Cara Menghilangkan Karang Gigi yang Ampuh dan Aman, Ketahui Pencegahannya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara menghilangkan karang gigi penting diketahui untuk menjaga kesehatan mulut. Karang gigi termasuk masalah mulut yang umum ditemui. Karang gigi adalah akumulasi plak dan mineral dari air liur yang mengeras.

Karang gigi biasanya berwarna kuning atau cokelat, mengendap di belakang dan di antara gigi. Karang gigi bisa menyebabkan masalah mulut jika tidak rutin dibersihkan. Ini sebabnya penting mengetahui cara menghilangkan karang gigi.

Cara menghilangkan karang gigi juga tak boleh sembarangan. Cara menghilangkan karang gigi berbeda dengan menghilangkan plak gigi biasa. Cara menghilangkan karang gigi yang benar meliputi perawatan di dokter gigi dan menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan.

Cara menghilangkan karang gigi juga harus dilakukan secara rutin. Berikut cara menghilangkan karang gigi yang aman dan ampuh, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu(3/03/2021).

Beda plak dan karang gigi

Ilustrasi dokter gigi (iStockphoto)
Ilustrasi dokter gigi (iStockphoto)

Banyak yang menganggap plak dan karang gigi adalah kondisi yang sama. Faktanya, plak dan karang gigi merupakan masalah yang berbeda. Plak menumpuk di gigi sepanjang hari setelah makan atau minum, terutama setelah makan karbohidrat atau makanan atau minuman manis.

Plak gigi adalah lapisan lembut dan lengket yang menumpuk di gigi setelah bakteri bercampur dengan air liur dan makanan. Jika plak tidak dihilangkan, ia dapat mengeras pada gigi dan berubah menjadi kalkulus, atau dikenal sebagai karang gigi. Karang gigi melapisi bagian luar gigi. Ia juga bisa mengendap di bawah garis gusi. Karang gusi bisa terasa kasar dan memiliki tampilan kuning atau coklat.

Plak dapat dihilangkan dari gigi dengan menyikat dan membersihkan gigi setiap hari. Karang gigi, di sisi lain perlu dihilangkan oleh seorang profesional gigi.

Cara menghilangkan karang gigi yang aman dan ampuh

Ilustrasi gigi  (sumber: Pixabay)
Ilustrasi gigi (sumber: Pixabay)

Karang gigi tidak bisa dihilangkan dengan hanya menyikat gigi atau berkumur. Cara menghilangkan karang gigi terbaik adalah dengan meminta bantuan dokter gigi atau ahli kebersihan mulut. Ini karena cara menghilangkan karang gigi memerlukan peralatan dan perlakuan khusus.

Karang gigi hanya dapat dibersihkan dengan penggunaan alat ultrasonic scaler atau dengan hand instrument. Ultrasonic scaler bekerja dengan menghasilkan vibrasi atau getaran berkecepatan tinggi pada ujungnya (scaler tip). Getaran berkecepatan tinggi mampu memecah dan merontokkan karang gigi sampai pada bagian yang sulit dijangkau sekali pun. Bagian ujung scaler juga menyemprotkan air untuk membilas karang gigi dan kotoran yang rontok serta menjaga gigi tetap dalam keadaan dingin.

Proses pembersihan karang gigi ini disebut dengan scalling. Membersihkan karang gigi harus dilakukan secara rutin setiap 6 bulan sekali.

Cara mencegah karang gigi terbentuk

Ilustrasi pasta gigi (iStock)
Ilustrasi pasta gigi (iStock)

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terbentuknya karang gigi. Cara mencegah karang gigi ini berfokus pada mengurangi jumlah plak di mulut dan mengontrol penumpukan karang gigi. Berikut cara mencegah karang gigi:

Menyikat gigi secara rutin

Cobalah untuk rutin menyikat gigi dua kali sehari. Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi antiplak yang juga mengandung fluoride. Usahakan menyikat gigi selama 2 menit dua kali sehari. Gosok gigi selama 30 detik dua kali sehari tidak akan menghilangkan plak atau mencegah karang gigi. Gunakan sikat dengan bulu lembut yang cukup kecil untuk masuk ke dalam sela-sela gigi. Pastikan untuk menyikat permukaan yang sulit dijangkau seperti di belakang gigi dan gigi geraham belakang.

Flossing

Selain menyikat gigi, flossing juga penting untuk mencegah karang gigi. Disarankan untuk melakukan flossing paling tidak sekali sehari. Flossing akan membantu membersihkan sela-sela gigi untuk menghilangkan plak terutama di area yang sulit dijangkau sikat gigi. Ini juga bisa membantu mencegah gigi berlubang atau penyakit gusi.

Cara mencegah karang gigi terbentuk

Ilustrasi dokter gigi (iStockphoto)
Ilustrasi dokter gigi (iStockphoto)

Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Periksa camilan dan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Untuk membantu mencegah penumpukan plak dan karang gigi, batasi makanan ringan dan minuman manis. Jika makan atau minum sesuatu yang manis, coba sikat dan bersihkan gigi segera setelahnya.

Lakukan pemeriksaan gigi rutin dan pembersihan profesional

Satu-satunya cara menghilangkan karang gigi adalah dengan melakukan pembersihan gigi dengan ahli gigi. Usahakan untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi setiap 6 bulan.

Cara mencegah karang gigi terbentuk

Ilustrasi Berkumur Credit: pexels.com/Adriann
Ilustrasi Berkumur Credit: pexels.com/Adriann

Menyikat gigi dengan baking soda

Menyikat dengan baking soda adalah cara yang aman dan efektif untuk menghilangkan plak penyebab karang gigi. Baking soda juga memiliki sifat antimikroba yang dapat mencegah kerusakan gigi.

Berkumur dengan minyak kelapa

Berkumur dengan minyak atau oil puiling adalah cara mudah untuk menghilangkan bakteri dari mulut dan meningkatkan kesehatan mulut. Minyak kelapa sangat ideal untuk oil puiling karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya. Minyak kelapa juga mengandung asam laurat, asam lemak dengan sifat antimikroba.

Cara mencegah karang gigi terbentuk

Ilustrasi sayur dan buah | Wendy Wei dari Pexels
Ilustrasi sayur dan buah | Wendy Wei dari Pexels

Makan buah dan sayur segar

Makan buah dan sayur segar mendorong pengunyahan yang kuat. Ini meningkatkan produksi air liur dan dapat membantu membersihkan beberapa bakteri di mulut yang menghasilkan plak. Buah segar dan sayuran mentah, seperti apel, wortel, dan seledri, membantu membersihkan plak dari gigi dan menyegarkan napas. Vitamin antioksidan, seperti vitamin C, dan nutrisi lain dari buah dan sayuran membantu melindungi gusi dan jaringan lain dari kerusakan sel dan infeksi bakteri.

Berkumur dengan obat kumur

Obat kumur yang mengandung bahan pelawan bakteri seperti cetylpyridinium, chlorhexidine, dan minyak esensial tertentu dapat melawan plak dan karang gigi. Penting untuk diperhatikan bahwa berkumur juga harus digunakan bersamaan dengan menyikat gigi dan flossing.