Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas

·Bacaan 8 menit

RumahCom – Jual rumah perlu keahlian dan taktik yang cermat agar rumah lekas terjual. Bila merasa belum mampu untuk melakukannya sendiri, sebagian orang umumnya menggunakan jasa agen properti alias broker yang ada di Rumah.com agar semuanya diurus dengan baik. Tugas Anda hanya menyiapkan berkas dan dokumen untuk jual beli rumah, serta negosiasi harga dengan calon konsumennya.

Kendati demikian, tak semudah begitu saja jual rumah melalui agen properti. Peran Anda sebagai penjual harus lebih aktif, terutama untuk menciptakan kondisi rumah yang mampu menarik calon pembeli dengan cepat. Di lain sisi, taktik yang tepat akan berpengaruh juga pada positioning Anda untuk menaikkan harga jual rumah lebih tinggi dibanding pasaran. Untuk itu, dalam artikel Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas akan dibahas beberapa aspek sebagai berikut:

  1. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Buat Lebih Menarik
    1. Mengecat Ulang
    2. Merapikan atau Menambah Taman
    3. Ciptakan Teras atau Halaman Belakang yang Nyaman

  2. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Bikin Rumah Ramah Energi
    1. Mengganti Lampu Ramah Energi
    2. Beri Ventilasi yang Baik
    3. Buat Pencahayaan Alami

  3. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Tambahkan Teknologi Rumah Pintar
    1. Tambahkan Fitur Smart Door Lock
    2. Tambahkan Smart Lamp
    3. Tambahkan CCTV

  4. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Gunakan Strategi Marketing
    1. Gratis Furnitur
    2. Potongan Harga
    3. Garansi 3 Bulan

1. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Buat Lebih Menarik

Dengan tampilan yang menarik, harga jual rumah Anda juga jadi tidak akan ditawar terlalu jauh oleh calon pembeli. Sumber: The Garden Granny
Dengan tampilan yang menarik, harga jual rumah Anda juga jadi tidak akan ditawar terlalu jauh oleh calon pembeli. Sumber: The Garden Granny

Dengan tampilan yang menarik, harga jual rumah Anda juga jadi tidak akan ditawar terlalu jauh oleh calon pembeli. Sumber: The Garden Granny

Hal yang lumrah dilakukan banyak orang sebelum memutuskan jual rumah adalah memperbaiki dan mempercantik kondisi rumah. Sedikit renovasi pada bagian yang esensial, dijamin akan menggoda calon pembeli untuk segera memiliki rumah bekas Anda.

Dengan tampilan yang baik, harga jual rumah Anda juga jadi tidak akan ditawar terlalu jauh oleh calon pembeli. Tak masalah meski rumah Anda sudah berumur puluhan tahun, jika memiliki tampilan yang menarik, rapi, dan siap huni dijamin rumah Anda akan tetap laku dengan harga sesuai keinginan Anda. Untuk membuat rumahnya lebih menarik, Anda bisa lakukan sejumlah hal di bawah ini.

1. Mengecat Ulang

Mengecat ulang seluruh bagian rumah merupakan cara terbaik yang paling mudah. Tidak hanya pada bagian dinding, lakukan pula pengecatan pada bagian interior dan eksterior rumah seperti kusen jendela, daun pintu, plafon, dan pagar sehingga rumah terlihat menjadi satu kesatuan yang menarik.

Dana yang dikeluarkan untuk memperbaiki kondisi rumah dengan mengecat juga tidak begitu besar. Untuk sekaleng cat tembok ukuran 1 kilogram dihargai kisaran Rp55 ribu. Itu artinya, budget untuk mengecat ulang rumah akan menghabiskan setidaknya Rp1 juta sudah termasuk ongkos tukang.

Sebagai referensi, saat ini warna cat dinding populer condong ke arah minimalis modern. Di mana warna-warna lembut seperti warna pastel (hijau mint, pink, coral, sky blue, cool gray, dan pale yellow) lebih disukai. Atau perpaduan klasik putih abu juga masih menjadi favorit banyak orang.

2. Merapikan atau Menambah Taman

Strategi lain agar Anda bisa jual rumah dengan harga yang lebih tinggi adalah merapikan maupun menambah area taman. Jika saat ini taman yang ada terlihat kurang terawat, maka ini saatnya Anda melakukan perbaikan yang maksimal. Mulai dari mencabut rumput dan menggantinya dengan yang baru, menambahkan stepping stone agar taman terlihat lebih hidup, maupun menempatkan beberapa pot tanaman baru.

Lain halnya jika rumah Anda belum memiliki taman. Maka mengeluarkan budget yang lebih besar untuk membuat taman sepatutnya wajar saja. Sebab memiliki sebuah taman di halaman rumah, sama halnya seperti memiliki ruang ekstra. Agar nilai jual rumah lebih maksimal, buatlah sebuah taman yang senada dengan fasad rumah. Selain mampu memberikan kesejukan, keindahan dan kenyaman bagi siapapun yang melihatnya, taman juga dapat menurunkan kadar polusi serta menstabilkan suhu udara di rumah.

Tip Rumah

Membuat taman dapat dilakukan di mana saja. Tidak hanya di depan rumah, Anda dapat membuat di samping atau belakang rumah Anda, tergantung lahan kosong yang Anda miliki.

3. Ciptakan Teras atau Halaman Belakang yang Nyaman

Serupa dengan taman, kehadiran teras juga menjadi salah satu aspek utama yang dicari orang saat hendak membeli rumah. Tak perlu ukuran besar, setidaknya teras mampu menampung dua kursi dan satu meja kecil yang bisa mengakomodir kebutuhan bersantai penghuni rumah.

Apabila area depan rumah tidak memungkinkan untuk disulap menjadi teras, maka memanfaatkan lahan kosong di bagian belakang merupakan opsi terbaik. Terlebih jika halaman belakang dimaksimalkan dengan tampilan taman yang menarik, dijamin mata calon pembeli rumah Anda tak akan berkedip dibuatnya!

2. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Bikin Rumah Ramah Energi

Ciptakan suasana rumah yang ramah akan pencahayaan alami dengan memberi banyak bukaan seperti jendela maupun ventilasi. Sumber: Modernize
Ciptakan suasana rumah yang ramah akan pencahayaan alami dengan memberi banyak bukaan seperti jendela maupun ventilasi. Sumber: Modernize

Ciptakan suasana rumah yang ramah akan pencahayaan alami dengan memberi banyak bukaan seperti jendela maupun ventilasi. Sumber: Modernize

Trik selanjutnya yang patut Anda pertimbangkan agar bisa meningkatkan harga jual rumah bekas adalah menciptakan rumah ramah energi. Maksudnya, rumah dilengkapi berbagai desain penunjang yang membuat penghuninya tak perlu mengeluarkan kocek besar untuk iuran listrik tiap bulannya. Tentunya iming-iming rumah ramah energi mampu mendorong minat calon pembeli rumah Anda.

1. Mengganti Lampu Ramah Energi

Kesadaran akan pentingnya menghemat pengeluaraan untuk listrik, membuat sejumlah produsen lampu mengeluarkan produk berlabel hemat energi. Mengutip Energy Gov, rata-rata rumah tangga mendedikasikan sekitar 5% dari anggaran energinya untuk penerangan. Sehingga beralih ke pencahayaan hemat energi adalah salah satu cara tepat untuk memotong tagihan listrik.

Lampu ramah atau hemat energi yang terjamin adalah yang telah mendapatkan cap ENERGY STAR. Menurut perhitungan, dengan mengganti lima lampu atau bohlam yang paling sering digunakan di rumah dengan lampu ENERGY STAR, Anda dapat menghemat uang Rp450 ribu setiap tahunnya. Informasi ini tentu menarik jika Anda sampaikan ke calon pembeli, bahwa lampu yang ada di rumah Anda sudah terjamin hemat energi.

Ada banyak aspek yang harus diperhatikan jika ingin membeli rumah bekas. Simak langkah-langkahnya di video berikut!

2. Beri Ventilasi yang Baik

Rumah ramah energi akan terasa lebih lekat jika udara di rumah terasa sejuk tanpa bantuan air conditioning (AC) maupun kipas angin. Sehingga fungsi ventilasi harus dimaksimalkan sebaik mungkin, terutama pada area kamar tidur dan dapur.

3. Buat Pencahayaan Alami

Meski lampunya sudah hemat energi, namun pemakaian tetap disarankan hanya pada malam hari saja. Di pagi hingga sore hari, akan lebih baik jika mengandalkan cahaya matahari alami yang masuk ke dalam rumah sebagai penerangan utama. Untuk itu, ciptakan suasana rumah yang ramah akan pencahayaan alami dengan memberi banyak bukaan seperti jendela maupun ventilasi.

3. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Tambahkan Teknologi Rumah Pintar

Agar harga jual rumah Anda bisa lebih tinggi dibanding harga pasaran, tak ada salahnya untuk melengkapi rumah dengan fitur-fitur smart home. Sumber: Istimewa
Agar harga jual rumah Anda bisa lebih tinggi dibanding harga pasaran, tak ada salahnya untuk melengkapi rumah dengan fitur-fitur smart home. Sumber: Istimewa

Agar harga jual rumah Anda bisa lebih tinggi dibanding harga pasaran, tak ada salahnya untuk melengkapi rumah dengan fitur-fitur smart home. Sumber: Istimewa

Teknologi rumah pintar belakangan mulai disukai banyak orang karena punya keunggulan dari sisi keamanan dan juga bisa hemat energi. Mau punya rumah pintar di area Tangerang Selatan? Cek pilihan rumahnya dengan harga di bawah Rp1 miliar di sini!

Tak hanya rumah baru, rumah bekas pun bisa dibekali dengan fitur-fitur smart home. Lantas, apa itu smart home? Singkatnya, rumah pintar alias smart home mengandalkan berbagai teknologi dalam sebuah aplikasi, yang berfungsi memudahkan si penghuni rumah untuk menyalakan dan mematikan lampu, mengaktifkan AC, televisi, maupun perangkat elektronik lainnya hanya dengan remote atau telepon seluler.

Nah, agar harga jual rumah Anda bisa lebih tinggi dibanding harga pasaran, tak ada salahnya untuk melengkapi rumah dengan fitur-fitur smart home yang umum seperti berikut ini.

1. Tambahkan Fitur Smart Door Lock

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan fitur yang satu ini. Di sejumlah hotel berbintang, smart door lock sudah sangat umum digunakan. Fungsinya jelas, untuk memberi keamanan ganda yang lebih mumpuni. Di mana smart door lock lebih sulit dibobol maling, sebab sistem bukanya menggunakan kata sandi. Demikian seperti dikutip dari Tech Hive.

Selain itu, jika pada pintu konvensional mengunci pintu adalah sebuah kewajiban, berbeda dengan fitur smart door lock. Saat Anda menutup pintu, secara otomatis pintu akan terkunci sendiri sehingga Anda tidak perlu khawatir. Dalam sistem yang lebih inovatif, kunci pintu pintar juga bisa didesain agar pemilik rumah dapat mengetahui kapan ada anggota keluarga lain yang masuk rumah.

Panduan Utama Bagi Anda yang Mau Jual Rumah
Panduan Utama Bagi Anda yang Mau Jual Rumah

Menjual Rumah

Panduan Utama Bagi Anda yang Mau Jual Rumah

2. Tambahkan Smart Lamp

Menambahkan fitur smart lamp sebagai bagian dari smart home juga layak dipertimbangkan. Hal ini juga sekaligus mampu meningkatkan harga jual rumah bekas Anda. Lampu pintar semakin populer dengan harga jual bervariatif antara Rp250 ribu sampai Rp500 ribu.

Lampu pintar bisa dikendalikan secara jarak jauh melalui aplikasi di ponsel Anda. Sehingga Anda bisa mematikan dan menghidupkannya tanpa menyentuh saklarnya. Anda bahkan bisa mengatur tingkat penerangan cahaya lampu melalui ponsel.

3. Tambahkan CCTV

Terakhir, opsi keamanan rumah pintar dengan kamera CCTV pun tak kalah menariknya. Bahkan kini harga jual CCTV tidak semahal beberapa tahun silam. Uniknya lagi, CCTV saat ini ada yang dijual dalam kemasan lampu sehingga sulit untuk dikenali kawanan perampok. Harga lampu CCTV mulai dari Rp300.000 hingga Rp1.000.000.

4. Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas: Gunakan Strategi Marketing

Ada tiga strategi marketing untuk jual rumah bekas yang bisa Anda jadikan inspirasi. Sumber: Pixabay
Ada tiga strategi marketing untuk jual rumah bekas yang bisa Anda jadikan inspirasi. Sumber: Pixabay

Ada tiga strategi marketing untuk jual rumah bekas yang bisa Anda jadikan inspirasi. Sumber: Pixabay

Strategi pemasaran yang tepat berguna untuk meningkatkan harga jual rumah bekas Anda. Selain harga yang Anda harapkan bisa terkabul, juga berguna agar waktu penjualan rumah bisa berlangsung lebih cepat. Berikut tiga strategi marketing yang bisa Anda praktekkan:

1. Gratis Furnitur

Memberi furnitur secara cuma-cuma wajib Anda cantumkan dalam iklan properti Anda. Entah itu gratis sofa, kabinet, maupun satu set meja makan. Umumnya, orang Indonesia menyukai strategi pemasaran seperti ini.

2. Potongan Harga

Diskon harga jual rumah pun masih relevan dengan karateristik pencari properti saat ini. Jika Anda merasa masih untung atas harga setelah diskon yang Anda tawarkan, memberi diskon tentu hal yang sah saja-saja. Jangan lupa pastikan harga yang dibanderol sudah dihitung matang-matang.

3. Garansi 3 Bulan

Gimmick marketing yang satu ini rasanya cukup menarik untuk Anda yang menjual rumah bekas. Pasalnya, rumah bekas memerlukan perbaikan yang intensif, sehingga memberi garansi rumah untuk kurun waktu yang disepakati menjadi solusi yang saling menguntungkan antara Anda dan pembeli. Sepakati juga jenis garansi seperti apa yang bisa Anda berikan selaku penjual.

Baca juga: Lima Persiapan Sebelum Jual Rumah

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya