Cara Merawat Keluarga yang Sakit di Rumah Selama Pandemi COVID-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat membagikan cara seharusnya kita merawat anggota keluarga kita yang terserang penyakit di masa pandemi COVID-19. CDC menyarankan untuk mempelajari terlebih dahulu apa yang harus dilakukan jika orang tersebut mengalami gejala COVID-19, serta bagaimana cara merawat orang yang telah dinyatakan positif COVID-19 namun tidak menunjukan gejala (OTG).

Berikut merupakan cara merawat anggota keluarga yang sakit selama pandemi COVID-19 menurut CDC.

Memberikan Dukungan

Pertama, bantulah untuk memenuhi kebutuhan dasar.

· Apabila sudah pergi ke dokter, bantu orang tersebut untuk melakukan perawatan dan pengobatan sesuai yang di anjurkan oleh dokter.

· Perhatikan apakah obat yang diberikan membantu orang tersebut merasa lebih baik atau kondisi tidak kunjung sebuh dan semakin memburuk.

· Pastikan orang tersebut untuk meminum banyak cairan dan istirahat yang cukup.

· Bantu mereka untuk mendapatkan sesuatu yang biasanya mereka butuhkan.

· Jika orang tersebut memiliki peliharaan, Anda bisa membantu merawat peliharaannya, dan beri batasan kontak antara orang tersebut dengan hewan peliharaannya jika memungkinkan.

Perhatikan tanda-tanda penting

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

· Siapkan nomor telepon rumah sakit atau dokter.

· Lakukan riset mandiri untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat dalam memberikan perawatan medis yang sesuai.

· Hubungi pihak rumah sakit atau dokter jika kondisi orang tersebut semakin memburuk. Untuk keadaan darurat telepon puskesmas bahwa orang tersebut kemungkinan terpapar COVID-19.

Kenali Gejala Umum COVID-19

Sumber: Unsplash
Sumber: Unsplash

Jika seseorang menunjukkan salah satu dari tanda-tanda ini, segera cari perawatan darurat medis rujukan COVID-19.

· Kesulitan bernapas

· Nyeri atau merasakan tekanan terus-menerus di dada

· Merasakan rasa sakit yang tidak pernah di rasakan sebelumnya

· Tidak mampu untuk bangun atau tetap terjaga

· Bibir atau wajah kebiruan

· Demam

Lindungi diri Anda

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

COVID-19 dapat menular di antara orang-orang yang melakukan kontak dekat (dalam jarak 1 meter) melalui droplet atau percikan liur, yang terjadi saat seseorang berbicara, batuk, atau bersin. Menjaga jarak adalah salah satu cara untuk membantu mencegah terjadinya penyebaran COVID-19. Serta penggunaan masker baik bagi yang sakit maupun orang di rumah penting.

Keluarga yang terpapar COVID-19 dan anjurkan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah harus menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya di rumah.

Kapan dan bagaimana cara mengisolasi

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

· Tidak menggunakan kamar tidur dan kamar mandi yang sama dengan keluarga yang terpapar COVID-19. Usahakan untuk menjaga jarak aman setidaknya dua meter

· Kenakan masker saat keluar dari kamar tidur atau hendak ke area lainnya di dalam rumah.

· Pastikan ruangan tersebut memiliki aliran udara yang baik. Bukalah jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara.

· Meningkatkan ventilasi dapat membantu menghilangkan tetesan pernapasan atau droplet dari udara.

· Rajin mencuci tangan dengan sabun.

· Bersihkan dan semprot disinfektan pada permukaan yang sering disentuh setipa hari seperti, meja, gagang pintu, saklar lampu, toilet, keran air, dan elektronik.

· Cucilah baju secara terpisah, jangan menggunakan satu mesin cuci yang sama, keringkan baju dengan suhu yang panas, agar dapat membunuh virus.

· Hindari pengunjung, terutama kunjungan oleh orang-orang yang memiliki imun tubuh yang lemah dan berisiko tinggi untuk sakit parah.

(Deskhila Wijaya)

Infografis 3M Turunkan Risiko Covid-19 Berapa Persen?

Infografis 3M Turunkan Risiko Covid-19 Berapa Persen? (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3M Turunkan Risiko Covid-19 Berapa Persen? (Liputan6.com/Abdillah)