Cara Mengetahui Kemampuan Ban dari Tapaknya

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Semua ban yang dijual untuk kendaraan memiliki alur atau tapak, dengan pola tertentu. Kecuali ban yang dipasang pada mobil dan motor balap, di mana permukaannya mulus agar bisa memberi traksi maksimal pada aspal.

Ada alasan khusus, mengapa produsen membuat alur pada permukaan ban. Pertama, yakni sebagai kanal untuk aliran air saat melintas di jalanan basah. Tanpa adanya fitur ini, maka karet tidak akan menempel sempurna pada aspal.

Alasan kedua yakni untuk meredam suara dan getaran yang ditimbulkan, saat karet bergesekan dengan jalan. Jika desain alurnya tepat, maka ban bisa dipacu kencang tanpa menghasilkan suara berisik.

Desain dari alur juga menentukan kemampuan dari ban tersebut. Hal itu diungkapkan oleh National Sales Manager TBR PT Hankook Tire Sales Indonesia, Ahmad Juweni.

Ia mencontohkan, guna mendapatkan kinerja maksimal dari kendaraan niaga, pengusaha perlu memilih ban yang sesuai dengan kondisi operasional, dan ini bisa dilihat dari jenis pola tapaknya.

“Pola tapak ban sangat mempengaruhi kinerja truk atau bus, antara lain untuk kinerja traksi, pengereman, akselerasi, efisiensi bahan bakar, kemampuan manuver, tingkat kebisingan hingga daya tahan ban," ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Rabu 10 Februari 2021.

Tapak pertama disebut dengan nama Rib, jenis ini paling banyak digunakan khususnya untuk kendaraan niaga yang seringnya melintasi jalanan berlapis aspal. Dengan bentuk alur seperti cacing atau huruf S vertikal, ban dengan pola seperti ini secara umum memiliki hambatan gulir lebih rendah.

Jenis kedua cocok untuk menerjang medan berat seperti tanah dan lumpur, yakni Lug. Alurnya tegak lurus di seluruh lingkar ban, sehingga memberi traksi yang lebih tinggi.

Namun, ban ini memiliki tingkat kebisingan berlebih jika dipacu pada kecepatan tinggi dan kurang tahan terhadap panas. Kendaraan pertambangan dan jenis dump truck bisa menggunakan ban ini.

Apabila membutuhkan ban yang bisa digunakan di semua kondisi, maka bisa memilih Rib-Lug. Ban ini memiliki kontrol arah yang lebih baik karena pola Rib di tengah ban, dan Lug pada bahu atau sisi ban yang menjaga daya pengereman lebih optimal.

President Director Hankook Tire Sales Indonesia, Yoon Soo Shin menjelaskan, perusahaannya menyediakan berbagai macam produk dengan berbagai macam pola tapak ban. Contohnya, AH31 dan AH30 yang masuk dalam kategori Rib untuk angkutan bus dan truk.

Sementara, AM09 dan AM81 memakai pola tapak Rib-Lug dan bisa dipasang di truk ringan maupun berat. Terakhir yakni DM81 dan DM04, yang umum digunakan di area pertambangan.