Cara Mengajukan Cicilan Perumahan Subsidi Serta Syaratnya

·Bacaan 12 menit
Cara Mengajukan Cicilan Perumahan Subsidi Serta Syaratnya
Cara Mengajukan Cicilan Perumahan Subsidi Serta Syaratnya

RumahCom – Kendala dana seringkali menjadi penghambat dalam membeli rumah. Terutama pada saat pertama kali membangun rumah atau merintis keluarga kecil. Semengara itu, opsi mengontrak rumah juga beresiko jika dijadikan rencana jangka panjang. Meski demikian, Anda masih memiliki alternatif untuk mengajukan KPR dengan cicilan perumahan subsidi sebagai solusi hunian bagi keluarga Anda.

Melansir dari laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, KPR bersubsidi adalah kredit/pembiayaan pemilikan rumah yang mendapat bantuan dan/atau kemudahan perolehan rumah bagi pemerintah berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah yang diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip syariah.

KPR subsidi langsung pemerintah ini juga dikenal dengan nama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program KPR FLPP sebenarnya telah aktif berjalan sejak tahun 2010 dan dari tahun ke tahun semakin banyak peminatnya. Program ini menyasar masyarakat yang berpenghasilan maksimal Rp8 juta per bulan untuk memiliki rumah layak huni dengan harga yang terjangkau. Dengan cicilan perumahan subsidi, Anda bisa membeli rumah dengan mudah dengan beban yang lebih ringan.

Jika biasanya masyarakat terkendala karena besaran uang muka (DP) yang ditetapkan bank ataupun developer yang relatif besar, dengan FLPP, masyarakat dapat membeli rumah layak huni dengan uang muka hanya 1 persen dari harga jual rumah melalui KPR subsidi. Keunggulan lain, program ini memiliki suku bunga rendah, cicilan yang terjangkau dan flat (tetap) dengan jangka waktu angsuran hingga 20 tahun. Tidak hanya itu, Anda pun bebas dari premi asuransi dan PPN.

Bagi Anda yang ingin mengetahui KPR subsidi dan besaran cicilan perumahan subsidi, berikut ini ulasan lengkapnya.

  1. Mengenal Perumahan Subsidi

  2. Harga Perumahan Subsidi Murah
    1. Harga Rumah Subsidi di Wilayah Jabodetabek
    2. Harga Rumah Subsidi di Pulau Jawa
    3. Harga Rumah Subsidi di Luar Pulau Jawa

  3. Cicilan Perumahan Subsidi

  4. Persyaratan Perumahan Subsidi
    1. Batasan Gaji
    2. Status Pekerjaan
    3. Syarat Lainnya

  5. Proses Pengajuan Rumah Subsidi

Mengenal BP2BT dan Bedanya dengan Bantuan Pembiayaan Perumahan Lain
Mengenal BP2BT dan Bedanya dengan Bantuan Pembiayaan Perumahan Lain

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

Mengenal BP2BT dan Bedanya dengan Bantuan Pembiayaan Perumahan Lain

Mengenal Perumahan Subsidi

Rumah subsidi ditujukan bagi semua kalangan pekerja baik pekerja formal maupun pekerja informal. Sumber: Rumah.com - Annie Land
Rumah subsidi ditujukan bagi semua kalangan pekerja baik pekerja formal maupun pekerja informal. Sumber: Rumah.com - Annie Land

Rumah subsidi ditujukan bagi semua kalangan pekerja baik pekerja formal maupun pekerja informal. Sumber: Rumah.com - Annie Land

Seperti yang dijelaskan Bank Tabungan Negara, rumah subsidi merupakan program kepemilikan rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan. Rumah subsidi ini dapat meliputi rumah sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun. Untuk dapat menjadi salah satu penerimanya, syarat utamanya adalah:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia

  • Telah berusia 21 tahun atau telah menikah.

  • Program FLPP ini juga berlaku bagi penerima maupun pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah.

  • Telah memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun

  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Rumah subsidi ditujukan bagi semua kalangan pekerja baik pekerja formal di sebuah perusahaan maupun pekerja informal seperti pedagang atau pekerja wiraswasta. Secara lebih jelas, mereka yang dapat menerima fasilitas ini adalah Karyawan dengan maksimal penghasilan Rp8 juta. Selain itu juga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri. ASN golongan III, TNI dan Polri dapat mengajukan pembiayaan rumah subsidi dengan batasan penghasilan menjadi Rp8 juta. Kemudian kategori lainnya adalah guru dan juga untuk pekerja Informal. Pekerja informal bisa memiliki rumah subsidi tetapi supaya verifikasinya lebih mudah sebaiknya pengajuannya untuk banyak orang melalui komunitas, misalnya komunitas pedagang pasar atau komunitas lainnya.

Harga dan cicilan perumahan subsidi yang murah karena adanya bantuan dari pemerintah yang tidak mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) layaknya rumah komersial. Mau punya rumah di Bekasi yang harganya masih murah dengan harga di bawah Rp500 jutaan? Cek pilihan rumahnya di sini!

Harga Perumahan Subsidi Murah

Harga rumah subsidi pada 2021 tak mengalami kenaikan. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov
Harga rumah subsidi pada 2021 tak mengalami kenaikan. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov

Harga rumah subsidi pada 2021 tak mengalami kenaikan. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov

Kenapa perumahan subsidi murah? Itu karena rumah subsidi memiliki suku bunga hanya sebesar 5 per tahun dan tetap. Suku bunga ini tidak mengalami perubahan selama masa cicilan. Belum lagi masa cicilan yang mencapai 20 tahun. Selain itu, uang muka yang perlu dibayarkan hanya sebesar 1 persen dari, harga jual sesuai Kepmen PUPR dan bebas PPN sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Pemerintah pun telah memastikan tidak akan menaikkan harga jual rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada 2021. Sejumlah pertimbangannya adalah hasil survei harga bahan bangunan dan upah pekerja yang diperoleh dari asosiasi pengembang dan tenaga pendukung penyaluran Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) di 45 kabupaten/kota di Indonesia.

Pertimbangan lainnya dari keputusan tidak menaikkan harga jual rumah bersubsidi adalah inflasi perdagangan besar sektor konstruksi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Desember 2020 (year on year) adalah 0,97. Dasar pertimbangan lainnya untuk tidak menaikkan harga jual rumah bersubsidi adalah karena tidak adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2020 lalu.

Dengan demikian harga jual rumah umum tapak/rumah tapak paling tinggi yang dapat dibeli menggunakan KPR Bersubsidi atau BP2BT pada 2021 akan tetap menggunakan batasan harga jual rumah paling tinggi sesuai Keputusan Menteri PUPR Nomor 242/KPTS/M/2020 tahun 2020 dan Keputusan Menteri PUPR Nomor: 587/KPTS/M/2019 tahun 2019.

Mengutip Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum, daftar batasan harga rumah subsidi 2021 yang terbagi dalam 5 lokasi. Berikut ini rinciannya.

1. Harga Rumah Subsidi di Wilayah Jabodetabek

Harga rumah subsidi di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) ditetapkan sebesar Rp168.000.000

2. Harga Rumah Subsidi di Pulau Jawa

Harga rumah subsidi di pulau Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) adalah sebesar Rp150.500.000

3. Harga Rumah Subsidi di Luar Pulau Jawa

Harga rumah subsidi di luar pulau Jawa meliputi:

  • Sumatra (kecuali Kep. Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai): Rp 150.500.000

  • Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas): Rp 156.500.000

  • Kepulauan Anambas: Rp 168.000.000

  • Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu): Rp 164.500.000

  • Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu: Rp 168.000.000

  • Sulawesi: Rp 156.500.000

  • Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara: Rp 168.000.000

  • Papua dan Papua Barat: Rp 219.000.000

Cicilan Perumahan Subsidi

KPR bersubsidi memiliki suku bunga 5 persen yang dibayar oleh Anda tanpa biaya asuransi tambahan . Sumber: Pexels - Kindle Media
KPR bersubsidi memiliki suku bunga 5 persen yang dibayar oleh Anda tanpa biaya asuransi tambahan . Sumber: Pexels - Kindle Media

KPR bersubsidi memiliki suku bunga 5 persen yang dibayar oleh Anda tanpa biaya asuransi tambahan . Sumber: Pexels - Kindle Media

Rumah subsidi jelas menjadi alternatif rumah bagi Anda dengan gaji atau pendapatan yang nominalnya tak terlalu tinggi. Memiliki rumah subsidi pun sangat menguntungkan karena tidak dikenakan pajak, plus memiliki bunga rendah agar dapat memiliki tempat tinggal layak huni.

Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, KPR bersubsidi memiliki suku bunga 5 persen yang dibayar oleh debitur/nasabah sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit, sehingga tidak ada biaya asuransi tambahan yang harus dibayar oleh debitur/nasabah untuk ketiga cakupan asuransi tersebut. Tenornya mencapai 20 tahun dengan uang muka mulai dari 1 persen. Berikut ini simulasinya berdasarkan kalkulator FLPP jika Anda membeli rumah subsidi di wilayah Jabodetabek.

PERHITUNGAN

Harga Rumah = Rp.168.000.000

Jangka Waktu = 20 tahun

Bunga per tahun = 5,00 %

Uang Muka (DP) = Rp.1.680.000,00 atau 1 persen

PEMBAYARAN PERTAMA

Angsuran Ke-1 = Rp.1.097.638,39

Uang Muka = Rp.1.680.000,00

Total Bayar = Rp.2.777.638,39

CICILAN PERUMAHAN SUBSIDI

Angsuran per bulan = Rp.1.097.638,39 selama 240 bulan

Tip Rumah

Cicilan rumah subsidi tergolong murah lantaran memiliki suku bunga hanya sebesar 5 per tahun dan tetap. Suku bunga ini tidak mengalami perubahan selama masa cicilan. Belum lagi masa cicilan yang mencapai 20 tahun.

Persyaratan Perumahan Subsidi

Terdapat persyaratan khusus untuk memiliki rumah subsidi. Sumber: Pexels - RODNAE Productions
Terdapat persyaratan khusus untuk memiliki rumah subsidi. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Terdapat persyaratan khusus untuk memiliki rumah subsidi. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Saatnya Anda mulai memanfaatkan KPR alias cicilan perumahan subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Jenis ini berbeda dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) konvensional karena segmen peruntukannya. Terdapat persyaratan khusus untuk mengajukan KPR subsidi. Alurnya pun cukup berbeda karena merupakan program pemerintah. Perhatikan persyaratan di bawah ini bagaimana langkah mengajukan KPR subsidi yang benar.

1. Batasan Gaji

Pemerintah memberikan ketentuan bagi yang hendak membeli rumah tapak dengan program KPR subsidi FLPP maka penghasilan maksimal Rp8 juta/bulan.

2. Status Pekerjaan

Pemohon program KPR FLPP harus mempunyai masa kerja atau bidang usaha minimal selama 1 tahun.

3. Syarat Lainnya

Selain kedua syarat di atas, terdapat juga beberapa syarat lainnya, yakni:

  • Warga Negara dan Usia

Program KPR subsidi FLPP hanya ditujukan untuk Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia. Usia pemohon pun harus diatas 21 tahun atau telah menikah.

  • Belum Memiliki Rumah dan Menerima Subsidi Pemerintah

Pemohon KPR subsidi FLPP haruslah yang belum pernah memiliki rumah sama sekali, karena program ini bertujuan membantu masyarakat menengah ke bawah, yang mengharapkan memiliki rumah yang layak huni.

Pemerintah sangat tegas dengan aturan ini, karena jika program KPR subsidi FLPP dimiliki oleh orang yang telah memiliki rumah, maka bisa saja pembelian rumah Melalui KPR FLPP justru malah digunakan untuk hal-hal yang sifatnya komersial, seperti disewakan atau diperjual belikan.

  • Memiliki NPWP dan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi

Proses Pengajuan Rumah Subsidi

Untuk mengajukan permohonan subsidi FLPP, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SiKasep. Sumber: Pexels - Cottonbro
Untuk mengajukan permohonan subsidi FLPP, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SiKasep. Sumber: Pexels - Cottonbro

Untuk mengajukan permohonan subsidi FLPP, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SiKasep. Sumber: Pexels - Cottonbro

Kementerian PUPR sudah menyediakan sarana online untuk keperluan mengecek informasi tentang rumah subsidi, lokasinya, harga, pengembangnya, hingga transaksi pembelian. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Anda pun bisa mulai mempersiapkan persyaratan hingga melengkapi dokumen yang diwajibkan. Terakhir Anda tinggal mengajukan dan menunggu persetujuan pembiayaan untuk rumah subsidi tersebut.

Untuk mengajukan permohonan subsidi FLPP, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) melalui PlayStore. Dengan menggunakan SiKasep, masyarakat akan secara online terhubung dengan pemerintah, bank pelaksana, dan pengembang dengan menggunakan sistem host to host. Sedangkan untuk proses verifikasi pengguna, SiKasep terhubung langsung ke Kementerian Dalam Negeri yang sekaligus telah terkoneksi dengan data FLPP yang dikelola oleh BLU PPDPP sehingga subsidi dapat tepat sasaran.

Kalau Anda belum mengetahui cara penggunaan aplikasi SiKasep rumah subsidi, cek panduannya di bawah ini:

  • Unduh di Google Play Store

Dalam smartphone Android Anda, masuk ke dalam aplikasi PlayStore. Kemudian pada menu cari ketik SiKasep dan unduh.

  • Daftarkan Diri Anda

Setelah Anda berhasil mengunduh aplikasi SiKasep, selanjutnya pada halaman depan SiKasep klik daftar. Isi seluruh data pribadi yang diminta dengan lengkap, jangan sampai ada yang terlewat.

  • Swafoto dan Foto KTP

Pada tahap ini aplikasi SiKasep akan meminta foto wajah serta KTP Anda. KTP Lakukan swafoto (selfie) dengan memegang KTP caranya adalah dengan menempatkan wajah Anda pada frame bulat pada layar HP Anda. Selain itu, tempatkan KTP yang telah Anda pegang pada frame kotak, kemudian tekan tombol Foto. Nah, terlihat kan hasil foto anda dengan KTP.

Selanjutnya pada tahap ini, aplikasi SiKasep Akan meminta foto KTP Anda. Anda akan diminta untuk memotret KTP Anda, tempatkan pada frame kotak dan klik setelah terlihat hasil foto KTP Anda. Anda pun diinformasikan dengan pesan jika sudah berhasil registrasi dan diminta untuk melakukan login.

  • Masuk ke Aplikasi

Kini Anda telah masuk pada aplikasi SiKasep rumah subsidi. Dalam menu tampilan awal ada banyak yang bisa dipilih.

  • Cari Rumah Subsidi Idaman dan Pilih

Untuk mencari rumah yang dikehendaki, saatnya Anda memilih menu lokasi rumah idaman Anda. Pada menu lokasi rumah idaman anda akan diarahkan untuk memilih provinsi, kabupaten/kota serta kecamatan. Isi sesuai keinginan Anda untuk memiliki rumah idaman di wilayah yang Anda diincar.

Selanjutnya, Anda bisa klik pada menu Perumahan Sekitar Rumah Idaman. SiKasep rumah subsidi akan menawarkan perumahan subsidi terdekat, pada wilayah rumah idaman yang telah Anda pilih pada menu sebelumnya. Sekarang saatnya memilih rumah subsidi Anda. Apabila telah yakin dengan pilihan rumah subsidi Anda, selanjutnya Anda klik pada tombol pilih. Pada tahap ini Anda telah selesai memilih rumah subsidi Anda.

Apabila SiKasep tidak menemukan lokasi perumahan subsidi di sekitar lokasi rumah idaman Anda. Jangan khawatir, tentunya SiKasep telah menyediakan menu yang berada di sampingnya yaitu lokasi lainnya. Setelah memilih menu Lokasi Lainnya, lakukan hal yang sama seperti tahapan sebelumnya.

  • Pilih Bank KPR FLPP

Untuk memilih menu ini, klik Pilih Bank KPR FLPP. Pada tahap ini Anda dapat memilih bank sesuai keinginan Anda. Setelah memilih, klik tombol pilih.

  • Cek Status Pengajuan KPR Subsidi

Klik pada menu Cek Status Pengajuan KPR. Setelah Anda melewati tahapan-tahapan di atas, selanjutnya Anda dapat melakukan pengajuan proses verifikasi dengan melakukan klik pada tombol ajukan proses verifikasi. Berikut adalah keterangan status 1 sampai dengan 6.

Pada status 1 artinya terdaftar. Pada tahap ini data Anda telah terekam pada database PPDPP, dengan status Terdaftar pada Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan.

Pada tahap 2 artinya proses pengajuan subsidi checking. Subsidi checking adalah proses otomatis secara sistem dengan melakukan pengecekan data KTP dan pengecekan terhadap data debitur subsidi perumahan (cek duplikasi data). Pada tahap ini Anda telah memasuki tahap validasi secara otomatis yang terdiri dari pengecekan data KTP pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri, pengecekan data pada database FLPP, pengecekan data pada database Subsidi Selisih Bunga (SSB). Proses otomatis sistem pada pengajuan subsidi checking ini berjalan sekitar 5 (lima) detik. Tahapan proses ini dilakukan oleh PPDPP.

Pada tahap 3, Anda akan mendapatkan informasi sebagai berikut:

  • Apabila pada layar Anda menunjukkan warna hijau maka Anda dinyatakan Lolos pada tahap subsidi checking.

  • Apabila pada layar Anda menunjukkan warna merah maka Anda dinyatakan tidak lolos pada tahap subsidi checking dan tidak dapat melanjutkan pada proses selanjutnya.

Pada tahap 4, proses pengajuan verifikasi bank. Pada tahap ini, bank KPR FLPP pilihan Anda telah menerima pengajuan Anda untuk memproses pengajuan KPR FLPP Anda, dan Anda akan segera di hubungi oleh Bank KPR FLPP untuk segera melengkapi persyaratan pengajuan KPR FLPP dan akan dilakukan verifikasi data sesuai standar verifikasi Bank. Tahapan proses ini dilakukan oleh bank.

Pada tahap 5, bank KPR FLPP telah melengkapi seluruh isian formulir pengajuan KPR FLPP Anda sesuai format yang tertera pada Peraturan Menteri PUPR. Tahap ini dilakukan dengan melakukan uji data pengajuan KPR secara host to host dengan PPDPP. Apabila pada layar Anda menunjukkan warna hijau, maka Anda dinyatakan lolos pada tahap verifikasi bank. Namun apabila pada layar Anda menunjukkan warna merah, maka Anda dinyatakan tidak lolos pada tahap verifikasi bank dan tidak dapat melanjutkan pada proses selanjutnya.

Pada tahap 6, proses pengajuan dana FLPP oleh bank. Pada tahap ini, bank KPR FLPP melakukan proses permohonan pencairan dana FLPP kepada PPDPP. Proses pengajuan dana FLPP ini dapat diselesaikan dalam waktu 3 hari kerja. Tahap ini merupakan tahapan akhir pada proses pengajuan KPR FLPP Anda.

Properti syariah adalah jenis properti yang sistem transaksinya dijalankan sesuai dengan syariah Islam. Yuk, kenali konsep hunian syariah di video ini

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel