Cara Menghilangkan Kutu Rambut pada Anak, Berantas hingga Tuntas

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kutu rambut atau pedikulosis sangat mudah menular pada anak-anak maupun orang dewasa. Ketika hewan ini berada di rambut anak-anak, para orang tua sibuk mencari tahu bagaimana cara menghilangkan kutu rambut tersebut.

Kutu rambut disebabkan oleh parasit jenis Pediculus humanus capitis, yang dapat ditularkan melalui kontak fisik langsung pada kepala atau rambut penderita, sisir, seprai, topi, atau bahkan saat sedang bertukar pakaian.

Pada akhirnya, kutu akan mulai bersarang di rambut atau kulit kepala. Kutu akan menetap di sana untuk menghisap darah. Tujuannya, agar bisa bertahan hidup dan berkembang biak. Untuk bisa memutus perkembangbiakannya, harus menerapkan cara menghilangkan kutu rambut dan telurnya.

Meski tidak menimbulkan dampak yang serius, kutu rambut yang tidak segera dibasmi akan menimbulkan rasa gatal berlebih, ketidaknyamanan, atau bahkan infeksi dan iritasi kepala hebat. Itu semua tentu dapat memengaruhi kualitas hidup si kecil.

Berikut cara menghilangkan kutu rambut pada anak hingga tak kembali lagi, dinukil dari Klikdokter, Rabu (11/11/2020).

Cara Menghilangkan Kutu Rambut pada Anak

Ilustrasi anak belajar di kelas. (Photo by stem.T4L on Unsplash)
Ilustrasi anak belajar di kelas. (Photo by stem.T4L on Unsplash)

1. Berikan obat pembasmi kutu

Sebelum memberi anak obat pembasmi kutu, sebaiknya bawa anak menemui dokter. Biasanya, dokter akan merekomendasikan sampo, krim, obat, dan juga losion pembasmi kutu.

Cara membasmi kutu rambut pada anak bisa dilakukan dengan penggunaan berbagai produk tersebut, meski diperlukan beberapa hari untuk benar-benar menghilangkan rasa gatalnya.

Walau sudah banyak obat kutu yang dijual bebas di pasaran, tapi Anda sebaiknya tetap memilih obat yang direkomendasikan dokter dan mengikuti petunjuk penggunaan yang disarankan.

Obat kutu rambut termasuk dalam golongan insektisida yang bisa menimbulkan reaksi alergi atau iritasi jika digunakan secara tidak tepat.

2. Sisir rambut saat masih basah

Setelah keramas, pastikan Anda menyisir rambut anak saat masih dalam keadaan basah. Cara menghilangkan kutu rambut pada anak ini dilakukan untuk membantu meluruhkan telur kutu yang menempel pada rambut anak.

3. Basmi kutu dewasa

Kutu dewasa akan menghasilkan telur dan memperbanyak jumlah kutu rambut di kepala. Oleh karena itu, menghilangkan kutu rambut pada anak bisa Anda lakukan dengan membasmi kutu dewasa.

Bila tak segera ditangani, kutu dewasa bisa bertelur dan hidup hingga 30 hari pada kepala seseorang. Baik telur kutu atau kutu dewasa, keduanya dapat ditemukan dengan menggunakan sisir bergigi halus pada kulit kepala, belakang telinga, dan sekitar tengkuk.

Cara Menghilangkan Kutu Rambut pada Anak

Ilustrasi anak laki-laki. /copyright Pexels/Jonas Mohamadi
Ilustrasi anak laki-laki. /copyright Pexels/Jonas Mohamadi

4. Singkirkan telur kutu dengan sisir bergigi halus

Selain kutu dewasa, cara menghilangkan kutu rambut pada anak dilakukan dengan menyingkirkan telur kutu. Caranya, setelah mengaplikasikan obat kutu, basmi telur-telur kutu dengan sisir bergigi halus.

Biasanya telur kutu berada di batang rambut, dekat kulit kepala. Tempat ini dipilih karena memiliki suhu yang sempurna untuk tetap hangat sampai menetas. Telur kutu tersebut akan menetas dalam waktu satu hingga dua minggu setelah diletakkan.

Terkadang, telur kutu juga terlihat seperti ketombe, tetapi tidak dapat dihilangkan dengan cara disikat. Setelah menetas menjadi nimfa, cangkang yang tersisa akan terlihat putih atau bening, dan tetap melekat kuat pada batang rambut.

Minta anak untuk menundukkan kepalanya, lalu sisir rambut anak dari atas ke bawah. Bisa juga minta anak untuk duduk, membagi rambut ke beberapa bagian, kemudian perlahan sisir dan cermati telur kutu yang terlihat.

5. Gunakan sisir yang diolesi sampo

Jika anak masih balita atau bayi di bawah 6 bulan, cara membasmi kutu pada rambut anak sebaiknya tidak menggunakan obat kutu. Sebab, hal ini dapat menyebabkan infeksi dan iritasi hebat di kulit kepala bayi.

Gunakan sisir bergerigi yang sudah diolesi sampo atau kondisioner untuk membasmi kutu rambut pada rambut bayi. Lakukan metode ini selama tiga minggu, sampai kutu akan mati dan hilang dengan sendirinya.

Namun, sebelumnya, ada baiknya Anda konsultasikan lebih dulu kepada dokter, terutama untuk anak usia tersebut.

Cara Perawatan Rambut setelah Sembuh dari Kutu

Ilustrasi rambut anak-anak. (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi rambut anak-anak. (Sumber: Pixabay)

Ketika kutu rambut pada anak telah menghilang, orang tua pasti akan berpikir bagaimana hewan tersebut tidak kembali lagi. Nah, agar terhindar dari kutu rambut lagi, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan:

  • Cuci semua seprai dan pakaian yang baru digunakan oleh siapa pun, setidaknya dua hari sebelum pengobatan, dalam air yang sangat panas (55 derajat selsius). Kemudian, masukkan pakaian tersebut ke pengering panas setidaknya 20 menit.

  • Cuci kering apa pun yang tidak dapat dicuci, misalnya seperti boneka, atau masukkan ke kantong kedap udara setidaknya selama dua minggu.

  • Vakum karpet dan furnitur di rumah atau mobil, kemudian buang tas penyedot debu setelahnya.

  • Rendam perlengkapan perawatan rambut, seperti sisir, jepit rambut, ikat rambut, ikat kepala, dan kuas dalam alkohol gosok atau sampo obat selama satu jam. Pilihan lain, cuci dengan air panas atau dibuang. Letakkan pada wadah dan bekukan selama dua hari.

  • Jangan gunakan pengering rambut setelah aplikasi pengobatan kutu karena bisa jadi obat yang dipakai mengandung bahan mudah terbakar.

  • Hindari mencuci rambut dalam satu hingga dua hari setelah pengobatan kutu.

  • Hindari menggunakan obat kutu yang sama lebih dari dua kali dan sebaiknya tidak menggunakan lebih dari satu pengobatan kutu dalam satu waktu.

  • Jika tidak ditemukan kutu yang mati dan kutu terlihat aktif setelah 8 hingga 12 jam pengobatan, upaya Anda mungkin tidak berhasil. Segera konsultasikan ke dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Sumber: Klikdokter

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengikuti tautan ini.