Cara Memilih Mainan Anak sesuai Usianya, Edukatif dan Tetap Menghibur

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Mainan telah menjadi barang yang tak bisa dipisahkan dari anak-anak, bahkan tak sedikit orang masih keranjingan dengan mainan meski telah menginjak usia dewasa. Nah mom, sering dengan perkembangan zaman dan teknologi, jenis mainan pun semakin beragam dan menuntut orangtua agar lebih berhati-hati memilihkan perminan untuk anaknya.

Memilih mainan yang tepat untuk anak rasanya susah-susah gampang. Apalagi di zaman modern seperti ini, mungkin ada ribuan jenis mainan mulai dari yang termahal hingga buatan tangan sendiri.

Memilih mainan anak tidak boleh sembarangan, tentukan mainan yang sesuai dengan usia si kecil. Bermain merupakan hal yang menyenangkan bagi anak, selain itu bermain juga mengasah kreativitas, imajinasi dan kekuatan fisik. Dengan bermain anak belajar untuk menyengatasi sebuah masalah dan melatihnya tampil percaya diri.

Berikan mainan yang sesuai dengan usia anak, jangan asal untuk memberikan mainan, alih-alih bentuknya yang lucu. Lebih baik pilihlah mainan yang dapat menunjang untuk belajar, namun tetap perhatikan kriteria mainan tersebut, tentunya menarik untuk anak, tahan lama, dan bahan yang digunakan aman.

Untuk itu, berikut Fimela.com akan mengulas cara memilih mainan anak sesuai dengan usianya, edukatif dan tetap menghibur. Dilansir dari Merdeka.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Anak usia 0-6 Bulan

Ilustrasi Anak usia 0-6 Bulan Credit: pexels.com/Bark
Ilustrasi Anak usia 0-6 Bulan Credit: pexels.com/Bark

Bayi dengan usia 0-6 bulan cenderung lebih menggunakan indra penglihatan untuk melihat orang di sekitarnya. Pada fase ini, bayi sudah dapat meraih benda yang ada di dekatnya, ia juga lebih suka memasukkan benda-benda yang di pegang ke dalam mulutnya. Pilihlah mainan yang memiliki warna cerah dan dapat mengeluarkan bunyi.

Tentunya mainan yang aman untuk si kecil misalnya seperti teether, kerincingan, dan atau gantungan yang di letakkan diatas tempat tidurnya yang memiliki bunyi-bunyian, serta beberapa karakter yang berwarna cerah.

Anak usia 7-12 Bulan

Ilustrasi Anak usia 7-12 Bulan Credit: pxels.com/Helena
Ilustrasi Anak usia 7-12 Bulan Credit: pxels.com/Helena

Untuk anak usia 7-12 bulan meraka sudah dapat merangkak dan bahkan bisa duduk. Mainan yang cocok untuk anak usia 7-12 bulan biasanya dengan memberikan buku yang terbuat dari kain dengan gambar-gambar yang menarik, dapat juga memberikan mainan ring stack, atau cincin susun yang berwarna-warni.

Anak usia 1-3 tahun

Ilustrasi Anak usia 1-3 tahun Credit: pexels.com/Anastasia
Ilustrasi Anak usia 1-3 tahun Credit: pexels.com/Anastasia

Anak yang telah memasuki usia 1-3 tahun, ia sudah dapat berjalan dan mengenali lingkungan sekitarnya. Diusia ini, Mom dapat memberikan mainan kepada anak yang dapat melatih sistem motorik, daya ingat, menyelesaikan masalah dan kekuatan otonya. Berikan mainan seperti puzzle sederhana, mengajarkannya menggambar dengan memberikan pensil warna, selain itu berikan ia mainan bola untuk melatih kekuatan otot.

Anak usia 3-5 tahun

Ilustrasi Anak usia 3-5 tahun Credit: pexels.com/Pavel
Ilustrasi Anak usia 3-5 tahun Credit: pexels.com/Pavel

Diusia ini anak sudah dapat melakukan aktifitas untuk bereksperimen dengan teman-temannya. Mainan yang cocok untuk anak usia 3-5 tahun yaitu puzzel, plastisin dengan bahan yang aman untuk anak-anak, playdough, atau buku bergambar.

Anak Usia 5 Tahun Keatas

Ilustrasi Anak Usia 5 Tahun Keatas Credit: pexels.com/Polesie
Ilustrasi Anak Usia 5 Tahun Keatas Credit: pexels.com/Polesie

Anak dengan usia 5 tahun keatas lebih berminat untuk belajar membaca, coba berikan ia buku untuk belajar membaca, belajar bersepeda roda dua, atau juga dapat dengan bermain alat musik. Namun tetap dampingi si kecil ya Mom.

Selain memperhatikan mainan anak, perlu di ingat untuk memilih mainan anak juga perlu di cermati pilihlah bahan mainan yang aman untuk si kecil. Pengawasan orang tua saat anak bermain juga perlu di perhatikan ya Mom!

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel