Cara Mengatasi Sesak Napas karena COVID-19, Tidak Perlu Panik

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pandemi virus corona penyebab COVID-19 masih belum berakhir. Virus Corona bisa menginfeksi semua lapisan usia, tua muda, dewasa, anak-anak, bayi, pria, dan wanita.

Saat terinfeksi COVID-19, ada beberapa gejala yang biasanya dialami. Meski, ada pula yang terinfeksi COVID-19 dengan tanpa gejala.

Sesak napas menjadi satu di antara gejala yang dihadapi oleh pasien positif COVID-19. Hal ini terjadi karena virus telah menginfeksi paru-paru.

Tak bisa dimungkiri, kebanyakan sesak napas ini berhubungan dengan kondisi paru-paru dan jantung karena kedua organ inilah yang digunakan untuk jalan oksigen dan karbon dioksida dari dan ke seluruh tubuh.

Apabila mengalami tanda-tanda sesak napas terutama saat isolasi mandiri, upayakan untuk tidak panik. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat mengalami sesak napas karena COVID-19, terutama saat isolasi secara mandiri.

Namun, jika teknik ini tidak berhasil menaikkan saturasi oksigen, segera hubungi rumah sakit atau klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Berikut ini rangkuman tentang cara mengatasi sesak napas akibat COVID-19, seperti dilansir dari Instagram @radiokesehatan, Kamis (8/7/2021).

Tips Mengatasi Sesak Napas bagi Pasien COVID-19

Ilustrasi sesak napas. Credit: pexels.com/Hola
Ilustrasi sesak napas. Credit: pexels.com/Hola

1. Pasien atau keluarga yang terinfeksi COVID-19 penting mempunyai pulse oximetry, yakni alat untuk mengukur saturasi oksigen. Apabila saturasi oksigen kurang dari 90, segera berikan oksigen.

2. Cobalah tidur secara tengkurap. Lakukan selama 30 menit hingga satu jam secara berulang-ulang agar distribusi oksigen di dalam paru-paru lebih merata.

3. Jika tidak sanggup melakukan tidur secara tengkurap, lakukan tidur miring ke kanan atau kiri. Ini merupakah satu di antara cara untuk memperbaiki oksigenasi di dalam paru-paru menjadi lebih merata.

4. Posisi duduk dengan disangga bantal yang cukup tinggi.

5. Kalau usaha tersebut masih tidak berhasil, harus membeli atau mengupayakan oksigen.

6. Jika masih tidak bisa, upaya terakhir harus segera dirujuk ke RS untuk penanganan lebih lanjut.

Sumber: Instagram RadioKesehatan

Dapatkan artikel cara dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel