Cara Mengatasi Komedo di Dagu, Kenali Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta Komedo termasuk jenis jerawat ringan. Komedo bisa muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel-sel kulit mati, dan bakteri. Komedo bisa muncul di hidung, dagu, pipi, hingga kening.

Komedo yang tertutup permukaan kulit disebut dengan whitehead. Sementara komedo yang keluar ke permukaan kulit disebut blackhead. Warna hitam pada komedo merupakan zat berlebih yang bereaksi dengan air. Komedo bisa memberi tampilan kurang menyenangkan di wajah.

Seperti bentuk jerawat lainnya, komedo sering terjadi pada dagu. Komedo di dagu membuat tekstur kulit nampak kasar, kering, dan terkadang berbintik hitam. Ada beberapa cara alami untuk mengatasi komedo di dagu.

Menghilangkan komedo di dagu bisa dilakukan di rumah dengan cara alami. Menghidari penyebab komedo di dagu juga bisa meminimalkan kemunculan yang lebih banyak. Berikut cara alami menghilangkan komedo di dagu yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (29/11/2019).

Penyebab komedo di dagu

Ilustrasi/copyright shutterstock by Boyloso

Minyak berlebih

Kelenjar sebaceous menghasilkan minyak pada kulit. Beberapa kelenjar sebaceous dapat menghasilkan terlalu banyak minyak. Kondisi ini dapat membuat jerawat dan komedo lebih mungkin muncul.

Bakteri

Pada beberapa orang, bakteri yang disebut Propionibacterium acnes menumpuk di kulit dan menyebabkan jerawat. Bakteri ini juga bisa menyebabkan komedo di area wajah salah satunya dagu.

Folikel rambut yang tersumbat

Sel-sel kulit mati dan minyak dapat menumpuk dan menyumbat folikel rambut. Ini terjadi ketika minyak menyebabkan sel-sel kulit mati terperangkap di pori-pori alih-alih naik ke permukaan kulit.

Gesekan

Gesekan pada dagu, seperti dari tali helm sepeda atau gesekan yang konstan dari tangan di siang hari, dapat menyebabkan komedo. Ini dikenal sebagai acne mechanica.

Menggunakan Masker oatmeal

Oatmeal/copyright: unsplash/markus spiske

Oat dapat mengangkat sel-sel kulit mati dan bertindak sebagai pelembab alami. Beta-glukan yang dikandungnya membentuk lapisan tipis di kulit yang membantu mengencangkan kulit. Mengeksofoliasi kulit dengan oatmeal menyerap semua kotoran yang bersarang di pori-pori kulit. Pengangkatan ini termasuk minyak berlebih, bakteri, dan kotoran di kulit.

Haluskan 1 sendok makan oatmeal hingga membentuk bubuk kasar. Tambahkan 1 sendok makan tepung beras, 1 sendok teh madu, dan air mawar secukupnya hingga membentuk pasta. Oleskan masker ini di dagu tempat berasarangnya komedo. Biarkan selama 10 menit kemudian gosokkan dengan gerakan melingkar, lalu bilas dengan air hangat.

Menguapkan wajah

Menguapkan wajah

Uap membuka pori-pori kulit wajah dan membantu melonggarkan penumpukan kotoran untuk membersihkan kulit lebih dalam. Membuka pori-pori juga bisa melembutkan komedo, membuatnya lebih mudah dihilangkan. Ritual ini melepaskan bakteri dan sel penyebab jerawat dan komedo.

Masukkan air hangat ke dalam mangkuk atau baskom. Tutupi kepala dengan handuk dan hadapkan wajah ke arah mangkuk. Ini akan membuka pori-pori dan membuat ekstraksi lebih mudah. Kamu bisa menambahkan beberapa tetes tea tree oil ke dalam air. Jarak wajah ke mangkuk paling tidak harus sejauh 6 hingga 10 inci. Lakukan maksimal 10 menit, dan komedo akan dengan mudah terangkat.

Eksofoliasi dengan sea salt

Sea salt. (Foto: shutterstock.com)

Sea salt atau garam laut dibuat dengan cara menguapkan air garam. Sea salt dapat mengurangi kekeringan dan peradangan kulit. Garam laut adalah antibakteri yang sangat baik yang membuka pori-pori.

Campur garam laut dengan beberapa tetes air lemon dan sedikit air, lalu pijatkan campuran itu pada dagu. Cara ini melarutkan semua kotoran dan sel kulit mati. Sea salt juga bisa mencegah penuaan dini, membersihkan kulit, mengurangi lingkaran hitam, mengobati eksim dan jerawat.

Konsumsi vitamin C

Fungsi Vitamin C Bagi Tubuh (sumber: iStockphoto)

Vitamin C adalah antioksidan yang melindungi dan memelihara kulit. Vitamin ini penting untuk mencegah jerawat, noda, dan komedo. Vitamin C melawan radikal bebas berbahaya dan menghambat pertumbuhan bakteri. Vitamin C akan mengurangi erusakan yang dapat ditimbulkan oleh radikal bebas terhadap tubuh.

Vitamin C dapat menyeimbagkan produksi minyak di kulit. Ini dapat mencegah komedo di dagu yang disebabkan oleh minyak berlebih. Kamu bisa mendapatkan vitamin C dari makanan alami seperti pepaya, jeruk, stroberi, dan sayuran berdaun gelap.

Menggunakan putih telur sebagai peel-off masker

Ilustrasi putih telur/copyright shutterstock

Putih telur dapat menarik minyak dari pori-pori sambil mengencangkan kulit. Komedo merupakan pori-pori yang tersumbat dengan minyak dan puing-puing lainnya. Masker putih telur dengan sedikit lemon akan membantu menghilangkan komedo, sementara protein dalam putih telur membantu menyembuhkan dan menyehatkan kulit.

Kamu bisa menggunakan campuran putih telur dan madu sebagai peel-off mask. Putih telur bertindak sebagai astringen ringan yang membersihkan pori-pori tersumbat, kotoran, dan debu yang mengendap di permukaan. Madu memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang menenangkan kemerahan dan peradangan di wajah.

Campur kedua bahan hingga rata dalam mangkuk. Oleskan lapisan tebal di dagu. Biarkan sampai kulit mulai mengencang. Bilas dengan air hangat. Lakukan setidaknya satu kali seminggu.

Masker kopi

Masker kopi untuk wajah. (Foto: shutterstock.com)

Bubuk kopi merupakan pengelupas yang bagus. Butiran kopi tidak larut dalam air, yang membuatnya cocok untuk mengangkat sel kulit mati. Menggosok wajah dengan bubuk kopi dapat membantu membersihkan sel-sel kulit mati dan membuka pori-pori. Asam klorogenat dalam kopi juga dapat mengurangi peradangan dan melindungi terhadap beberapa jenis bakteri penyebab komedo dan jerawat.

Campur dua sendok bubuk kopi hitam dengan minyak zaitun dan gula secukupnya sampai mengental seperti pasta. Aplikasikan ke dagu dengan gerakan memutar untuk mengangkat sel kulit mati.