Cara Mengetahui Kecerdasan Anak Melalui Aktivitas dan Kebiasannya

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Selama ini banyak anggapan bahwa kecerdasan anak hanya bisa dilihat dari bagaimana nilai rapotnya disekolah, kecepatannya dalam berhitung, atau kemampuannya dalam menghapal banyak kosa kata. Padahal, kecerdasan tidak hanya diukur dari tiga hal itu saja.

Ada banyak jenis kecerdasan anak yang harus diketahui oleh para orangtua agar mereka tidak salah kaprah dalam memberikan pengajaran. Untuk itu, tentu saja orangtua perlu tahu cara yang tepat untuk mengukur tingkat kecerdasan anaknya.

Sementara itu, tingkat kecerdasan anak juga secara tidak langsung bisa dilihat dari kegiatan yang dilakukan serta kebiasan-kebiasannya. Nah, dilansir dari beragam sumber, Fimela.com merangkum beberapa cara yang bisa digunakan oleh orangtua untuk melihat kecerdasan anaknya. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Memiliki Daya Ingat yang Kuat

Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/cottonbro

Cara pertama untuk mengeathui kecerdasan anak ialah ketika sang anak memiliki daya ingat yang cukup kuat. Hal ini karena kemampuan anak dalam mengingat sesuatu yang dilihat atau didengarnya merupakan indikasi pertama yang menandakan anak mama memiliki IQ yang tinggi.

Orangtua bisa mengetesnya dengan beberapa permainan yang berkaitan dengan daya ingat, misalnya permainan berbisik kata. Setelahnya, cobalah untuk meminta anak agar menyebutkan kembali kata atau kalimat yang telah dibisikkan.

Jika anak mampu mengingat kalimat yang diucapkan dengan sempurna, kemungkinan besar berarti anak memiliki kecerdasan diatas rata-rata.

Memiliki Daya Imajinasi yang Tinggi

Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/Anastasia
Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/Anastasia

Berikutnya, cara kedua untuk mengetahui kecerdasan anak ialah dengan melihat bagaimana cara anak bermain. Jangan sepelekan aktivitas bermain anak. Sebab saat itulah para orangtua bisa mengamati kecerdasan yang dimilikinya.

Salah satu ciri anak cerdas adalah daya imajinasinya yang berbeda dibandingkan anak lainnya. Imajinasinya tersebut biasanya tertuang dalam bentuk kreasi, seperti gambar, tulisan atau susunan balok.

Setiap kreasi yang diciptakannya memiliki makna dan anak pintar biasanya dapat menerjemahkan imajinasinya tersebut melalui rangkaian kata dan bahasa tubuh.

Memiliki Kemampuan Verbal yang Baik

Ilustrasi Memiliki Kemampuan Verbal yang Baik Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Memiliki Kemampuan Verbal yang Baik Credit: pexels.com/cottonbro

Cara ketiga untuk mengetahui kecerdasan anak ialah dengan memiliki kemampuan verbal yang baik. Jika orangtua mendapati anak dapat berkomunikasi dengan pilihan kosakata yang banyak dan teratur, berarti anak tergolong memiliki IQ yang tinggi.

Menariknya, anak yang cerdas biasanya sudah mampu berkomunikasi dengan baik sejak usia dini. Kosakata yang digunakan beragam dan struktur kalimatnya juga lebih baik dibandingkan anak lain seusianya.

Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/mart
Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/mart

Keempat, cara lainnya untuk mengetahui kecerdasan anak bisa dengan melihat sejauh mana anak memiliki rasa penasaran yang tinggi. Anak yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kemungkinan besar merupakan tanda bahwa anak cerdas.

Anak dengan IQ diatas rata-rata umumnya memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar. Maka jangan heran jika mendapati anak sering bertanya dan jangan memarahi anak saat ia membongkar mainan atau membuat rumah berantakan. Pasalnya, tingkah lakunya tersebut dilakukan untuk mencari jawaban atas rasa penasarannya.

Senang Berpendapat

Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/mart
Ilustrasi Kecerdasan Anak Credit: pexels.com/mart

Terakhir, cara untuk mengetahui kecerdasan anak bisa dilihat ketika anak suka berpendapat dan juga suka berargumentasi. Hal ini karena, ketika kemampuan berpikir analitisnya berkembang pesat, anak senang mengemukakan pendapat serta memperdebatkan sesuatu yang bertentangan dengan keyakinannya.

Anak cerdas umumnya lebih ekspresif dalam mengungkapkan keinginan dan bantahannya. Tidak heran jika anak yang cerdas biasanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk mengemukakan pendapat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel