Cara Memilih Aroma Parfum yang Tepat Tanpa Membaui Langsung

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wewangian bisa membantu membangun mood agar baik sepanjang hari. Namun dalam situasi pandemi ini, berbelanja secara daring adalah opsi yang paling direkomendasikan untuk meminimalkan risiko terpapar Covid-19. Tapi, apakah hal itu juga berlaku untuk parfum?

Dilansir dari Nine, Rabu, 27 Oktober 2021, jika Anda memiliki daftar wewangian yang diinginkan, masih memungkinkan untuk memilih parfum yang pas tanpa harus menghirup aromanya. Johanna Monang, seorang peracik aroma dan pendiri merek wewangian Maison 21G yang berpengalaman di bidang wewangi lebih dari 20 tahun, menjelaskan caranya.

Ia menyarankan sebelum membeli, pelajari dulu kandungan wewangian dalam parfum. Hal itu untuk mendeteksi apakah di dalam parfum mengandung dua kombinasi bahan yang kuat. Jika iya, ia menyarankan untuk menghindari wewangian itu.

"Bahan-bahan yang memiliki aroma kuat biasanya amber, vanila, praline, semua jenis wangi oriental, semua jenis wangi animalic, powdery notes seperti kumarin dan sedap malam, atau woody notes seperti oud (ekstrak pohon) dan nilam," ujar Monang.

Wangi oriental seperti vanila, kayu manis, orris, melati, anggrek, dan orange blossom. Wewangian ini akan menghasilkan aroma yang mewah. Sementara itu, contoh wangi animalic adalah musk.

Idealnya, aroma kuat pada parfum dicampurkan dengan aroma yang lebih ringan dan segar, seperti bergamot, green notes (aroma segar, salah satunya daun teh), ozonic notes, dan wangi bunga yang lembut. Pemilihan aroma ini dimaksudkan agar orang sekitar Anda tidak mencium aroma yang berlebihan.

Jika Anda menginginkan aroma yang segar, dapat memilih kandungan wewangian dengan aroma jeruk, seperti bergamot, jeruk nipis, lemon, jeruk, jeruk bali, blood orange, dan jahe. Wewangian dengan bahan yang mengandung green notes juga dapat menjadi pilihan.

"Rumpun aroma segar lainnya yaitu ozonic/marine, sintetis notes seperti cologne atau floralozone dapat menghasilkan aroma segar, seakan-akan menciptakan angin segar dari pantai dalam wewangian Anda," tutur dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Manis dan Laktonik

Ilustrasi parfum dengan aroma manis. (dok. yslbeautyus.com)
Ilustrasi parfum dengan aroma manis. (dok. yslbeautyus.com)

Untuk memilih parfum dengan aroma yang manis, vanila menjadi pilihan yang tepat. Aroma ini merupakan aroma paling ikonik dan banyak disukai orang. Begitu pula dengan aroma kayu manis.

Aroma manis lainnya yaitu veltol atau ethyl maltol (salah satunya YSL Black Opium) yang beraroma seperti karamel yang sedang dibakar. "Wewangian ini disukai oleh semua orang dan memicu kecanduan di otak kita, semakin Anda menciumnya, semakin Anda menyukainya," tutur Monang.

Aroma laktonik yang biasanya terkandung dalam buah persik, aprikot, dan kelapa, akan memberikan aroma manis yang lembut. Anda bisa mencari sumber-sumber wewangian untuk menemukan notes yang dimiliki oleh parfum Anda.

"Gunakan situs wewangian daring seperti Fragrantica.com dan Basenotes.net untuk mengetahui notes (seperti kayu cendana, pink pepper, dan amber), gunakan informasi ini ketika Anda mencari kembali aroma tersebut," ujar Emma Leslie, Editor Escentual.com, dilansir dari FashionBeans.

Cek Warna Botol

Ilustrasi botol parfum. (dok. Ulysse Pointcheval/Unsplash)
Ilustrasi botol parfum. (dok. Ulysse Pointcheval/Unsplash)

Selain memperhatikan bahan wewangian, Anda perlu memperhatikan warna botol ketika membeli parfum secara daring. Itu lantaran terkadang warna dari botol parfum dapat mencerminkan aromanya.

Botol yang berwarna biru biasanya akan beraroma segar,. Sementara, botol berwarna hijau akan menghasilkan aroma yang netral, serta botol berwarna hitam dan emas akan mewakili aroma yang mewah yang intens.

James Craven, pengarsip parfum di Spesialist Perfumery Les Senteurs, menambahkan jika membeli wewangian, Anda bisa memeriksa siapa di balik pembuat parfum tersebut. Hal ini dimaksudkan agar Anda memiliki gambaran aroma yang akan dibeli.

"Jika Anda menyukai dengan aroma yang dibuat oleh Jean-Claude Ellena, misalnya Terre d’Hermès, Anda mungkin akan menyukai kreasi Ellena lainnya," ujar Craven.

Jika Anda masih ragu-ragu untuk membeli wewangian dengan aroma baru secara daring, tetaplah berada di zona nyaman Anda. Hal terpenting ketika Anda membeli parfum secara daring adalah meluangkan waktu untuk meriset agar menemukan aroma pas yang sesuai dengan kepribadian Anda. (Gabriella Ajeng Larasati)

7 Tips Pulihkan Penciuman Akibat Terpapar Covid-19

Infografis 7 Tips Pulihkan Penciuman Akibat Terpapar Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 7 Tips Pulihkan Penciuman Akibat Terpapar Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel