Cara Mudah Deteksi Kerusakan Komponen Roda Mobil

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Meski sudah dirawat dengan teratur, terkadang mobil bisa saja tiba-tiba mengalami kerusakan. Biasanya, hal ini terjadi akibat salah pemakaian atau sang pemilik melakukan modifikasi yang tidak sesuai ketentuan.

Beberapa contoh dari salah penggunaan yakni membawa barang dengan muatan melewati batas maksimal, atau kendaraan dipakai melaju dengan kecepatan tinggi di jalanan yang kurang mulus.

Jika itu dilakukan, maka komponen yang pertama bermasalah yakni pada bagian roda dan kaki-kaki. Peranti tersebut belum tentu langsung rusak, melainkan tetap berfungsi tapi tidak lagi maksimal.

Hal ini tentu sangat berbahaya, karena bisa saja komponen tersebut berhenti berfungsi saat sedang melaju kencang di jalan bebas hambatan dan berujung pada timbulnya kecelakaan.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Seva.id, Rabu 16 Desember 2020, sebenarnya ada cara mudah untuk mengetahui apakah komponen tersebut mengalami kerusakan atau tidak, yakni dari bunyi yang muncul serta perubahan kinerjanya.

Apabila bunyi kletek-kletek terdengar saat mobil sedang berbelok disertai getaran di lingkar kemudi, ada kemungkinan kerusakan terjadi di area ball joint atau as roda.

Kerusakan pada tie rod bisa membuat gerak kemudi sulit dikendalikan, roda seolah tidak merespons saat setir dibelokkan. Biasanya dibarengi juga dengan suara klotok-klotok.

Apabila bearing gagal berfungsi, maka yang muncul adalah bunyi dengungan, baik di kecepatan rendah maupun tinggi.

Suara decitan pertanda ada masalah pada sistem suspensi, sementara jika setir bergetar artinya pelek perlu diperiksa dan diseimbangkan ulang.

Terakhir, coba rasakan apakah setir kembali ke posisi semula usai melewati belokan. Jika tidak, maka coba periksa bagian karet bushing pada kaki-kaki mobil.