Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa Bumi dari Prabencana hingga Pascabencana

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara menyelamatkan diri saat gempa perlu diketahui setiap orang. Apalagi, gempa bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Pembekalan diri mengenai langkah penyelamatan penting untuk menghindari cedera dan bahaya lainnya.

Gempa bumi merupakan peristiwa berguncangnya bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, aktivitas sesar (patahan), aktivitas gunung api, atau runtuhan batuan. Jenis bencana ini bersifat merusak dan dapat menghancurkan bangunan, jalan, jembatan, dan sebagainya dalam sekejap.

Cara menyelamatkan diri saat gempa perlu memperhatikan sebelum, saat, dan setelah bencana. Apalagi sampai saat ini, belum ada ahli dan institusi yang mampu memprediksi kapan terjadinya gempa bumi. Institusi yang berwenang untuk mengeluarkan informasi kejadian gempa bumi adalah BMKG.

Berikut Liputan6.com rangkum dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Senin (15/2/2021) tentang cara menyelamatkan diri saat gempa.

Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa (Prabencana)

Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)
Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)

Cara menyelematkan diri saat gempa perlu dilakukan sejak sebelum bencana tersebut terjadi. Kamu harus melakukan persiapan untuk menangani dan mengatasinya agar senantiasa aman. Berikut cara menyelamatkan diri saat gempa sejak sebelum bencana terjadi:

- Menyiapkan rencana untuk penyelamatan diri apabila gempa bumi terjadi.

- Melakukan latihan yang dapat bermanfaat dalam menghadapi reruntuhan saat gempa bumi, seperti merunduk, perlindungan terhadap kepala, berpegangan ataupun dengan bersembunyi di bawah meja.

- Menyiapkan alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar, dan persediaan obat-obatan.

- Membangun konstruksi rumah yang tahan terhadap guncangan gempa bumi dengan fondasi yang kuat. Selain itu, kamu bisa merenovasi bagian bangunan yang sudah rentan.

- Memperhatikan daerah rawan gempa bumi dan aturan seputar penggunaan lahan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa (Saat Bencana)

Ilustrasi Gempa Bumi. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id
Ilustrasi Gempa Bumi. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Saat terjadinya gempa, kamu tidak boleh panik dan tetap tenang mengikuti panduang yang tepat untuk menyelamatkan diri. Saat berada di dalam bangunan, seperti rumah, sekolah ataupun bangunan bertingkat, kamu perlu mengikuti cara menyelamatkan diri saat gempa sebagai berikut:

- Guncangan akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, upayakan keselamatan diri kamu dengan cara berlindung di bawah meja untuk menghindari dari benda-benda yang mungkin jatuh dan jendela kaca.

- Lindungi kepala dengan bantal atau helm, atau berdirilah di bawah pintu. Bila sudah terasa aman, segera lari ke luar rumah.

- Jika sedang memasak, segera matikan kompor serta mencabut dan mematikan semua peralatan yang menggunakan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran.

- Bila keluar rumah, perhatikan kemungkinan pecahan kaca, genteng, atau material lain. Tetap lindungi kepala dan segera menuju ke lapangan terbuka, jangan berdiri dekat tiang, pohon, atau sumber listrik atau gedung yang mungkin roboh.

- Jangan gunakan lift apabila sudah terasa guncangan. Gunakan tangga darurat untuk evakuasi keluar bangunan. Apabila sudah di dalam elevator, tekan semua tombol atau gunakan interphone untuk panggilan kepada pengelola bangunan.

- Kenali bagian bangunan yang memiliki struktur kuat, seperti pada sudut bangunan.

- Apabila kamu berada di dalam bangunan yang memiliki petugas keamanan, ikuti instruksi evakuasi.

Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa (di dalam mobil):

- Saat terjadi gempa bumi besar, kamu akan kehilangan kontrol terhadap mobil.

- Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil kamu di kiri bahu jalan dan berhentilah.

- Ikuti instruksi dari petugas berwenang dengan memerhatikan lingkungan sekitar atau melalui alat komunikasi lainnya seperti radio atau gawai.

- Apabila mendengar peringatan dini tsunami, segera lakukan evakuasi menuju ke tempat tinggi, seperti bukit dan bangunan tinggi.

Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa (Pascabencana)

Ilustrasi Gempa Bumi. (Image by Hatice EROL from Pixabay)
Ilustrasi Gempa Bumi. (Image by Hatice EROL from Pixabay)

Pascabencana pun kamu juga masih perlu tetap waspada dengan melakukan tindakan yang tepat. Berikut cara menyelamatkan diri saat gempa pascabencana:

- Tetap waspada terhadap gempa bumi susulan.

- Ketika berada di dalam bangunan, evakuasi diri kamu setelah gempa bumi berhenti. Perhatikan reruntuhan maupun benda-benda yang membahayakan pada saat evakuasi.

- Jika berada di dalam rumah, tetap berada di bawah meja yang kuat.

- Periksa keberadaan api dan potensi terjadinya bencana kebakaran.

- Berdirilah di tempat terbuka jauh dari gedung dan instalasi listrik dan air. Apabila di luar bangunan dengan tebing di sekeliling, hindari daerah yang rawan longsor.

- Jika di dalam mobil, berhentilah tetapi tetap berada di dalam mobil. Hindari berhenti di bawah atau di atas jembatan atau rambu-rambu lalu lintas.

Itulah beberapa cara menyelamatkan diri saat gempa, mulai dari persiapan sebelum bencana, tindakan saat bencana, dan tindakan setelah gempa mereda. Kamu harus memperhatikan semua langkah-langkah tersebut agar senantiasa aman dari bencana.