Cara Menarik Kurangi Persebaran Hoaks di Media Sosial: Abaikan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Eksperimen menarik disampaikan peneliti dari University of Westminster, Inggris, Tom Buchanan. Dilansir Phys.org, Ia menyebut penyebaran hoaks atau berita palsu bakal berkurang jika kita tidak menanggapinya.

Eksperimen tersebut dilakukan pada 2.634 partisipan di Inggris. Hasilnya ada dua temuan yang menonjol, yakni beberapa orang sengaja membagikan hoaks atau kabar palsu dengan tujuan untuk membantahnya.

Sementara temuan lain menunjukkan beberapa orang membagikan hoaks atau berita palsu karena pernah melihat hal yang sama sebelumnya. Artinya jika Anda pernah melihat hoaks yang sama maka sangat mungkin melihatnya lagi di masa mendatang.

Hal ini tentu sangat tidak bagus. Pasalnya meski kita bertujuan untuk menentang hoaks entah dengan memberikan komentar atau mengutip postingan tertentu maka konten tersebut lebih banyak tersebar ke jaringan atau pengikut media sosial kita sendiri.

Jenis interaksi apapun baik dengan emoji atau mengklik tautan hoaks atau berita palsu membuat konten tersebut menyebar juga ke orang lain. Tak heran persebaran hoaks sangat cepat dan menjangkau kalangan yang lebih luas.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Solusi

Ilustrasi Hoaks. (Freepik)
Ilustrasi Hoaks. (Freepik)

Tom menyebut salah satu solusinya adalah dengan mendiamkan konten hoaks atau berita palsu yang beredar di media sosial. Atau hal lain yang bisa dilakukan adalah menghindari pesan berantai yang berisi hoaks.

Tak hanya untuk individu, Tom juga menyarankan platform media sosial juga harus mempertimbangkan untuk menghapus konten hoaks sepenuhnya, bukan hanya memberinya label peringatan seperti yang selama ini dilakukan.

Dan untuk sekarang cara terbaik yang bisa dilakukan individu adalah tidak terlibat dengan konten palsu baik memberikan emoji, komentar, atau bahkan membalas postingan itu.

Saksikan video pilihan berikut ini: