Cara Membuat Teks Ceramah yang Baik dan Benar

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Teks ceramah adalah jenis karangan yang berisi sekumpulan paragraf yang mengandung informasi atau pengetahuan untuk disampaikan kepada khalayak ramai.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, ceramah adalah pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.

Jadi, teks ceramah merupakan teks yang dibaca dan digunakan seseorang atau pembicara saat sedang melakukan ceramah. Maka itu, penting mengetahui cara membuat teks ceramah yang baik.

Dalam praktiknya, saat menyusun teks ceramah dimulai dengan menentukan topik dan tujuan, menyusun kerangka ceramah, menyusun teks berdasarkan kerangka, hingga menyunting teks ceramah.

Berikut ini ulasan tentang cara membuat teks ceramah yang baik, seperti dilansir dari gerbangkurikulum.sma.kemdikbud.go.id, Senin (15/11/2021).

vidio:4 Pembelian Termahal Liverpool dari Klub Liga Inggris

Struktur Teks Ceramah

Ilustrasi mengetik di laptop. Credit: pexels.com/Gully
Ilustrasi mengetik di laptop. Credit: pexels.com/Gully

Sebelum membuat teks ceramah, penting untuk diketahui struktur penyusunnya. Berikut ini struktur teks ceramah:

Pendahuluan

Berupa pengenaan isu, masalah, maupun pandangan pembicara tentang topik yang akan dibahasnya. Bagian ini sama dengan isi dalam teks eksposisi, yang disebut dengan isu.

Isi

Berupa argumen pembicara berkaitan dengan pendahuluan atau tesis. Pada bagian ini dikemukakan pula sejumlah fakta yang memperkuat argumen-argumen pembicara.

Penutup

Berupa penegasan kembali atas pertanyaan-pertanyaan sebelumnya.

Lengkah-Langkah Menysun Teks Ceramah

Ilustrasi mengetik di laptop. Credit: unsplash.com/Corrine
Ilustrasi mengetik di laptop. Credit: unsplash.com/Corrine

1. Menentukan Topik

Langkah pertama yang perlu dilakukan saat akan menyusun teks ceramah ialah menentukan topik. Ada beberapa topik yang dapat dijadikan bahan ceramah, seperti:

a. Pengalaman pribadi.

b. Hobi dan keterampilan.

c. Pengalaman dalam pekerjaan.

d. Pelajaran sekolah atau kuliah.

e. Pendapat pribadi tentu sesuatu.

f. Peristiwa hangat dan jadi pembicaraan publik.

g. Masalah keagamaan.

h. Problem pribadi yang tak kunjung selesai.

i. Biografi tokoh terkenal.

Lengkah-Langkah Menysun Teks Ceramah

Ilustrasi mengetik di laptop. | Foto: via Liputan6.com
Ilustrasi mengetik di laptop. | Foto: via Liputan6.com

2. Merumuskan Tujuan Ceramah

Ada dua macam tujuan, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.

  • Tujuan umum

Tujuan umum dalam ceramah biasanya dirumuskan dalam tiga hal, yaitu memberitahukan (informatif), memengaruhi (persuasif), dan menghibur (rekreatif).

1. Ceramah informatif

Ceramah informatif ditujukan untuk menambah pengetahuan pendengar. Misalnya, ceramah tentang peranan para pelajar pada masa perang kemerdekaan, posisi Indonesia di kancah internasional.

2. Ceramah persuasif

Ceramah persuasif ditujukan agar pendengar memercayai, menyetujui, atau bahkan mengikuti ajakan pembicara. Misalnya, ceramah tentang cara-cara hidup sehat dan menjaga kesehatan lingkungan.

3. Ceramah rekreatif

Ceramah rekreatif ditujukan agar pendengar merasa terhibur. Karena itu, ceramah ini banyak diwarnai oleh humor, anekdot, atau guyonan-guyonan yang memancing tawa pendengar.

  • Tujuan khusus

Tujuan khusus dalam ceramah ialah tujuan yang merupakan perincian dari tujuan umum. Tujuan umum lebih informasional, lebih jelas, dan terukur dalam pencapaiannya. Berikut contoh hubungan topik, tujuan umum, dan tujuan khusus.

Topik: Keragaman budaya daerah

Tujuan umum: Informatif (memberi tahu)

Tujuan khusus:

Pendengar mengetahui bahwa;

1. Setiap daerah memiliki budaya yang khas.

2. Dalam budaya daerah terdapat nilai-nilai kehidupan yang bisa kita petik.

Topik: Manfaat penghijauan

Tujuan umum: Persuasif (mengajak)

Tujuan khusus:

1. Pendengar memperoleh keyakinan tentang manfaat penghijauan.

2. Pendengar mau mengikuti program penghijauan dengan baik.

Lengkah-Langkah Menysun Teks Ceramah

Ilustrasi menulis. /Copyright unsplash.com/thought catalog
Ilustrasi menulis. /Copyright unsplash.com/thought catalog

3. Menyusun Kerangka Ceramah

Kerangka ceramah merupakan rencana yang memuat garis-garis besar materi yang akan diceramahkan. Kerangka ceramah bermanfaat dalam memudahkan penyusunan karangan.

Dengan begitu, karangan menjadi lebih sistematis dan teratur, menghindari timbulnya pengulangan pembahasan, serta membantu pengumpulan data dan sumber-sumber yang diperlukan.

Kerangka ceramah yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a. Ceramah meliputi tiga bagian pokok, yaitu pengantar, isi, dan penutup.

b. Maksud dari ceramah diungkapkan dengan jelas.

c. Setiap bagian dalam kerangka ceramah hanya memiliki satu gagasan.

d. Bagian-bagian dalam kerangka ceramah harus tersusun secara logis.

Lengkah-Langkah Menysun Teks Ceramah

Ilustrasi mengetik di laptop. Credit: pexels.com/Burst
Ilustrasi mengetik di laptop. Credit: pexels.com/Burst

4. Menyusun Ceramah Berdasarkan Kerangka

Langkah berikutnya adalah mengembangkan kerangka menjadi naskah ceramah yang utuh dan lengkap. Namun, untuk diingat, bahwa perlu dilakukan pemahaman dan pengahayatan terhadap bahan-bahan yang ada, dengan jalan:

a. Mengkaji bahan secara kritis.

b. Meninjau kelayakan bahan dengan khalayak (audiens).

c. Meninjau bahan yang kemungkinan menimbulkan pro dan kontra.

d. Menyusun sistematika bahan ceramah.

e. Menguasai bahan ceramah berdasarkan jalan pikiran yang logis.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel