Cara Mudah Cek Sertifikat Tanah

·Bacaan 7 menit
Cara Mudah Cek Sertifikat Tanah
Cara Mudah Cek Sertifikat Tanah

Rumah Com - Harga tanah dan rumah yang terus melambung membuat tanah menjadi bentuk investasi yang menggiurkan. Namun jumlah tanah yang terbatas dan harganya yang mahal membuat banyak oknum yang nekat menjual tanah dengan sertifikat palsu untuk mengeruk keuntungan.

Di sinilah pentingnya menjaga agar tak tertipu dengan melakukan cek sertifikat tanah. Memang salah satu permasalahan yang kerap terjadi di Indonesia yang berkaitan dengan pertanahan adalah adanya sertifikat tanah palsu. Sertifikat tanah palsu ini membuat seseorang bisa menjual tanah yang bukan miliknya dengan harga murah.

Agar tak terjebak ke dalam problema yang melelahkan dan berujung dengan kekalahan karena masalah sertifikat tanah. Kenali cara cek sertifikat tanah. Simak artikel ini yang akan memandu Anda cara cek sertifikat tanah dengan mudah.

Pentingnya cek sertifikat tanah

Biaya cek sertifikat tanah

Cara cek sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)

Cek sertifikat tanah online

Perbedaan Akta di Bawah Tangan dan Akta Otentik, Ciri, dan jenisnya di Indonesia
Perbedaan Akta di Bawah Tangan dan Akta Otentik, Ciri, dan jenisnya di Indonesia

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum, dan Pajak Properti

Perbedaan Akta di Bawah Tangan dan Akta Otentik, Ciri, dan jenisnya di Indonesia

Pentingnya Cek Sertifikat Tanah

Hindari masalah hukum akibat terjebak sertifikat palsu dengan cek sertifikat tanah. (Foto: Pexels - Sora Shimazaki)
Hindari masalah hukum akibat terjebak sertifikat palsu dengan cek sertifikat tanah. (Foto: Pexels - Sora Shimazaki)

Hindari masalah hukum akibat terjebak sertifikat palsu dengan cek sertifikat tanah. (Foto: Pexels - Sora Shimazaki)

Sertifikat tanah merupakan dokumen penting yang menandakan kepemilikan atas sebuah properti. Sertifikat tanah menjadi bukti bahwa kepemilikan sebidang tanah tersebut legal dan punya landasan hukum yang kuat.

Sertifikat tanah inilah yang akan menjadi pegangan ketika Anda akan menjual atau membeli tanah. Tanpa adanya sertifikat tanah proses jual beli tanah dan bangunan tidak dapat berjalan.

Sayangnya, sertifikat tanah bisa saja dipalsukan. Sertifikat tanah tersebut bukan produk badan pertanahan, tetapi dibuat di percetakan yang bisa memalsukan dokumen. Bentuknya sangat mirip, sehingga orang awam sulit mengetahuinya.

Mereka yang terjebak sertifikat tanah palsu akan sangat dirugikan. Karena sertifikat tanah palsu tidak mempunyai landasan hukum yang kuat. Sehingga ketika terjadi sengketa atau ada tuntutan dari pemilik sah, sertifikat tanah palsu tidak akan diterima oleh pengadilan.

Karena bentuk sertifikat tanah palsu bisa sangat mirip dengan aslinya, untuk mengetahui apakah sertifikat tanah yang ditawarkan asli atau palsu, adalah dengan cek sertifikat tanah tersebut di lembaga pertanahan milik pemerintah, yaitu Badan Pertanahan Negara (BPN).

Sebenarnya sekarang tak sulit untuk cek sertifikat tanah. Ada beberapa cara yang ditawarkan BPN untuk mempermudah masyarakat mengecek sertifikat tanah. Jadi tak perlu ragu lagi. Dengan cek sertifikat tanah sebelum membeli artinya Anda telah melindungi diri sendiri. Karena sekali terjebak, tanah bisa lepas dari genggaman, uang pun tak kembali.

Tonton video yang informatif berikut ini untuk mempelajari cara membuat sertifikat tanah lewat notaris.

Biaya Cek Sertifikat Tanah

Kerugian yang lebih besar bisa dicegah dengan menyisihkan sedikit biaya untuk cek sertifikat tanah. (Foto: Unsplash - Mufid Majnun)
Kerugian yang lebih besar bisa dicegah dengan menyisihkan sedikit biaya untuk cek sertifikat tanah. (Foto: Unsplash - Mufid Majnun)

Kerugian yang lebih besar bisa dicegah dengan menyisihkan sedikit biaya untuk cek sertifikat tanah. (Foto: Unsplash - Mufid Majnun)

Bukan hanya untuk mengecek keaslian sertifikat tanah, cek sertifikat tanah juga diperlukan untuk memastikan sertifikat tanah tersebut tidak terkena blokir, penyitaan, atau sengketa lainnya. Sebab kondisi-kondisi tersebut akan menghambat proses jual beli tanah.

Proses cek sertifikat tanah dilakukan dengan cara melihat dan membandingkan sertifikat yang akan dicek dengan buku tanah. Sertifikat dan buku tanah ini sangat identik, tidak dapat dipalsukan.

Ada pula kode berupa nomor seri sertifikat yang tertera di titik tertentu pada sertifikat dan buku tanah. Dengan begitu ketika ada sertifikat yang dipalsukan akan segera ketahuan.

Oleh karena itu sebelum melakukan pembayaran atau pembelian tanah sebaiknya lakukan cek sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Anda tak perlu risau dengan biayanya. Karena biaya adiministrasi resmi untuk cek sertifikat tanah BPN tidaklah mahal, hanya Rp 50.000 per sertifikat tanah.

Waktu yang dibutuhkan untuk pengecekan umumnya juga tak lama, hanya satu hari. Biaya tersebut tentu sangat murah dibanding konsekuensi bila terjebak kasus sertifikat tanah palsu.

Tip Rumah

Sebelum melakukan pembayaran atau pembelian tanah sebaiknya lakukan cek sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Cara Cek Sertifikat Tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)

Persiapkan dokumen sebelum ke kantor Badan Pertanahan untuk cek sertifikat tanah.
Persiapkan dokumen sebelum ke kantor Badan Pertanahan untuk cek sertifikat tanah.

Persiapkan dokumen sebelum ke kantor Badan Pertanahan untuk cek sertifikat tanah.

Tak perlu ragu untuk mengurus sendiri proses cek sertifikat tanah. Asalkan tahu alurnya, Anda bisa segera mengetahui keaslian sertifikat tanah yang Anda bawa. Berikut yang harus Anda ketahui:

  • Sertifikat tanah dan foto kopinya.

  • Surat kuasa bila dikuasakan.

  • KTP dan foto kopi KTP pemilik sertifikat, serta foto kopi orang dikuasakan (bila dikuasakan).

  • Surat pengantar dari PPAT untuk kegiatan peralihan /pembebanan hak dengan akta PPAT.

  • Materai

Alur pemeriksaan sertifikat tanah

  • Datangi loket permintaan cek sertifikat di BPN, minta formulir permohonan cek sertifikat tanah. Isi formulir dan tanda tangani oleh pemohon atau kuasanya di atas materai.

  • Serahkan formulir beserta semua dokumen.

  • Bila sertifikat dinyatakan asli, petugas BPN akan memberi cap resmi sebagai bukti bahwa sertifikat tersebut telah melalui pemeriksaan.

  • Bila sertifikat diragukan keasliannya, akan dilakukan proses plotting. Plotting adalah upaya pengajuan BPN kepada pemohon, baik individu atau atas nama notaris dengan tujuan memastikan kebenaran dari data sertifikat tersebut.

  • Proses plotting menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS) untuk masuk ke peta pendaftaran. Hasilnya akan menunjukkan tentang adanya lahan kepemilikan di lokasi sesuai keterangan di sertifikat.

  • Apabila benar, hasilnya akan menunjukkan 100 persen sertifikat tersebut asli, baik data pendaftaran dan lokasi valid.

  • Sebaliknya jika tidak ditemukan tanah pada lokasi, maka sertifikat tersebut dinilai tidak valid.

Saat ini kita bisa melakukan cek sertifikat tanah secara online melalui aplikasi BPN, situs resmi, ataupun langsung mendatangi kantor pertanahan setempat. Syarat dan ketentuan mengecek sertifikat tanah juga cukup mudah. Mau punya rumah yang legalitas tanahnya jelas? Cek pilihan rumahnya di kawasan Bekasi dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

Cek Sertifikat Tanah Online

Kini Anda bisa mengecek keaslian sertifikat tanah dengan ujung jari. (Foto: Pexels - Porapak Apichodilok)
Kini Anda bisa mengecek keaslian sertifikat tanah dengan ujung jari. (Foto: Pexels - Porapak Apichodilok)

Kini Anda bisa mengecek keaslian sertifikat tanah dengan ujung jari. (Foto: Pexels - Porapak Apichodilok)

Sekarang ada cara lain yang lebih mudah lagi untuk cek sertifikat tanah tanpa ribet, yaitu dengan cara online. Anda bahkan tak perlu meninggalkan rumah, cukup siapkan gawai Anda. Inilah beberapa cara cek sertifikat tanah secara online:

  • Lewat Aplikasi ‘Sentuh Tanahku’

Aplikasi ini disediakan oleh Kementerian ATR/BPN. Dengan aplikasi ini Anda bisa mencari informasi mengenai persyaratan, menelusuri proses pengurusan sertifikat tanah, mengetahui lokasi bidang tanah, bahkan prediksi hitungan biaya yang akan dikeluarkan dalam pengurusan dokumen pertanahan. Aplikasi ini tersedia untuk sistem operasi Android maupun iOS.

  • Unduh aplikasi ‘Sentuh Tanahku’ dari ponsel Anda.

  • Lakukan registrasi dengan klik ‘Daftar Akun Baru’. Nanti Anda akan diminta untuk memasukkan alamat email.

  • Periksa email, buka email yang dikirim oleh aplikasi Sentuh Tanahku, lalu klik link “tautan ini” untuk mengaktifkan akun.

  • Link akan terhubung ke halaman aktivasi pengguna. Klik tombol “aktivasi” untuk aktivasi akun.

  • Login untuk masuk ke aplikasi.

  • Setelah masuk ke menu utama aplikasi Sentuh Tanahku, klik menu “Info Sertipikat”.

  • Menu “Info Sertipikat” menyediakan daftar data sertifikat tanah beserta info kepemilikannya.

  • Jika data sertifikat fisik belum tersedia di daftar tersebut, Anda bisa melaporkannya lewat aplikasi.

  • Untuk melaporkannya, klik submenu “Laporkan Sertipikat”. Anda harus memasukkan info alamat kantor pertanahan (kabupaten), nama desa, jenis hak dan nomor sertipikat. Anda juga harus mengunggah foto sertifikat tanah tersebut.

  • Lewat Peta BPN Online

Laman bhumi.atrbpn.go.id ini juga merupakan layanan resmi dari BPN. Laman ini dapat digunakan untuk mengetahui informasi mengenai jenis hak atas tanah, Nomor Induk Bidang, dan luas bidang. Sayangnya fitur yang ditawarkan tidak selengkap aplikasi Sentuh Tanahku.

Namun bila Anda membutuhkan keterangan lebih lanjut dari informasi yang Anda dapatkan dari situs tersebut, Anda bisa mengajukan permohonan informasi lebih lengkapnya dengan mengirim email ke surat@atrbpn.go.id.

Selain itu, bila Anda menemukan ketidaksesuaian informasi terkait letak, bentuk, posisi, serta informasi penjelasan lainnya, Anda bisa melakukan klarifikasi ke unit produksi terkait data dan informasi. Caranya dengan klik tautan #TanyaATRBPN yang ada pada Disclaimer.

  • Lewat situs BPN

Bila Anda ingin meminta informasi terkait tanah, Anda bisa mengajukan pertanyaan melalui situs resmi BPN, yaitu atrbpn.go.id. Berikut alur yang perlu Anda ikuti:

  • Dari halaman depan situs atrbpn.go.id, klik menu ‘PPID’ yang berada di kanan atas. Lalu klik menu ‘Standar Pelayanan’ dan pilih ‘Prosedur Permohonan Informasi’.

  • Di sana Anda akan menemukan apa saja persyaratan yang harus dipenuhi, lalu unduh formulir dengan klik tautan ‘Unduh disini’.

  • Cara lainnya, Anda bisa langsung melakukan registrasi akun melalui link: https://ppid.atrbpn.go.id/bpn/register untuk mengisi form pendaftaran.

  • Setelah akun diverifikasi Anda akan mendapat pemberitahuan dari PPID.

  • Login kembali di link https://ppid.atrbpn.go.id/bpn/register

  • Ajukan permohonan dengan klik tombol ‘Ajukan Informasi’ yang berwarna biru. Nanti akan ada formulir yang harus diisi pemohon secara lengkap.

  • Setelah formulir diisi secara lengkap, klik tombol ‘submit’ yang berwarna biru.

  • Permohonan informasi akan diproses oleh admin PPID. Jawaban atau tanggapan dokumen informasi akan muncul sekitar 10+7 hari kerja.

Cara cek sertifikat ternyata cukup mudah. Anda tinggal memilih yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Yang terpenting jangan abaikan pengecekan tersebut, terlebih bila Anda akan membeli tanah atau rumah. Teliti sebelum membeli.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel