Cara Menghadapi Interview Kerja bagi Pemula

Syahdan Nurdin, diketik
·Bacaan 6 menit

VIVA – Proses untuk bekerja di sebuah perusahaan maka setiap pelamar harus melewati beberapa seleksi. Salah satu seleksi yang cukup sulit dilewati adalah sesi wawancara kerja. Cara menghadapi interview kerja dengan menguasai pertanyaan belum tentu lolos pada sesi ini, terlebih lagi bagi pemula.

Sesi wawancara kerja merupakan salah satu cara perusahaan dalam menilai apakah layak untuk bisa bergabung di perusahaannya. pada tahap ini merupakan tahap yang cukup menegangkan, sehingga banyak orang gagal pada saat menghadapi interview kerja, baik itu pemula atau yang berpengalaman

Mungkin bagi pemula atau biasa di kenal fresh graduate akan merasa panik pada saat melewati tahap ini, ditambah lagi dengan minimnya pengalaman yang dimiliki soal interview kerja. Apabila seseorang telah dinyatakan lolos pada sesi ini maka kemungkinan besar diterima kerja lebih besar.

Bagi yang baru lulus kerja bukan berarti kemungkinan gagal dalam melewati tahap wawancara kerja akan jauh lebih besar, akan tetapi bagaimana anda mempersiapkan diri yang akan menentukannya, untuk itu cara menghadapi interview kerja adalah mempersiapkan diri, terlebih lagi bagi pemula.

Cara Menghadapi Interview Kerja bagi pemula

Bekerja di sebuah perusahaan adalah salah satu cara yang banyak orang pilih dalam mengawali karier hidupnya. Namun sayangnya, untuk bisa bekerja di sebuah perusahaan tidaklah mudah karena kita harus menghadapi persaingan yang cukup sulit.

Selain itu juga terdapat proses seleksi yang cukup sulit untuk dilewati seperti pada tahap interwiew kerja. karena tahap ini membutuhkan persiapan yang matang , bila memiliki pengalaman akan lebih baik

Bagi pfresh graduate atau yang baru lulus sekolah akan cukup kesulitan untuk menghadapi seleksi ini, namun yang sudah mengetahui tipsnya akan bisa dengan mudah, berikut Cara Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula:

A. Menjaga penampilan

Penampilan selain memberikan kesan positif saat menghadapi interview kerja juga akan memberikan kenyamanan diri saat melewati tahap ini, penampilan yang utama adalah kenyamanan bagi diri sendiri dan juga bagi HRD.

Pilihlah pakaian hingga potongan rambut yang sekiranya rapi dan nyaman untuk diri sendiri maupun dilihat oleh orang lain.

Terutama bagi HRD, penampilan tentunya hal yang harus diperhatikan baik itu pelamar yang sudah berpengalaman apalagi bagi pemula, sedikti contoh penampilan yang harus diperhatikan.

Menggunakan pakaian rapi

Rambut yang rapi

Menggunakan sedikit parfum

B. Pelajari tentang perusahaan

Tips menghadapi interview kerja yang ke dua adalah mempelajari tentang perusahaan dan posisi yang dilamar

Meskipun hal ini cukup mudah untuk dipelajari akan tetapi banyak pelamar yang melupakan hal ini, oleh sebab itu sehari atau dua hari sebelum menghadiri sesi wawancara, maka disarankan untuk mempelajari perusahaan tersebut

Kumpulkan sebanyak mungkin informasi terkait perusahaan yang dituju baik dari sebuah artikel di website, hingga situs resminya, adapun tujuan dari mempelajari perusahaan ini adalah:

Agar Mengetahui visi dan misi perusahaan

Agar bisa menyesuaikan skill yang dimiliki terhadap perusahaan

C. Mengontrol gesture atau bahasa tubuh

Pada saat menghadapi interview kerja banyak poin penting yang perlu diperhatikan, karena HRD tidak hanya menilai bagaimana anda menjawab pertanyaan dengan tepat

Melainkan penilaian yang diambil adalah dari keseluruhan, baik itu dari bagaimana menjawab serta sikap yang ada pada diri pelamar, seperti poin berikut ini:

1. Murah senyum

Dengan memberikan senyum yang sewajarnya akan memberikan kesan kepada hrd bahwa anda adalah orang yang sopan dan penuh percaya diri.

Sikap ini biasanya akan sering hilang bagi pemula yang menghadapi wawancara kerja karena panik, selain itu faktor lainnya adalah kurang percaya diri sehingga senyum akan sulit untuk dilakukan.

2. Kontak mata

Tips menghadapi wawancara kerja selanjutnya bagi pemula adalah dengan menjaga kotak mata pada saat sesi tanya jawab dengan HRD

Dengan menjaga kontak mata secara konsisten dan tidak berlebihan akan memberikan kesan baik yaitu kesan percaya diri dan kesan bahwa anda jujur.

Berbeda dengan bila anda selalu mengalihkan pandangan ke sisi lain pada saat ditanya dan menjawab pertanyaan HRD, maka setiap pertanyaan yang anda jawab akan berkesan anda sedang berbohong.

3. Bersikap ramah sewajarnya

Sikap ramah akan membuat orang lain merasa terkesan dengan kita, akan tetapi bersikap ramah yang berlebihan akan berkesan memiliki maksud dan tujuan yang tersembunyi.

Untuk menghadapi interview kerja bagi pemula maka harus memperhatikan sikap yang ramah kepada hrd dengan sewajarnya saja.

Silakan untuk bersikap ramah dengan wajar secara adab sopan dan santun, sehingga pewawancara kerja menjadi terkesan dengan diri Anda.

4. Menjaga gerakan tangan

Gerakan tangan pada saat interview kerja akan menjadi penilaian bagaimana kondisi diri anda, hindari untuk melakukan gerakan tangan yang berlebihan.

Misalnya gerakan memainkan pulpen atau gerakan yang berlebihan lainnya. Gerakan tangan yang berlebihan pada saat menghadapi wawancara kerja akan menunjukkan bahwa anda sedang gugup dan kurang percaya diri

Oleh sebab itu, hindari gerakan tangan yang berlebihan, namun gunakan gerakan yang tenang dan sewajarnya , sehingga posisi inilah yang akan membawa diri Anda rileks dan lebih percaya diri.

D. Jangan panik

Tips cara menghadapi interview kerja bagi pemula berikutknya adalah mengelola rasa panik. mungkin bagi yang baru lulus kondisi panik atau grogi sering kali terjadi

Akan tetapi kepanikan yang timbul pada saat wawancara kerja akan berakibat fatal. sehingga tidak heran banyak orang gagal wawancara kerja karena merasa panik.

Kepanikan yang timbul akan menyebabkan semua yang sudah dipelajari menjadi hilang, sehingga pertanyaan dari pewawancara tidak bisa dijawab dengan tepat.

Untuk mengelola rasa panik tersebut bisa dengan menarik napas dalam- dalam atau mencerna pertanyaan dari pewawancara kerja secara mendalam.

E. Memahami beberapa pertanyaan jebakan

Pada saat menghadapi interview kerja akan ada beberapa pertanyaan yang bersifat jebakan. pertanyaan tersebut memiliki maksud dan arti yang tersembunyi.

Mungkin bagi pemula atau fresh graduate harus lebih memahami pertanyaan tersebut. hal ini dikarenakan bila memberikan jawaban yang kurang tepat maka akan mengakibatkan tidak lolos wawancara kerja.

Ada beberapa contoh pertanyaan wawancara kerja yang sering ditanyakan oleh pewawancara, misalnya pada pertanyaan berikut ini:

1. Apa kelebihan dan kekurangan Anda

Sekilas pertanyaan ini cukup mudah untuk di jawab, bahkan oleh seorang pemula. namun yang perlu diketahui bahwa pertanyaan ini memiliki maksud tersendiri.

Pada pertanyaan kelebihan memiliki makna sejauh mana Anda mengenal potensi diri yang bisa disesuaikan dengan posisi yang dilamar di perusahaan tersebut.

Sedangkan untuk pertanyaan kekurangan, bagaimana Anda mengatasi kekurangan yang dimiliki, sehingga kekurangan ini akan terlihat positif.

2. Mengapa Anda tertarik melamar kerja di perusahaan ini

Bagi Anda yang sering menghadapi interview kerja maka tidak akan asing dengan pertanyaan " Mengapa Anda tertarik untuk melamar kerja di perusahaan ini"

Mungkin sekilas pertanyaan ini bisa dijawab dengan berbagai jenis jawaban yang berbeda. namun bila pertanyaan ini tidak dijawab dengan tepat maka akan menentukan apakah anda akan diterima atau tidak

Pertanyaan ini sebenarnya memiliki maksud dan tujuan yang tersembunyi yang perlu anda ketahui, terlebih lagi bagi pemula atau fresh graduate

Makanya dari pertanyaan ini adalah Tujuan Anda bekerja hanya karena sebuah kesempatan uang atau Anda memiliki visi misi karier yang jelas.

Kesimpulan

Hingga saat ini wawancara kerja masih menjadi momok bagi banyak orang, terlebih lagi untuk fresh graduate. Wawancara kerja seakan menjadi gerbang yang mengantarkan Anda mendapatkan sebuah pekerjaan. Apabila sukses dalam seleksi interview maka sama halnya Anda berhasil mendapatkan posisi di perusahaan yang dilamar.

Namun untuk lolos pada sesi wawancara kerja tidaklah mudah. Akan ada banyak pertanyaan yang bersifat jebakan yang membuat anda menjawab tidak tepat. Meskipun demikian banyak cara menghadapi interview kerja agar bisa sukses, semua itu bisa diatasi dengan persiapan yang matang terlebih lagi bagi pemula atau fresh gradate dengan minimnya pengalaman.