Cara Mencegah Kecelakaan saat Berkendara di Jalan Tol

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Jalan tol banyak digunakan para pengendara kendaraan roda empat saat melakukan perjalanan jauh karena lebih nyaman. Jalan tol kerap disebut sebagai jalan bebas hambatan sehingga akan lebih cepat sampai tujuan.

Kondisi jalan tol yang lurus dan mulus terkadang membuat para pengendara memacu kecepatannya di atas rata-rata. Hal tersebut yang terkadang menjadi satu di antara penyebab kecelakaan di jalan tol.

Selain itu, kelalaian pengendara saat melintasi jalan tol menjadi penyebab terjadi kecelakaan. Kecelakaan di jalan tol bisa disebabkan karena kurangnya kesadaran pengendara dalam tertib berlalu lintas.

Itulah mengapa, penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat mengemudi di jalan tol. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan

Berikut ini rangkuman tentang cara mencegah kecelakaan saat mengemudi di jalan tol, seperti dilansir dari laman ntmcpolri.info, Jumat (5/11/2021).

Tips Berkendara Aman di Jalan Tol

1. Usahakan untuk tetap melajukan kendaraan berada di lajur kiri, dan tidak terlalu sering berpindah lajur, kecuali untuk mendahului.

2. Usahakan untuk tidak melaju di bawah kecepatan minimum yakni 60 km/jam atau melebihi kecepatan maksimum yakni 80 km/jam, sesuai rambu-rambu yang terpasang.

3. Nyalakan lampu kecil saat hujan tiba dan kurangi kecepatan pada permukaan jalan basah. Pedoman jarak aman adalah sesuai kecepatan kendaraan, yaitu kecepatan 80 km/jam.

4. Beristirahat saat merasakan ngantuk dan rasa lelah menyerang dengan menepikan kendaraan ke tempat istirahat. Tidur sejenak atau minum secukupnya. Bisa juga melakukan gerakan-gerakan ringan dan hal bermanfaat lainnya.

5. Jangan membuang benda apa pun keluar mobil, termasuk sampah makanan karena bisa mengganggu pengguna jalan lain hingga terjadi kecelakaan.

Tips Berkendara Aman di Jalan Tol

6. Jangan coba-coba menyingkirkan benda-benda yang ada di sepanjang jalan tol seorang diri karena itu sangat berbahaya. Segera hubungi bagian informasi jalan tol jika ada benda yang mengganggu.

7. Jika ada pekerjaan di jalan tol, perhatikan rambu dan petunjuk yang terpasang.

8. Jika ingin berpindah jalur, pastikan kendaraan yang ada di belakang maupun yang berada di depan posisinya sudah dalam keadaan benar-benar aman.

9. Jika ingin berpindah jalur, nyalakan lampu isyarat lalu bergerak pada saat yang tepat. Jangan lakukan gerakan memotong karena itu sangat berbahaya.

10. Hindari menggunakan bahu jalan untuk beristirahat. Bahu jalan hanya digunakan untuk berhenti dalam keadaan darurat.

Tips Berkendara lain

Sabuk Pengaman

Sabuk merupakan satu di antara alat di dalam mobil yang dapat menyelamatkan nyawa. Maka itu, bagi para pengemudi untuk tidak mengabaikan pentingnya pemakaian sabuk pengaman.

Jangan menggunakan sabuk pengaman hanya karena takut pada polisi, tetapi karena peduli pada keselamatan diri sendiri.

Jangan Mengantuk

Jika pengemudi sudah cukup lelah, disarankan untuk segera menepi untuk tidur sejenak. Banyak orang berpikir kalau menguap bukanlah hal yang harus dikhawatirkan.

Padahal, menguap adalah sistem peringatan dari tubuh untuk segera mengistirahatkan diri. Sebaiknya, saat mengantuk pengemudi menepi sejenak untuk beristirahat dan menghilangkan kantuk.

Jangan Mengoperasikan HP

Mengoperasikan HP saat mengemudi sangat berbahaya karena konsentrasi mengemudi akan buyar, menyebabkan tingkat risiko terhadap kecelakaan meningkat.

Meski saat mengoperasikan HP mata masih tetap melihat ke depan, konsentrasi otak akan terpusat pada HP. Akibatnya fokus pengemudi dalam mengawasi jalan raya akan hilang dan bisa terjadi kecelakaan.

Sumber: NTMC Polri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel