mengawali perencanaan bisnis yang akan Anda buat. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengetahui kebutuhan pasar dan menentukan tujuan bisnis yang akan Anda jalani nantinya.

Kenali apa yang menjadi kebutuhan pasar, kemudian sesuaikan dengan kebutuhan mereka namun tetap perhatikan berbagai aspek lain seperti daya beli dan budaya. Seperti salah satu brand minuman franchise kekinian, Little Squad yang selalu membuat perencaan bisnis dengan tepat sehingga selalu mampu menjadi salah satu minuman unggulan di tengah persaingan bisnis serupa.

2. Tentukan Tujuan

Setiap bisnis yang dijalani pasti memiliki target yang hendak di capai. Target merupakan bagian dari tujuan dalam perencanaan sebuah bisnis. Hal ini merupakan alat ukur bagi keberhasilan kinerja yang telah dilakukan dalam mencapai sasaran. Penentuan tujuan yang jelas akan membantu Anda menjalankan strategi bisnis secara sistematis dan tetap pada jalur yang semestinya.

Tujuan merupakan sebuah panduan untuk memulai bisnis yang berfungsi mendukung efektivitas kinerja yang nantinya akan dituangkan. Biasanya tujuan bisnis terbagi menjadi 3 bagian, yakni tujuan jangka panjang, tujuan jangka menengah, dan tujuan jangka pendek.

3. Buat profil perusahaan

Salah satu poin penting dalam perencanaan bisnis adalah branding. Branding ini dapat dimulai dengan membuat profil perusahaan. Selain berfungsi untuk marketing bisnis, keberadaan profil perusahaan dapat meningkatkan awareness publik mengenai bisnis yang Anda jalankan. Untuk mengundang ketertarikan publik, profil perusahaan pun harus dibuat dalam bentuk yang menarik,inovatif, dan kreatif.

4. Membagi Kategori Perencanaan

Terakhir, untuk membuat perencanaan bisnis yang lebih matang, Anda juga perlu membuat kategori dalam merencanakan bisnis Anda di masa depan. Hal ini bisa disebut sebagai perencanaan strategis, termasuk di dalamnya analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) dan PEST (Political, Economic, Social, Technological). Pembuatan kategori ini akan memudahkan Anda dalam membaca peluang-peluang yang ada.