Cara Minimalis Chelsea yang Sukses Hancurkan Real Madrid

·Bacaan 1 menit

VIVAChelsea melangkah ke final Liga Champions. Mereka unggul agregat 3-1 atas Real Madrid dalam semifinal.

Pada leg pertama di kandang Madrid, kedua tim bermain 1-1. Sementara pada pertemun kedua dia Stamford Bridge, Rabu malam 5 Mei 2021, The Blues sukses menghantam tamunya dua gol tanpa balas.

Laga sendiri berjalan sangat sengit. Kedua kubu sama-sama punya banyak peluang.

Cuma yang agak unik adalah cara Chelsea bermain. Mereka tampil dengan sangat efektif. Itu bisa dilihat dari statistik permainan yang dirilis situs resmi Liga Champions.

Meski bermain di kandang, tapi Chelsea tidak mendominasi permainan. Malah Madrid yang jauh lebih banyak menguasai bola. Tercatat perbandingan ball possesion adalah 36 persen dengan 64 persen.

Dalam mengalirkan bola Chelsea juga kalah jauh dari Madrid. Mereka cuma melakukan 334 passing, yang mana tuntas dilakukan sebanyak 282 kali. Sedangkan tim asuhan Zinedine Zidane melakukannya dua kali lipat, 733 dan sukses sebanyak 660.

Tapi untuk determinasi, Chelsea mampu mengungguli Madrid. Mereka mencatat total jarak tempuk 109,1 kilometer, sedikit di atas Madrid dengan 103,9 kilometer.

Yang agak kontras adalah urusan percobaan mencetak gol. Chelsea tercatat melepaskan 15 tembakan, dan lima di antaranya berhasil menyasar ke gawang. Bahkan dua di antaranya membentur tiang.

Untuk Madrid, mereka melepaskan delapan tembakan dan lima mengarah ke gawang. Dua sepakan mereka berhasil diblok oleh kiper.