Cara Mencegah Penyakit saat Banjir, Jaga Kebersihan dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara mencegah penyakit saat banjir perlu dikenali setiap orang, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini. Beberapa wilayah di Indonesia mengalami banjir di awal tahun 2021 ini. Salah satu hal yang dikhawatirkan setelah banjir adalah penyakit.

Faktor utama yang jadi penyebab munculnya penyakit saat banjir adalah daya tahan tubuh yang menurun akibat suhu dingin dan kelelahan, serta infeksi bakteri. Seperti yang kita ketahui, air banjir terkontaminasi beragam bakteri dan dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.

Cara mencegah penyakit saat banjir dilakukan dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Penyakit yang paling banyak diakibatkan banjir adalah gangguan pencernaan. Selain itu, kamu juga bisa mengalami leptospirosis, demam tifoid (tipes), demam berdarah, hingga penyakit kulit.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (7/2/2021) tentang cara mencegah penyakit saat banjir.

Cara Mencegah Penyakit saat Banjir

Ilustrasi banjir. (dok. pixabay/@hermann)
Ilustrasi banjir. (dok. pixabay/@hermann)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab timbulnya penyakit saat banjir berhubungan dengan daya tahan tubuh yang menurun dan infeksi bakteri. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan makan makanan sehat, serta penggunaan obat yang tepat perlu dilakukan sebagai cara mencegah penyakit saat banjir.

World Health Organization (WHO) punya anjuran khusus agar kamu tidak terkena penyakit setelah banjir. Berikut cara mencegah penyakit saat banjir menurut WHO:

- Cuci tangan dengan sabun dan air bersih.

- Cuci makanan dengan air bersih. Hindari makanan yang mungkin telah ada kontak dengan air banjir (terkontaminasi).

- Cuci semua pakaian yang telah terkontaminasi air banjir dengan sabun dan air bersih.

- Cuci pula mainan anak-anak yang telah terkena air banjir.

- Selalu konsumsi air minum yang bersih (tidak terkontaminasi air banjir). Air juga dapat dimurnikan dengan merebusnya terlebih dulu atau diberi klorin.

- Gunakan garam rehidrasi oral untuk mengobati dehidrasi.

- Gunakan antibiotik yang tepat untuk memerangi infeksi bakteri (hanya diminum setelah mendapatkan pemeriksaan dan resep dari dokter).

- Gunakan analgesik untuk mengurangi demam.

- Bila perlu, dapatkan vaksinasi hepatitis A.

Cara Mencegah Penyakit saat Banjir yang Dibawa oleh Nyamuk

Salah satu penyebab penyakit saat banjir yang cukup sering terjadi adalah gigitan nyamuk. Tidak heran demam berdarah kerap terjadi di lokasi banjir, karena nyamuk yang merajalela. Berikut cara menghindari penyakit saat banjir yang dibawa oleh nyamuk menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC):

- Berhati-hatilah saat pagi dan sore hari. Ini karena nyamuk lebih aktif pada waktu-waktu itu. Kenakan baju lengan panjang, celana panjang, dan kaus kaki ketika di luar rumah.

- Pasang kawat nyamuk di jendela yang terbuka.

- Jangan biarkan ada air tergenang.

- Gunakan obat nyamuk dengan DEET, picaridin, atau minyak lemon eucalyptus.

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Pasca Banjir

Banjir (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Banjir (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Makan Makanan yang Higienis

Gangguan pencernaan merupakan salah satu penyakit yang sering dialami saat banjir. Hal ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan yang telah terkontaminasi bakteri. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang higienis harus dilakukan saat banjir.

Caranya dengan memasak makanan hingga matang dan tidak jajan sembarangan. Cara sederhana ini dapat meminimalkan infeksi penyakit dan mencegah penyakit akibat banjir.

Konsumsi Makanan Kaya Vitamin dan Mineral

Cara meningkatkan daya tahan tubuh selanjutnya adalah dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin dan mineral. Konsumsi makanan kaya nutrisi untuk menangkal penyakit, seperti vitamin A, C, dan D, serta mineral zinc. Kamu bisa mendapatkannya dari beragam sayur dan buah.

Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin C untuk menaikkan daya tahan tubuh. Untuk anak, kamu juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisinya dengan suplementasi multivitamin yang dapat membantu memelihara kesehatannya.

Jangan Terlalu Lelah

Sangat dipahami bahwa membersihkan rumah pasca banjir sungguh melelahkan. Karena itu, bagilah menjadi beberapa shift agar kamu dan anggota keluarga bisa bergantian. Saat tidak sedang membersihkan, manfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat.

Jaga Kebersihan Diri

Meski lelah, jangan pernah malas untuk mandi dan membersihkan diri. Jika terasa dingin, mandilah dengan air hangat. Bila sedang “sulit air”, setidaknya bersihkan tubuh menggunakan tisu basah, bersihkan tangan dengan hand sanitizer, dan ganti pakaian secara teratur.

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Pasca Banjir

Gunakan Obat Anti Nyamuk

Demam berdarah merupakan penyakit yang sangat mungkin menjangkiti saat musim hujan. Penyakit ini dapat ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue. Maka dari itu, selalu oleskan obat anti nyamuk yang tersertifikasi BPOM saat beraktivitas di luar atau dalam ruangan.

Menghindari Genangan Air

Penyakit yang umum terjadi pasca banjir salah satunya adalah leptospirosis. Banyak tikus yang bersembunyi di lubang-lubang, maupun saluran air. Begitu banjir datang, banyak tikus yang juga terjebak dalam genangan banjir. Maka dari itu, ada baiknya untuk tetap menjauhkan diri dari genangan banjir untuk menghindari infeksi leptospirosis.

Tutup luka terbuka dengan perban atau plester anti air. Jangan lupa untuk tetap menggunakan pakaian tertutup, sepatu karet, atau sarung tangan jika diperlukan saat banjir melanda. Cara tersebut dapat membantu kamu mencegah penyakit akibat banjir.

Dapatkan Vaksinasi

Ini adalah salah satu cara ampuh mencegah penyakit. Bila kamu ingin terhindar dari penyakit akibat infeksi bakteri ataupun penyakit akibat virus, kamu bisa mendapatkan vaksinasi di rumah sakit terdekat.